Olahan Tempe Busuk Murah Meriah Nan Menggugah Selera

No comment 93 views

Berikut artikel Olahan Tempe Busuk Murah Meriah nan Menggugah Selera, Semoga bermanfaat

SURAKARTA, KOMPAS.com – Wisata kuliner di Solo tidak cuma tengkleng, nasi liwet, atau selat. Coba kuliner unik murah meriah berbahan tempe busuk yg memilat selera di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo yakni Nasi Tumpang.

Jangan bayangkan tempe yg digunakan sudah dikerubungi belatung atau telah tidak layak makan. Tempe busuk yg digunakan adalah tempe yg berumur beberapa hari setelah dibuat. Nasi tumpang disajikan dengan tambahan tahu putih dan daun bayam rebus. Nah, tempe yg sudah diolah disiramkan di atas daun bayam serta tahu rebus.

KompasTravel sempat mencicipi kuliner nasi tumpang di Warung Bu Harini. Tempe yg digunakan sama sekali tidak berasa asam dan bau layaknya tempe busuk. Rasa yg muncul justru rasa gurih dari tempe dan diselingi rasa pedas.

Daun bayam melengkapi sajian kuliner khas Solo yg banyak dimakan oleh masyarakat pinggiran ini.

Penjual nasi tumpang di Pasar Gede, Harini (62) mengatakan, tempe yg digunakan bagi sajian nasi tumpang yg ia jual berumur beberapa hari atau sesuatu hari setelah dijual di pasar.

Ia menyebut, ketika ini selera konsumen sudah berubah. “Kalau yg telah empat hari kan baunya udah gak enak, semangit gitu. Sekarang kan ada yg mau ada yg enggak untuk tempe yg gitu. Jadi pake yg gak terlalu lama,” kata Harini kepada KompasTravel di Pasar Gede, Solo, Jumat (22/7/2016).

Ia menjelaskan, pada awalnya resep yg digunakan sejak dahulu adalah tempe yg sudah busuk terhitung setelah tiga hari. Namun, seiring perkembangan zaman, Hartini menyesuaikan resep yg sudah ia jual.

“Jual nasi tumpang di Pasar Gede sejak zaman mbah buyut. Resepnya turun temurun. Saya sendiri generasi keempat yg jual nasi tumpang,” ungkap Harini.

Nasi tumpang populer di dua daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, akan dari Solo, Sragen, Klaten, Kediri, dan Nganjuk.

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Penjual nasi tumpang, Harini (62) menyajikan nasi tumpang di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/7/2016). Nasi tumpang yaitu kombinasi olahan tempe busuk, tahu, dan daun bayam rebus.

Di DIY, nasi tumpang tidak terlalu populer. Tempe di nasi tumpang dimasak dengan cara dihaluskan dulu dicampur dengan aneka bunbu seperti bawang putih, daun salam, serai, bumbu kencur, dan daun jeruk.

Sementara, tahu dan daun bayam direbus secara terpisah. Seporsi nasi tumpang ditawarkan dengan harga Rp 5.000.

Menikmati nasi tumpang, lebih lengkap dengan suguhan kerupuk renyah khas Solo yakni karak. Kini, menurut Harini, walaupun murah meriah, nasi tumpang kurang digemari oleh kalangan muda.

Ia mengatakan, pembeli nasi tumpang didominasi oleh kalangan orang tua. “Anak-anak muda sedikit yg beli nasi tumpang. Di sini terkenal sebutan dengan warung Bu Hari tetapi yg telah sepuh kenalnya Bu Ali. Itu bude saya, saudaranya bapak,” tutupnya sambil tersenyum.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/23/090800827/Olahan.Tempe.Busuk.Murah.Meriah.nan.Menggugah.Selera
Terima kasih sudah membaca berita Olahan Tempe Busuk Murah Meriah nan Menggugah Selera. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Olahan Tempe Busuk Murah Meriah Nan Menggugah Selera"