Nong Nooch Village, Taman Warna-warni Di Thailand

No comment 191 views

Berikut artikel Nong Nooch Village, Taman Warna-warni di Thailand, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Thailand masih milik banyak tempat wisata yg cantik. Salah satunya Nong Nooch Village, yg berisikan taman penuh bunga warna-warni.

Soal objek wisata bahari, Thailand mungkin salah sesuatu juara dunia. Phuket dengan Phi Phi Island-nya dan Pattaya dengan pantainya yg membentang adalah beberapa di antara dua bukti nyata. Bahkan, dua tempat ini pernah dijadikan sebagai lokasi syuting dua judul film terkenal produksi Hollywood. Selain wisata bahari, rupanya Thailand milik objek wisata dalam bentuk yang lain yg tidak kalah menarik. Cobalah singgah di Nong Nooch Village. Nuansa perkebunan yg asri dengan dominasi warna hijau diselingi warna yang lain khas bunga-bunga mulai menyambut kedatangan kita. Penasaran?

Setelah puas bergaya depan kamera bersama gajah-gajah cekatan setelah pertunjukan di Elephant Show, cepat-cepat aku dan adik menghampiri Oom Pacha yg telah menunggu sedari tadi di ambang pintu. Oleh laki-laki paruh baya yg tidak yang lain adalah kompas hidup untuk kita selama di Thailand itu, kita digiring keluar ruangan ukuran raksasa yg menjadi tempat beberapa pertujukan spektakuler yg baru saja kalian saksikan dengan penuh rasa kagum. Melewati deretan rapi pertokoan yg didominasi oleh toko suvenir khas Thailand, suasana Thailand yg sejuk terpampang di hadapan mata.

“Inilah Nong Nooch Village yg maha luas itu, sengaja ditanam dengan berupa-rupa flora,” jelas Oom Pacha seolah mengetahui apa yg ada di benak kami. “Nanti silakan adik-adik keliling, tetapi sebelumnya kami makan siang terlebih lalu di atas,” tambahnya seraya menunjuk salah sesuatu bangunan bertingkat yg berdiri agak di dataran tinggi.

Ya, aku setuju dengan Oom Pacha. Jam digital di layar ponsel yg aku miliki hampir berubah ke angka 12.00, pertanda waktu makan siang tiba. Dengan patuh, kita mengikuti langkah demi langkah Oom Pacha memasuki sebuah restoran yg tadi ia tunjuk dari jauh. Sebagaimana biasanya, setiap kali hendak mau makan, Oom Pacaha terus menyampaikan kepada kita bahwa tempat makan yg kita datangi segala menunya halal.

“Ini peruntukan buat wisatawan Muslim yg tiba ke sini,” tegasnya kemudian.

Seusai memulihkan energi dengan menu yg cocok dengan lidah kami, aku dan adik segera mohon diri kepada Oom Pacha bagi berjalan-jalan menyusuri jengkal demi jengkal Nong Nooch Village yg sedari tadi menggoda kita buat langsung dijelajahi. Oom Pacha memberi waktu tidak lama kepada kami, sebab setelah ini kita masih harus mendatangi sesuatu destinasi lagi sebelum kembali ke Bangkok dua jam kemudian. Sebagaimana daftar di itinearay yg sebentar-sebentar aku amati itu, setelah ini kalian memang mulai ke Laser Buddha, sebuah tempat yg berdasarkan hasil penjelajahan aku di dunia maya adalah sebuh bukit yg terukir dengan gagah sosok Sang Buddha.

“Coba patung yg ini lagi,” ujar kita sesuatu sama yang lain manakala menemukan patung-patung berupa-rupa macam fauna. Selain dijejali oleh flora beraneka rupa dengan parasnya yg elok, Nong Nooch Village juga dipenuhi oleh patung-patung bergerombol fauna yg lucu-lucu, seperti rusa, singa, harimau, babi, berang-berang, kambing, keledai, orang utan, dan yang lain sebagainya. “Omong-omong, ini hewan apa ya?” celetuk kita manakala menemukan hewan yg terasa masih asing di mata kami. Berderailah tawa kalian setelah itu.

Hari itu, Thailand sangatlah terik oleh sengatan sinar matahari yg seolah enggan berkompromi. Hanya saja, di Nong Nooch Village yg ditumbuhi pohon-pohon rimbun lagi menjulang tinggi, rasa penas itu sedikit agak berkurang, berganti dengan rasa sejuk oleh tiupan angin yg mengibas-ngibas dedaunan. Sepanjang mata memandang, yg tertangkap oleh mata adalah area hijau berbunga-bunga. Sungguh sebuah tempat yg cocok buat melepas lelah. Sayang, setengah jam telah berlalu. Saya dan adik harus langsung menghampiri Oom Pacha buat melanjutkan perjalanan ke tempat berikutnya.

“Sudah?” tanya Oom Pacha setibanya kita di tempat beliau tadi menunggu. “Sekarang kalian mulai melihat Laser Buddha,” tambahnya lagi seraya membuka pintu mobil bagi kami.

Pelan-pelan, mobil yg membawa kalian keluar dari area Nong Nooch Village yg sedap di mata itu. Di antara rasa kantuk yg akan tiba menyerang, samar-samar aku mendengar Oom Pacha berkisah perihal Laser Buddha. Soal yg sesuatu ini, mulai aku ceritakan di yang lain waktu. Semoga pengalaman jalan-jalan kalian di Nong Nooch Village ini dapat tidak mengurangi daftar destinasi yg mulai didatangi siapapun yg hendak jalan-jalan ke Thailand. Saran aku cukup sederhana, datanglah dengan alokasi waktu yg panjang biar mampu menjelajahi tempat ini dengan leluasa. Selain itu, tiba pada pagi hari tampaknya menjadi pilihan yg baik, sebab Nong Nooch Village yg hijau dengan embun yg masih mendekap daun-daun tampaknya mulai menjadi jauh lebih menarik lagi. Sekali lagi, salam jalan-jalan terus!

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/25/115500/3398746/1025/nong-nooch-village-taman-warna-warni-di-thailand
Terima kasih sudah membaca berita Nong Nooch Village, Taman Warna-warni di Thailand. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Nong Nooch Village, Taman Warna-warni Di Thailand"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.