Noken, Oleh-oleh Khas Papua Favorit Turis

No comment 217 views

Berikut artikel Noken, Oleh-oleh Khas Papua Favorit Turis, Semoga bermanfaat

JAYAPURA, KOMPAS.com – Noken, tas tangan rajutan khas Papua menjadi salah sesuatu hasil kerajinan yg paling banyak dicari dan dibeli oleh turis asing dan lokal saat berkunjung ke Kota Jayapura, ibu kota Provinsi Papua.

Ayu, pengelola toko Papua Art yg menyuguhkan kerajinan tangan di kompleks Pasat Hamadi, Kelurahan Hamadi, di Kota Jayapura, Rabu (10/8/2016), membenarkan hal itu.

“Biasanya pengunjung atau turis lokal dan asing membeli noken sebagai ‘oleh-oleh’ untuk sanak keluarga,” katanya di tengah kesibukan membersihkan dagangannya.

Menurut dia, noken mempunyai banyak ciri khas atau macam dan kegunaannya, tergantung dari daerah mana yg ingin dicari. Misalnya, noken dari Asmat yg mempunyai ciri khas bulu burung kasuari atau bulu burung elang atau ayam.

Sementara noken dari daerah Mepago, yg meliputi Kabupaten Nabire, Dogiyai, Intan Jaya dan Deyai rata-rata terbuat dari kulit anggrek yg harganya sampai jutaan rupiah.

“Kalau noken dari Lapago atau daerah Jayawijaya itu terbuat dari akar atau kulit pohon dan daun pandan hutan. Bahkan yg banyak beredar itu terbuat dari benang yg dirajut hampir sama dengan noken dari PNG terbuat dari benang wol,” kata Ayu.

Senada dengan dia, rekannya Nasrulah, mengaku bahwa ukiran Asmat, koteka dan lukisan kulit kayu juga banyak dipesan oleh pelanggan ataupun pengunjung yg tiba buat membeli langsung.

“Kalau harga buat ukiran Asmat akan dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah. Kalau koteka akan Rp50 ribu hingga seratusan ribu. Sementara lukisan kayu akan Rp150 ribu hingga jutaan rupiah,” kata Nasrulah.

Sedangkan pengelola Dani Art, Syarif mengaku ikat kepala burung Cenderawasih yg paling banyak dipesan oleh turis ataupun pelanggan.

“Harganya akan Rp350 ribu hingga Rp2 jutaan. Rata-rata dipesan bagi menyambut tamu atau ada acara adat dan juga ada yg dijadikan buah tangan,” katanya.

Tempat penjualan kerajinan tangan khas Papua yg terletak di Kompleks Pasar Hamadi, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, berjarak kurang lebih 6-8 kilometer dari pusat kota.

Dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, berjarak kurang lebih 45 kilometer. (Antara/Alfian Rumagit)

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/10/190300027/Noken.Oleh-oleh.Khas.Papua.Favorit.Turis
Terima kasih sudah membaca berita Noken, Oleh-oleh Khas Papua Favorit Turis. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Noken, Oleh-oleh Khas Papua Favorit Turis"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.