Ngabuburit Asyik Di Monumen Tugu Padang Area, Sumbar

No comment 184 views

Berikut artikel Ngabuburit Asyik di Monumen Tugu Padang Area, Sumbar, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Padang tak cuma milik kuliner sedap, namun juga tempat asyik bagi ngabuburit. Sambil menunggu buka, traveler dapat ngabububurit ke Monumen Tugu Padang Area.

Tak ada yg menyangka bila Kota Padang memiliki suatu monumen yg begitu utama dan memiliki nilai historis yg tinggi. Bila melewati bundaran di jalan Dr. Soetomo, Simpang Haru, Kota Padang mulai melewati monumen yg sepintas mirip lidah api atau puncak emasnya Monas.

Itulah Tugu Tali Tigo Sapilin atau Monumen Taman Tugu Padang Area dan lebih dikenal dengan nama Tugu Simpang Haru. Monumen ini juga menjadi salah sesuatu identitas di Kota Padang yg selama ini dijadikan tempat nongkrong buat kaula muda dan dua komunitas.

Dulu monumen ini sangat diacuhkan oleh masyarakat akibat banyak tukang palak bila nongkrong di sini. Namun berbeda kini, sekitar bulan Mei 2016 Pemerintah Kota Padang sudah melakukan pembenahan sehingga tempat ini menjadi lebih cantik dan nyaman.

Bahkan landmark tulisan ‘Taman Tugu Padang Area’ mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi mengabadikan gambar. Nah, dari berbagi literatur dan cerita masyarakat, monumen ini melambangkan perjuangan para pahlawan negeri ini.

Semangat juang tersebut kelihatan dari bentuk lidah api yg membara. Selain itu terdapat relief yg menjelaskan suasana perjuangan masyarakat di zaman penjajahan Hindia Belanda yg menghiasinya. Monumen ini memiliki arsitektur yg unik dan menarik.

Berbicara tahun pembuatan, monumen ini dibangun pada tahun 1991 dan selesai tahun 1992. Pada zaman penjajahan dulu, di sekitar monumen ini dijadikan sebagai tempat perbatasan, tempat peperangan, dan tempat penyimpanan senjata.

Bahkan ada yg menceritakan lokasi monumen ini adalah tempat di mana para pelajar dan masyarakat di sekitar Simpang Haru ini menyerang tentara sekutu. Atas penyerangan pertama kali ini sudah memicu penyerangan-penyerangan lainnya dan gejolak perjuangan di Kota Padang melawan sekutu Belanda yg masuk ke Kota Padang.

Ada juga yg menuliskan, monumen ini didirikan sebagai wujud penghargaan terhadap kaum perempuan di mana adat Minangkabau yg berpolakan sistem matrilineal atau dengan garis keturuan ibu.

Bentuk tiga lidah api ini melambangkan falsafah dalam adat Minangkabau, Tungku Tigo Sajarangan dan Tali Tigo Sapilin. Terdiri dari Bundo Kanduang atau Ninik Mamak, Alim Ulama dan cerdik pandai.

Bila kesempatan mengunjungi monumen ini, diharapkan bisa menjaga kebersihan dan tak melakukan aksi vandlisme yg sangat merugikan. Toh tempat sampah telah tersedia. Jadi mari secara bersama-sama menjaganya.

Setidaknya dari monumen ini kami sudah belajar kembali adat dan budaya Minangkabau serta membangkitkan kembali semangat juang dalam melawan penjajahan di era secanggih ini.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/29/155000/3239318/1025/ngabuburit-asyik-di-monumen-tugu-padang-area-sumbar
Terima kasih sudah membaca berita Ngabuburit Asyik di Monumen Tugu Padang Area, Sumbar. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ngabuburit Asyik Di Monumen Tugu Padang Area, Sumbar"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.