Napak Tilas Kedahsyatan Bom Atom Hiroshima Di Museum Perdamaian Jepang

Berikut artikel Napak Tilas Kedahsyatan Bom Atom Hiroshima di Museum Perdamaian Jepang, Semoga bermanfaat

Hiroshima – Liburan ke Kota Hiroshima mulai membawa traveler kembali ke masa lalu, ketika peristiwa bom atom terjadi. Jejaknya pun masih dapat kamu lihat di Museum Perdamaian.

Kota Hiroshima sebelumnya yaitu pusat industri militer Jepang. detikTravel berkesempatan mengunjungi museum ini dua waktu dulu dan melihat sisa-sisa mengerikan setelah pesawat pembom B-29 Superfortress menjatuhkan bom atom ‘Little Boy’ yg menewaskan sekitar 140.000 orang.

Tiga hari kemudian Kota Nagasaki mengalami nasib serupa. Dua Bom Atom ini kemudian membuat Kaisar Hirohito menyerah pada Amerika. Mungkin ada benarnya Indonesia tak mulai merdeka pada 17 Agustus 1945, andaikata Kota Hiroshima dan Nagasaki tak dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat pada 6 dan 9 Agustus 1945 silam.

Untuk mengenang peristiwa itu, di tepi Sungai Ota, Hiroshima, dibangun Museum Perdamaian Hiroshima, di area Hiroshima Peace Memorial Park. Di dalam museum ini dipamerkan barang-barang yg tersisa dari peristiwa bom atom Hiroshima.

Peristiwa bom atom Hiroshima digambarkan di dalam museum (Ammang/detikTravel)Peristiwa bom atom Hiroshima digambarkan di dalam museum (Ammang/detikTravel)

Saat masuk ke gedung museum kami disambut jam saku dalam kotak kaca punya Kengo Nikawa yg jarumnya berhenti pada pukul 08.15. Waktu itulah yg memperlihatkan bom atom meledak.

Selain itu, terdapat pula ratusan benda-benda yang lain seperti seragam korban, sepeda anak-anak, genteng rumah, kotak makanan, patung arca dan pilar rumah yg menjadi saksi bisu dahsyatnya ledakan. Foto-foto yg dipajang di lokasi menggambarkan seribuan potret korban bom.

Agar lebih nyata, museum ini menyediakan video ilustrasi bom yg membentuk seperti cendawan raksasa di langit Kota Hiroshima. Maket Kota Hiroshima yg dipajang menjadi suasana kota ketika bom dijatuhkan.

Kita juga mampu membayangkan peristiwa memilukan untuk kemanusiaan ini. Hal itu tergambarkan ketika menyaksikan diorama korban bom yg baju dan kulitnya terkelupas meleleh akibat gelombang panas dari ledakan dahsyat tersebut.

Pengunjung mampu melihat foto-foto ketika kejadian bom atom (Ammang/detikTravel)Pengunjung dapat melihat foto-foto ketika kejadian bom atom (Ammang/detikTravel)

Sebelum keluar dari gedung museum, kalian mulai menyaksikan foto-foto tokoh dunia yg pernah mengunjungi Museum Perdamaian, seperti Paus John Paul, Bunda Theresa, Dalai Lama, John Kerry dan Barrack Obama. Obama yg yaitu Presiden AS pertama yg berkunjung ke Hiroshima, pada 27 Mei 2016 lalu.

Di luar museum, terdapat tugu yg menyerupai sadel dan batu nisan dengan epitaf aksara kanji yg berarti: ‘Karena kesalahan tak mulai terulang’, serta monumen api perdamaian di belakang tugu. Di sekitar tugu juga terdapat patung anak perempuan Sasaki Sadako, yg menjadi korban radiasi bom yg mengangkat origami burung.

Sadako berjuang melawan penyakitnya yg terkena radiasi bom atom ketika berusia 2 tahun dengan membuat 1.000 origami burung yg ia yakin mulai membawa kesembuhan untuk dirinya. Sadako meninggal dunia akibat penyakit Leukemia pada 25 Oktober 1955 atau 10 tahun setelah peristiwa bom yg jaraknya sekitar 1 mil dari Ground Zero.

Di seberang taman, dibatasi sungai Ota, terdapat monumen perdamaian Genbaku Dome. Bangunan ini yaitu sisa dari peristiwa Bom Hiroshima. Bangunan yg memiliki rangka kubah ini sudah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh Unesco pada tahun 1996.

Monumen Genbaku Dome (Ammang/detikTravel)Monumen Genbaku Dome (Ammang/detikTravel)

Untuk sampai ke kawasan Museum Perdamaian Hiroshima, dari stasiun kereta JR Hiroshima, kalian dapat naik kereta trem nomor 2 atau 6 dan turun di Halte Genbaku-Dome. Perjalanan sekitar 15 menit lamanya dengan harga tiket 160 Yen atau setara Rp 19.000.

Dari halte trem ini, kalian tinggal berjalan kaki sekitar 5 menit sampai ke taman dan museum perdamaian. Sedangkan bila kami naik bis Maple-oop dari Stasiun Hiroshima, kalian mulai menempuh perjalanan sekitar 20 menit dengan tarif 200 Yen atau setara Rp 23.000 sekali jalan atau 400 Yen atau setara Rp 46.000 buat tiket terusan. (msl/wsw)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/08/071656/3441023/1520/napak-tilas-kedahsyatan-bom-atom-hiroshima-di-museum-perdamaian-jepang
Terima kasih sudah membaca berita Napak Tilas Kedahsyatan Bom Atom Hiroshima di Museum Perdamaian Jepang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Napak Tilas Kedahsyatan Bom Atom Hiroshima Di Museum Perdamaian Jepang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.