Napak Tilas Di Tugu Pahlawan Dan Museum 10 Nopember Surabaya

Berikut artikel Napak Tilas di Tugu Pahlawan dan Museum 10 Nopember Surabaya, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Menapaktilasi jejak pahlawan jadi pilihan kegiatan liburan di Surabaya. Berkunjung saja ke Tugu Pahlawan serta Museum 10 November, sekaligus belajar sejarah.

Tugu Pahlawan memang menjadi salah sesuatu ikon Kota Surabaya. Pekan dahulu aku menyempatkan ke sana. Untuk masuk ke halaman Tugu Pahlawan, tak ada biaya yg dipungut, kalian bebas masuk saja ke area tersebut.

Di luarnya kalian mulai menemui taman yg sekelilingnya ditanami pohon yg membuat sejuk dan ada patung-patung pahlawan di setiap sudutnya. Di tengah, tentu saja ikon utamanya yg berdiri begitu gagah, Tugu Pahlawan yg menjulang tinggi dan megah. Simbol perjuangan para pahlawan yg memperjuangkan kemerdekaan.

Tugu Pahlawan ini terletak di pusat Kota Surabaya, terletak di Jalan Pahlawan Surabaya, dan di dekat Kantor Gubernur Jawa Timur. Menjulang setinggi 41,15 meter berbentuk lingga atau paku terbalik. Tinggi, ruas, dan lengkungan-lengkungan mengandung makna tanggal 10, bulan 11 tahun 1945.

Suatu tanggal bersejarah untuk perjuangan kemerdekaan Indoesia. Di sekitarnya terukir kalimat-kalimat yg berisi semangat juang para pahlawan demi Indonesia yg merdeka. Salah satunya adalah “Padamu Generasi : Tanpa pertempuran Surabaya, sejarah bangsa dan negara Indonesia mulai menjadi lain”

Setelah asik menikmati taman, aku berjalan menuju museum 10 nopember yg terletak masih di dalam kawasan ini. Di jalan, aku sempatkan berfoto dengan mobil legendaris, punya Bung Tomo yg dibuat tahun 1956 merk Opel Kapitan buatan Jerman.

Untuk memasuki museum ini kami cukup membayar Rp 5.000 rupiah saja. Begitu masuk aku disuguhi ukiran bertema perjuangan dan kalimat-kalimat khas pembakar semangat. Salah sesuatu yg menarik perhatian aku adalah tulisan tentang wanita.

Tulisan itu berbunyi  “Wanita ikut berjuang di belakang, walau cemas dan tegang, tetap ingin menolong pejuang mengantar makanan. Meski musuh bersiap menghadang, tidak hiraukan siksaan membayang,”

Sungguh betapa besar perjuangan rakyat indonesia waktu itu, bahkan wanita pun ikut berjuang!

Di dalam museum tersebut banyak patung-patung yg lagi-lagi menggambarkan perjuangan. Terdapat dua replika kondisi pada masa itu. Salah satunya replika saat Bung Tomo berpidato dengan seruan “Allahu Akbar” yg menggelegar.

Di sana kami dapat memutar rekaman tersebut buat mendengarkannya langsung. Saya yg mendengar merasakan semangat yg membara, yg dapat membangkitkan semangat perjuangan yg luar biasa.

Naik ke lantai 2, kalian disuguhkan dengan berbagai senjata pada masa perjuangan. Mulai dari keris, pisau, pistol hingga senjata-senjata laras panjang. Ada juga diorama mini dalam ruangan yg berisi replika perang. Dan lagi-lagi aku menemukan tulisan tentang wanita yg ikut berjuang di garis depan demi mengamankan para pengungsi. Benar-benar terasa sekali nuansa perjuangan demi kemerdekaan yg kami rasakan.

Kalau Anda berkunjung ke Surabaya, tak berlebihan rasanya seandainya aku sarankan buat mengunjungi Tugu Pahlawan dan Museum 10 Nopember ini. Selamat berkontemplasi di 2 ikon Surabaya ini.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/16/111500/3265911/1025/napak-tilas-di-tugu-pahlawan-amp-museum-10-nopember-surabaya
Terima kasih sudah membaca berita Napak Tilas di Tugu Pahlawan dan Museum 10 Nopember Surabaya. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Napak Tilas Di Tugu Pahlawan Dan Museum 10 Nopember Surabaya"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.