Mudik Ke Semarang? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner Khas Ini

No comment 122 views

Berikut artikel Mudik ke Semarang? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner Khas Ini, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) Vita Datau Mesakh mengajak publik bagi menikmati kuliner di “kota lumpia” Semarang sambil mudik Lebaran dan liburan sekolah.

“Semarang yaitu salah sesuatu gudang kekayaan kuliner negeri ini,” katanya di Jakarta, Selasa (28/6/2016), seperti dikutip dari Antara.

Ia menyampaikan kuliner asli Semarang memiliki karakter kuat dan unik, terutama dalam hal citarasa. Bahan yg dipakai dalam pengolahan kuliner Semarang, katanya, rata-rata memakai resep tradisional.

Selain rasanya nikmat, menurut Vita, harganya juga sangat familiar, tak terlalu menggerus kantung.

“Karena itu, mampir ke Semarang, dan silakan bereksplorasi dengan objek wisata kuliner,” katanya.

Ia merekomendasikan 10 macam makanan asli Semarang pilihan yg layak dinikmati di sana. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun sependapat dengan 10 kuliner Semarang versi AGI yg telah direkomendasikan oleh Vita, yakni:

1. Lumpia

Tidak banyak yg tahu, seandainya sejatinya lumpia adalah makanan yang berasal China. Jika Anda melintas ke Jalan MT Haryono Semarang, maka banyak toko lumpia yg cara menulis di billboard-nya “Leonpia” atau “Lionpia”.

Rebung sebagai bahan dasar penting isinya, telur, udang atau ayam sebagai pelengkap yg mengimbangi aroma kuat rebung, dibalut tepung terigu.

Ada empat lokasi lumpiah terkenal di Semarang antara yang lain di Jl. Lombok, Jl. Pemuda, Jl. Mataram (MT Haryono) dan Jl Pandanaran.

Masing-masing mempunyai ciri khas, namun yg tertua adalah yg di Jl Lombok 11 dekat klenteng Tay Kak Sie; di mana ketika ini telah generasi ketiga yg mengelolanya.

Lumpia ini mampu dimakan kering merupakan digoreng atau basah tak digoreng. Jadi buat yg sedang diet lumpia basah dapat menjadi pilihan.

2. Soto Bangkong

Soto Bangkong Pak Sholeh di Jalan Brigjen Katamso Nomor 1 menjadi pilihan utama seandainya berada di Semarang.

Belum lengkap rasanya seandainya belum mencicipi soto dari mangkuk yg khas itu. Kuah beningnya menggoda selera.

Isi soto ini adalah daging ayam disuwir, toge, tomat daun bawang. Makanan sampingannya yg perlu diwaspadai seandainya milik kolesterol tinggi merupakan sate kerang dan telur puyuh, selain perkedel, tahu dan tempe.

3. Nasi Gandul

Asal usul makanan ini sebetulnya dari Kabupaten Pati, kira-kira 70 kilometer dari Kota Semarang. Tetapi, nasi gandul yg sesuatu ini telah sangat tersohor di Semarang sebagai salah sesuatu makanan yg terus ditemui di acara-acara hajatan.

Makanannya dilengkapi dengan gorengan tempe, sambal, dan jeruk nipis.

Asal kata Gandul didapatkan dari kebiasaan penjual nasi yg menjajakan dagangannya dengan menggantung (gandul) kualinya ketika berkeliling.

Lengkap telah pengalaman kami berkuliner tradisional, karena disajikan di pincuk dan sendok daun pisang. Kalau mau mencoba silahkan mampir ke Jl. Dr. Tjipto 12A

4. Tahu Pong

Tahu pong tak dimakan sendiri melainkan dengan gimbal udang atau semacam bakwan dengan tepung tebal dan telur rebus yg digoreng. Lokasinys di Jalan Gajahmada dekat gereja Bethel.

5. Tahu Gimbal

Mirip seperti tahu pong, bedanya tahu gimbal ini disiram dengan saus kacang dan petis. Dinamakan gimbal karena memang isi makanan ini adalah gimbal udang, toge, ceplok telur, irisan kol dan lontong.

Tahu gimbal yg terkenal enaknya di Jalan Plampitan, bisa juga ditemui di sekitar Simpang Lima atau Jalan Taman Menteri Supeno Nomor 1.

6. Nasi Kucing Pak Gik

Bagi yg masuk Semarang tengah malam nasi kucing ini menjadi tujuan yg tepat karena bukanya pukul 23.00 sampai jam 03.00 WIB. Warung nasi ini ada di Jalan Wotgandul.

7. Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar

Uniknya gulai kambing ini tak kelihatan kental karena tak memakai santan, tetap memakai kelapa parut yg di sangria, kemudian ditumbuk bersama dengan bumbu rempah terutama cengkeh dan kayu manis.

Silakan mampir ke warung di belakang Gereja Blenduk. Di tempat ini telah ada sejak tahun 1969.

8. Bebek Goreng dan Bakar Pak Thori

Bebek Pak Thori ini sangat lembut tekstur dagingnya. Terus, bumbunya juga sangat dalam meresap. Dihidangkan dengan beberapa jenis sambal serta lalapan

Lokasinya di Jalan Raya Manyaran Gunung Pati KM 15, tepatnya disebelah SMA Semesta.

9. Bandeng Presto

Bandeng tanpa duri yg dimasak dengan panci tekanan tinggi ini, sangat cocok dipasangkan dengan nasi putih panas.

Yang direkomendasi adalah Bandeng Juwana pastinya namun secara umum yg dijual di pusat oleh-oleh rasanya tetap enak, cuma perhatikan tanggal kadaluarsanya agar tetap aman buat disantap ketika datang di kampung halaman. Lokasinya ada di Jalan Pandanaran.

10. Wingko Babad

Berbahan dasar tepung ketan dan kelapa bakar menciptakan aroma khas penganan ini. Pilihannya adalah Cap Kereta Api atau Lokomotif di Jalan Cenderawasih yg telah ada sejak tahun 1946.

AGI yg dibentuk pada 2013 yaitu organisasi yg mengembangkan ilmu dan seni kuliner Nusantara sebagai bagian dari budaya dan warisan leluhur bangsa.

AGI juga mempromosikan kekayaan kuliner bangsa ke luar negeri sebagai bagian dari upaya menjaring wisatawan mancanegara ke Indonesia. (Antara/Budi Setiawanto)

Kompas Video Menyusuri Tol Trans Jawa Mojokerto – Rembang

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/30/110300227/Mudik.ke.Semarang.Jangan.Lupa.Cicipi.10.Kuliner.Khas.Ini
Terima kasih sudah membaca berita Mudik ke Semarang? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner Khas Ini. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mudik Ke Semarang? Jangan Lupa Cicipi 10 Kuliner Khas Ini"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.