Morotai Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

No comment 111 views

Berikut artikel Morotai Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Morotai, di Provinsi Maluku Utara mulai menjadi destinasi wisata kelas dunia. Levelnya mulai didorong sejajar dengan beragam kota wisata dunia sesuatu level dengan Dubai, Abu Dhabi, Hongkong dan Singapura yg sukses dengan statusnya sebagai Hub Countries.

Keelokan ditambah sedikit menu mistis, akan dari laut dan pantai perawan sampai kisah sejarah Perang Dunia II menjadikan kabupaten ini layak menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Morotai mempunyai lokasi yg sangat strategis. Di sebelah utara, Morotai diapit di tengah-tengah Jepang, Korea, Taiwan, Filipina, China. Di barat, ada Singapura dan negara ASEAN lain. Di selatan, ada  Australia dan Selandia Baru. Di timur, ada  Republik Kepulauan Palau serta negara-negara kepulauan di Pasifik. Kawasannya dinilai milik potensi besar buat meraih pendapatan 17.000 dollar AS seperti Republik Kepulauan Palau di utaranya.

“Karenanya tanggal 1 Juni 2016 mulai ada launching bagi Wonderful Morotai Island 2016. Evennya sendiri mulai dikerjakan 26 September sampai 20 Oktober 2016, bersamaan dengan merapatnya yacht ke Morotai,” kata Pokja 10 Top Destinasi prioritas Pulau Morotai, Arie Suhendro yg didampingi Ketua Pokja Hiramsyah Sambudhy Thaib.

Siaran pers Puskom Publik Kemenpar kepada KompasTravel, Selasa (31/5/2016) menyebutkan, Wonderful Morotai Island 2016 ini dideklarasikan sebagai peristiwa terbesar yakni kombinasi dari daya tarik wisata alam/bahari, budaya dan buatan.

Daya tarik wisata alam atau baharinya mulai dikembangkan di Pulau Mititia, Pulau Dodola, dan Pulau Kokoya. Daya tarik wisata budayanya mulai diarahkan ke Pulau Zum Zum, Tugu Trikora dan Desa Gotalamo. Sementara daya tarik wisata buatan mulai mengarah ke KEK Morotai, Museum PD II dan Pulau Kolorai.

“Kami mulai selalu memperkuat 3A yakni atraksi, aksesibilitas dan amenitas. Atraksinya dimulai dengan tiga daya tarik wisata tadi. Pada ketika telah tercapai target minimal, bergerak ke yg lain, karena banyak daerah wisata yg mampu dikunjungi di Morotai,” ujar Arie.

KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO Patung berupa empat tentara Indonesia dalam kondisi berperang dan sesuatu wanita selaku wartawan atau yg disebut juga patung trikora telah bersiap buat diresmikan oleh presiden pada acara puncak sail Morotai , Morotai, Maluku Utara, Jumat (14/9/2012). Sebelumnya patung tersebut mengalami patah pada bagian genggaman tangan yg memegang tiang bendera telah diperbaiki dan bersiap buat diresmikan.

Saat ini, Pokja 10 Destinasi prioritas Pulau Morotai telah menyiapkan 24 pulau kecil yg mulai dikembangkan. Sebanyak  19 di antaranya adalah lokasi diving.

“Aksesibilitas yg dikembangkan adalah akses udara, akses laut, akses darat. Fokus penting ketika ini adalah bandara. Dari tak ada penerbangan ke Morotai, sejak tanggal 18 Maret 2016 ada sesuatu kali penerbangan per pekan bagi 18 seat dengan Dimonim Air. Sejak tanggal 27 April 2016 meningkat menjadi tujuh kali per pekan buat 70 seat dengan Wings Air,” urai Arie.

Untuk urusan amenitas, sektor kelistrikan, air dan permukiman dan telekomunikasi, menjadi prioritas teratas. Dan hal itu, telah akan dijalankan bersama sejumlah BUMN dan instansi terkait lainnya.

“Untuk kelistrikan, PLN sudah memaparkan rencana buat memenuhi listrik di Morotai ketika pertemuan dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat di Ternate pada 27 Mei 2016. Untuk air dan pemukiman, Ditjen Cipta Karya sudah survei ke Morotai pada 26 Mei 2016 dan ditindaklanjuti dengan Rakor di Ternate pada 27 Mei 2016. Sedangkan bagi telekomunikasi, sedang dikerjakan peningkatan jaringan di Morotai,” paparnya.

Untuk homestay dan toilet, Arie mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah. Morotai melalui PT Jababeka Morotai, menurut Ari, telah bersiap membangun homestay dan toilet sebanyak 1.000 unit pada 2017, 3.000 unit pada 2018 dan 6.000 unit tahun 2019.

“Totalnya 10.000 unit di tahun 2019. Pemerintah juga sudah mendukung program ini dengan program pembiayaan, melalui MoU tiga pihak yg mewakili Kemenpar, Kemenpupera, dan BTN,” ujar Arie.

Gerak cepat Pokja 10 Destinasi prioritas Pulau Morotai tak berhenti sampai di situ. Pengembangan bandara juga ikut dipikirkan. Sebagai destinasi kelas dunia, Morotai mutlak memiliki bandara kelas internasional. Landasan pacu (runway) harus panjang, minimal 3.000 meter.

“Saat ini telah sepanjang 3.000 meter, tapi yg disiapkan baru 2.400 meter. Jadi masih perlu program peningkatan runway 600 meter lagi. Untuk manuver pesawat, juga perlu peningkatan dari eksisting 40 meter menjadi 45-60 meter,” ujarnya.

Yang membuat Arie senang, runway di bandara Morotai jumlahnya mencapai tujuh buah. Bagi Arie, ini modal yg sangat bagus.

KOMPAS/PRASETYO EKO PRIHANANTO Menuju Dodola di Morotai, Maluku Utara. Keindahan alam dan wisata sejarah, terutama peninggalan Perang Dunia II, menjadi daya tarik penting di kawasan yg terletak di bibir Pasifik ini.

“Ini salah sesuatu yg terbaik di Indonesia. Tinggal memperbanyak bus di darat saja. Dengan hadirnya Dimonim Air dengan 18 seat, Wings Air dengan 70 seat dan peningkatan demand, setidaknya dibutuhkan minimal empat bus berkapasitas 20 seat. Hal yang lain yg dibutuhkan adalah peluasan ruang tunggu penumpang, penambahan listrik, AC, SDM dan imigrasi,” paparnya.

Meski masih dalam proses pengembangan, Arie tetap optimistis dapat mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Morotai. Hingga 2019, Arie optimistis mampu menggaet hingga 500.000 kunjungan wisman.

“Di 2015 ada sekitar 1.000 wisman yg ke Morotai. Target 2016 sebanyak 2.750 wisman, 2017 naik di angka 11.000 wisman, buat 2018 targetnya  66.000 wisman, sementara 2019, angkanya harus menembus 500.000 wisman,” ujar Arie.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung penuh Morotai di Maluku Utara menjadi destinasi kelas dunia. “Memang harus ada big name investors yg masuk dan membangun amenitas di Morotai. Ada dua yg telah komitmen buat masuk. Tentu, akses bandara dan public facilities mulai diseriusi oleh pemerintah, bagi menghidupkan kawasan yg telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sejak lama itu,” ungkap Arief Yahya.

Memang ada istilah telur dan ayam, mana dahulu yg dibangun lebih dulu. Potensi bandara di sana telah tersedia, tinggal diperbaiki dan dibangun terminalnya. “Sekarang telah ada penerbangan menuju ke Morotai, kalau dijadikan destinasi utama, pasti mulai dibangun (terminal) di sana,” ungkap Arief Yahya. (*)
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/01/051600527/morotai.bakal.disulap.jadi.destinasi.wisata.kelas.dunia
Terima kasih sudah membaca berita Morotai Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Morotai Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.