Mitos Lubang Masjid Di Buton Keluarkan Azan Dari Mekkah

No comment 171 views

Berikut artikel Mitos Lubang Masjid di Buton Keluarkan Azan dari Mekkah, Semoga bermanfaat

BUTON, KOMPAS.com – Dari luar, Masjid Agung Keraton Buton tampak sederhana. Masjid ini memiliki pondasi dan dinding batu, dengan bangunan berlantai beberapa terbuat dari kayu dan seng sebagai atapnya. Arsitektur khas Melayu sangat kelihatan di masjid ini.

Namun di balik kesederhanaanya, Masjid Agung Keraton Buton memiliki nilai sejarah yg tinggi. Masjid ini dibangun pada 1542 oleh Sultan Kaimuddin Khalifatul Khamis. Menurut pemandu wisata di kawasan Keraton Buton, La Ode M. Adam Vatiq, bangunan ini awalnya bukanlah tempat peribadatan.

“Bangunan ini awalnya dibuat sebagai tempat rapat rahasia,” kata La Ode.

Pergantian masa jabatan raja dan sultan akhirnya berbuah renovasi. Bangunan tersebut kemudian menjadi masjid hingga ketika ini.

Hal yg menarik dari Masjid Agung Keraton Buton adalah mitos soal sebuah lubang. Konon, ada sesuatu lubang di dalam masjid yg dapat mengeluarkan bunyi azan. Konon pula, bunyi azan tersebut berasal segera dari Mekkah.

“Di masjid itu ada yg dijaga. Dipercaya memiliki lubang dan terdengar azan dari Mekkah. Aturannya tidak mampu sembarang orang lalu-lalang. Dibuka ketika waktu beragama saja,” tutur La Ode.

Saat berkunjung dalam rangka Festival Budaya Tua Buton 2016, Senin (22/8/2016), tim media ingin membuktikan mitos tersebut. Namun sayang, tidak semudah itu.

“Tidak boleh, kalau gubernur minta dan imam masjid tidak memberi izin juga tidak bisa. Masjid itu terbuka buat umum, tetapi cuma pada waktu shalat. Jika tidak, masjidnya ditutup,” kata La Ode.

Menurutnya, lubang suara itu adalah warisan luhur yg sangat dijaga oleh masyarakat Buton. Sampai sekarang, tidak banyak orang yg pernah mendengarkan suara tersebut secara langsung. Entah benar atau tidak, namun mitos ini menarik banyak orang bagi menunaikan ibadah di Masjid Agung Keraton Buton.

Masjid Agung Keraton Buton juga memiliki dua keunikan lainnya. Jumlah tulangan di masjid tersebut berjumlah 313, sama seperti jumlah tulang dalam tubuh manusia. Ada pula 13 lubang di masjid, jumlah yg sama dengan lubang pada tubuh manusia. Dua belas lubang terlihat, dan sesuatu tidak terlihat. Ada 12 tangga yg melambangkan 12 rakaat shalat, dan jumlah lingkaran gendang 99 sama seperti Asmaul Husna.

Masjid Agung Keraton Buton terdapat di komplek Benteng Keraton Buton, Kota Bau Bau, Buton, Sulawesi Tenggara. Waktu terbaik bagi mengunjungi komplek Benteng Keraton Buton adalah siang sampai sore hari. Pemandangan yg disuguhkan dari atas benteng yaitu pemandangan Kota Bau-Bau dengan hamparan laut luas.

Menuju ke Benteng Keraton Tua, Anda mampu menyewa kendaraan sepeti mobil atau motor. Kendaraan umum masih sulit ditemui di Buton. Tak dipungut biaya buat memasuki Benteng Keraton Tua, cuma dipungut biaya sumbangan secara sukarela.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/25/082000827/Mitos.Lubang.Masjid.di.Buton.Keluarkan.Azan.dari.Mekkah
Terima kasih sudah membaca berita Mitos Lubang Masjid di Buton Keluarkan Azan dari Mekkah. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mitos Lubang Masjid Di Buton Keluarkan Azan Dari Mekkah"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.