Menyambangi Dewi Kebijaksanaan Di Athena

No comment 80 views

Berikut artikel Menyambangi Dewi Kebijaksanaan di Athena, Semoga bermanfaat

KOMPAS.com — Athena perlahan-lahan tapi pasti merekonstruksi serpihan-serpihan reruntuhan kejayaan bangsa Romawi.

Museum dan situs-situs bersejarah menjadi daya pikat penting negeri para dewa ini. Wisata ke Athena dan sejumlah destinasi lainnya di wilayah Mediterania dapat dikerjakan dengan memakai kapal pesiar. Kali ini, Tim Weekend Yuk, KompasTV berpesiar dengan sebuah cruise bernama Riviera dari Oceania Cruise.

Untuk sampai di Athena di mana Riviera berlabuh, aku memulai perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Setelah transit di sejumlah bandara, seperti Bandara Changi di Singapura dan Hamad International Airport di Doha, akhirnya aku sampai di Eleftherios Venizelos, Athena International Airport. Riviera sendiri bersandar di Pelabuhan Pireus. Sekitar beberapa jam perjalanan dari Bandara Athena.

Jika Anda berniat menetap di Athena, Anda mampu memilih menginap di hotel di sekitar kompleks Acropolis Museum. Daerahnya Koukaki dan Plaka. Karena kedua daerah tersebut yaitu tempat turis, maka selain hotel, tersebar juga kafe dan restoran juga beragam toko suvenir di sepanjang area tersebut.

Gang-gang sempit di Plaka menawarkan aneka oleh-oleh yg dapat dibawa pulang oleh para turis. Restoran dan kafe pun gigih menawarkan aneka hidangan khas Yunani kepada para wisatawan.

ARSIP KOMPAS TV Suasana dalam Acropolys Museum yg banyak terdapat koleksi patung dan reuntuhan kuil pada zaman Romawi juga patung-patung Dewi Athena.

Sejak dinyatakan bangkrut akibat terlilit utang, sektor pariwisata masih menjadi penyumbang penting pendapatan Yunani. Data dari asosiasi pengusaha wisata di Yunani menunjukkan, sektor pariwisata menyumbang hingga 9 persen pendapatan Yunani atau sekitar 250 juta euro.

Tempat yg juga patut Anda kunjungi ketika berada di Athena adalah Acropolys Museum. Di dalam museum yg dibangun agar tahan gempa ini, tersimpan ribuan patung dan relik sejarah yg ditemukan di Yunani. Luas museum 25.000 meter persegi, terdiri atas tiga tingkat. Dilengkapi dengan diorama dan teater. Biaya masuknya cuma 5 euro.

Penyuka literatur zaman prasejarah mulai suka berada di sini. Anda mampu mengenal sosok dewa-dewa dalam mitologi Yunani. Athena adalah putri kesayangan Dewa terkuat Zeus dari Dewi Metis.

Athena digambarkan sebagai dewi kebijaksanaan, strategi, dan perang. Athena juga pelindung untuk kotanya. Karenanya, tidak heran seandainya reruntuhan dan patung banyak berupa pemujaan terhadap Athena. Dari Acropolys Museum, perjalanan berlanjut ke situs Acropolis.

Acropolis Athena atau Citadel Athena yaitu tujuan wisata penting di Kota Athena. setiap tahunnya, kota kecil kuno di atas bukit ini dikunjungi oleh jutaan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Dalam bahasa Yunani, Acropolis berarti “kota di ketinggian”, karena letaknya yg di perbukitan. Berada pada ketinggian 150 meter di atas permukaan laut, Acropolis Athena memiliki luas permukaan tiga hektar.

Bangunan yg pertama kali mulai dilihat saat menuju puncak adalah Herod Atticus Odeon. Bangunan ini yaitu sebuah teater yg dibangun bagi istri dari Herodes Raja Romawi,  yg meninggal pada tahun 160 Masehi.

ARSIP KOMPAS TV Pengambilan gambar wisata Athena tim Weekend Yuk dari Kompas TV.

Teater ini masih difungsikan sesekali, dua pertunjukan teater pun masih kadang digelar dan menjadi salah sesuatu atraksi yg menarik bagi ditonton.

Situs Acropolis yg wajib dikunjungi adalah Parthenon. “Parthenon” adalah sebutan buat kuil para dewa-dewi yg berada di Acropolis, Yunani, dan dibangun sebagai penghormatan bagi Dewi Athena.

Bangunan Parthenon ini dibangun pada tahun 447 SM dan selesai pada tahun 438 SM. Hal yg membuatnya menarik adalah detail dari setiap pahatan dan dekorasi yg dianggap memiliki nilai seni yg tinggi, mengingat kalau bangunan ini dibangun pada tahun 447 SM.

Parthenon juga pernah menjadi gereja, kuil, juga masjid pada masa peperangan dahulu. Sayangnya, bangunan ini sempat dibom pada tahun 1687 dan merusak hampir segala bangunan.

Meski dalam tahap renovasi di sejumlah bangunan, tapi lokasi ini tetap penuh oleh para turis yg ingin mengetahui cerita tentang negeri para dewa melalui serpihan-serpihan marmer yg tersebar di situs bersejarah ini.

Selain reruntuhan bangunan, yg menarik bagi dinikmati dari puncak Acropolis adalah bentangan landscape Athena yg memesona.

ARSIP KOMPAS TV Area shopping center dalam Riviera Oceania Cruise. Rute Riviera kali ini adalah mengarungi Laut Mediterrania. Mulai dari Athena – Olympia – Corfu – Sicilia – Malta- Santorini dan kembali ke Athena.

Bangunan putih mendominasi panorama kota. Oh ya, musim turis di Athena adalah pada ketika musim panas. Namun, kalau masih ingin menikmati udara sejuk, datanglah pada ketika musim semi, sekitar bulan April hingga Juni. Turisnya pun tidak sepadat pada musim panas.

Riviera

Waktu boarding ke dalam Riviera adalah pukul 16.00 waktu Athena. Perbedaan waktu dengan Jakarta 4 jam lebih lambat. Berarti sekitar pukul 12.00 WIB.

Jika kalian mulai berpesiar, koper dan barang bawaan kami mulai didata lalu sesuai nomor kabin yg sudah dipesan ketika pembelian paket tur dengan kapal pesiar. Setelah itu, baru para tamu diregistrasi ulang.

Sebelum keberangkatan, segala penumpang mulai diminta berkumpul dalam dua konsentrasi area bagi mendapat penjelasan mengenai peraturan keselamatan. Setelah itu, baru kapal berangsur meninggalkan dermaga.

Rute Riviera kali ini adalah mengarungi Laut Mediterrania, akan dari Athena – Olympia – Corfu – Sicilia – Malta- Santorini dan kembali ke Athena.

Perjalanan 7 hari 6 malam tak mulai terasa membosankan di dalam Riviera. Kapal dari Oceania Cruise yg berkapasitas sekitar 2.000 orang, sebanyak 1.200 adalah penumpang dari 40 negara dan 800 lainnya adalah awak kapal, yg juga terdiri dari beragam ras.

Kapal dengan panjang 239 meter dan tinggi 785 kaki ini dikenal sebagai kapal mewah berbintang 5 plus. Sentuhan kemewahannya kelihatan dari interior kapal yg mengedepankan seni kualitas tinggi dan penggunaan furnitur berkelas.

ARSIP KOMPAS TV Aneka pastry dalam restoran di Riviera Oceania Cruise. Rute Riviera kali ini adalah mengarungi Laut Mediterrania. Mulai dari Athena – Olympia – Corfu – Sicilia – Malta- Santorini dan kembali ke Athena.

Selain dikenal karena sentuhan kemewahan pada interior dan fasilitasnya, Riviera dari Oceania Cruise juga disebut-sebut sebagai Fine Cuisine Cruise.

Ada empat restoran spesial dengan cita rasa berbeda. Jacques dengan cita rasa Perancis, Polo Grill khas Amerika. Ada pula Toscana yg mengedepankan resep Italia dan Red Ginger yg istimewa dengan Asian Fusion.

Cerita lengkap berpesiar dengan Riviera mampu Anda ikuti melalui program Weekend Yuk di KompasTV setiap hari Minggu pukul 10.30 WIB. (Fitri Oktarini/KompasTV)
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/05/28/083200927/menyambangi.dewi.kebijaksanaan.di.athena
Terima kasih sudah membaca berita Menyambangi Dewi Kebijaksanaan di Athena. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menyambangi Dewi Kebijaksanaan Di Athena"