Menyaksikan Sejarah Kuala Lumpur Dalam Waktu Singkat Dan Menyenangkan

Berikut artikel Menyaksikan Sejarah Kuala Lumpur dalam Waktu Singkat dan Menyenangkan, Semoga bermanfaat

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Belajar bisa dikerjakan dengan medium apa pun. Tak terkecuali lewat menonton sebuah pertunjukan drama musikal. Apabila Anda ingin mempelajari sejarah Kuala Lumpur, Malaysia dalam waktu singkat dan medium yg menyenangkan, MUD mampu menjadi alternatif pilihan.

“MUD adalah drama musikal yg juga berarti lumpur, dari kata Kuala Lumpur. MUD ditampilkan dari tahun 2014 hingga ketika ini di gedung bersejarah Panggung Bandaraya yg dibangun tahun 1902, salah sesuatu bangunan yg dibangun dari lumpur pasca banjir bandang dahulu,” jelas Hera Keziah, Sales & Marketing Executive dari MUD.

Situs pengulas wisata dan akomodasi Trip Advisor menyebutkan seandainya MUD adalah pertunjukan nomor sesuatu paling direkomendasikan dari 12 pertunjukan di Kuala Lumpur Malaysia. KompasTravel bersama dengan rombongan Oasia Suites Kuala Lumpur dari Far Eat Hospitality berkesempatan bagi menyaksikan segera pertunjukan ini pada Sabtu (23/7/2016).

Awal dimulai, penyelenggara MUD memberi peraturan yg agak tidak lazim dari petunjukan drama musikal lainnya.

“Biasanya drama musikal tidak boleh direkam atau difoto, tetapi di MUD Anda boleh mengabadikan sepuasnya. Lalu sebarkan di media sosial,” sebut pengumuman tersebut. Hal yg dilarang hanyalah memotret memakai lampu kamera.

Kompas.com/Silvita Agmasari Pertunjukan MUD di Kuala Lumpur

Setelah pengumuman dimulailah pertunjukan MUD. Berlatar Kuala Lumpur tahun 1857, dengan kemunculan tiga tokoh penting yakni Mamat berdarah Melayu, Meng berdarah China, dan Muthiah berdarah India.

Kisah mereka dibagi dalam empat babak dengan latar tahun 1857-1881. Diceritakan ketiga orang sahabat tersebut berjuang menghadapi hidup yg naik turun dihempas bencana alam seperti banjir dan kebakaran.

Hal yg menakjubkan ketika menonton pertunjukan MUD yg diselenggarakan selama sesuatu jam ini adalah para pemain drama musikal menyanyi segera alias tidak lip sync.

Selain itu, para pemain juga tidak lupa mengajak penonton buat berinteraksi, bahkan sampai mengajak penonton naik ke atas panggung. Tata suara dan tata panggung MUD juga patut diacungi jempol. 

Padahal dalam sesuatu hari pertunjukan MUD diselenggarakan beberapa kali, yakni pada pukul 15.00 dan 20.30. MUD juga dilaksanakan setiap hari tanpa libur.

Kompas.com/Silvita Agmasari Panggung Bandaraya, Kuala Lumpur Malaysia.

Untuk menonton pertunjukan MUD Anda dikenakan tiket seharga 84.80 Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 275.000. Tiket bisa dibeli online di www.mudKL.com, atau segera membeli di loket tiket Panggung Bandaraya yg dibuka dari pukul 10.00-20.30.

Sedangkan bagi menuju Panggung Bendaraya yg terletak di Dataran Merdeka, Jalan Raja, Kuala Lumpur, Malaysia, bisa memakai jasa monorail berhenti di Stasiun Medan Tuanku. Kemudian lanjut berjalan 1,3 kilometer ke Panggung Bandaraya.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/30/072900327/Menyaksikan.Sejarah.Kuala.Lumpur.dalam.Waktu.Singkat.dan.Menyenangkan
Terima kasih sudah membaca berita Menyaksikan Sejarah Kuala Lumpur dalam Waktu Singkat dan Menyenangkan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menyaksikan Sejarah Kuala Lumpur Dalam Waktu Singkat Dan Menyenangkan"