Menpar Ingin Sektor Pariwisata Jadi Core Business Indonesia

No comment 100 views

Berikut artikel Menpar Ingin Sektor Pariwisata Jadi Core Business Indonesia, Semoga bermanfaat

Jakarta – Sektor pariwisata digadang-gadang jadi penyumbang devisa terbesar. Menpar Arief Yahya pun mengusulkan agar pariwisata jadi core business-nya Indonesia.

Menpar Arief Yahya selalu memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo, terkait core business Pemerintah Indonesia. Bahkan, Mantan Dirut PT Telkom ini, telah melayangkan usulan tertulis kepada Presiden Joko Widodo terkait persoalan tersebut.

“Iya, aku jelaskan pariwisata berpotensi menjadi core business Indonesia,” kata Arief Yahya seperti dalam informasi tertulisnya kepada detikTravel, Senin (12/9/2016).

Alasannya, kata Arief, adalah pariwisata yaitu sektor penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja yg paling mudah, murah dan cepat. Karena itu menuntaskan seluruh persoalan bottleneck di sektor pariwisata itu sangat bermakna ekonomis untuk masyarakat.

“Pertama soal PDB, pariwisata menyumbangkan 10% PDB nasional, dengan nominal tertinggi di ASEAN. Jarang lho, kalian milik angka terbaik di regional kan? Di sini kalian dapat!” kata Arief.

Kedua, masih menurut pendapat Arief, PDB pariwisata nasional tumbuh sebesar 4,8% dengan trend naik sampai dengan 6,9%. Angka tersebut jauh lebih tinggi daripada industri agrikultur, manufaktur, otomotif dan pertambangan.

“Dari sini saja telah mampu diraba, bahwa agriculture, manufacture, tak mulai dapat bersaing di era digital. Pariwisata justru sebaliknya, performance-nya selalu menanjak dan optimism itu kian terbentuk,” imbuhnya.

Ketiga, devisa pariwisata dapat mencapai angka USD 1 Juta, menghasilkan PDB USD 1,7 Juta atau 170%. Angka itu terbilang tertinggi dibanding industri lainnya.

“Jadi kalau selama ini orang mengkategorikan industri itu menjadi migas dan non migas, maka kelak industri itu mulai menjadi pariwisata dan non pariwisata,” jelas Arief.

Lebih lanjut Arief menjelaskan bahwa, ketika ini Pariwisata masih menempati posisi ke-4 penyumbang devisa nasional, sebesar 9,3% dibandingkan industri lainnya. Tapi, pertumbuhan penerimaan devisa pariwisata itu tertinggi, merupakan 13%. Sedangkan industri minyak gas bumi, batubara, dan minyak kelapa sawit ketika ini mengalami pertumbuhan yg negatif.

Soal kesempatan kerja yg paling rumit dihadapi oleh negeri ini, sektor pariwisata ternyata bisa menyumbang 9,8 juta lapangan pekerjaan, atau sebesar 8,4% secara nasional dan menempati urutan ke-4 dari semua sektor industri. Dalam penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata tumbuh 30% dalam waktu 5 tahun. “Itu pertumbuhan yg sangat signifikan,” ujar pria yg akrab disapa AY ini.

Pariwisata disebut sebagai sektor pencipta lapangan kerja termurah, karena mampu meng-create job opportunity cuma dengan USD 5.000 per sesuatu pekerjaaan.

“Coba bandingkan dengan rata-rata industri lainnya yg telah sebesar USD 100.000 per sesuatu pekerjaan. Atas dasar potret perekonomian kami seperti itu, maka pariwisata ini memang sektor yg paling seksi buat dijadikan core business ketika ini. Saat ini ada lima yg menjadi prioritas nasional, yakni infrastructure, pangan, energy, maritime, dan Pariwisata,” jelas AY panjang lebar.

Aief juga menekankan pada persoalan TTI, merupakan Trade, Tourist, dan Investment. Dia ingin mengubah urutan singkatan itu, T pertama mulai diubah menjadi tourism, dulu mendorong T kedua merupakan trade, dan ujungnya adalah I atau investasi.

“Kalau telah terbangun tourism-nya, mampu dengan gampang trading dan mencari investor yg hendak bergabung membangun destinasi dan atraksi buatan,” tutupnya. (wsw/wsw)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/12/152800/3296338/1382/menpar-ingin-sektor-pariwisata-jadi-core-business-indonesia
Terima kasih sudah membaca berita Menpar Ingin Sektor Pariwisata Jadi Core Business Indonesia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menpar Ingin Sektor Pariwisata Jadi Core Business Indonesia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.