Menpar Ajak HKBP Bangun Danau Toba

No comment 70 views

Berikut artikel Menpar Ajak HKBP Bangun Danau Toba, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Mesin A-B-G-C-M yg dinyalakan Menpar Arief Yahya selalu bergulir dan menemukan bentuk konkretnya. Menjadikan gabungan Academician, Business, Government, Community dan Media sebagai subjek dalam membangun destinasi pariwisata. Pun juga yg terjadi dengan Badan Otorita Pariwisata (BOP) Danau Toba. Kelima usur itu disebut sebagai Pentahelix.

ARSIP PUSKOM PUBLIK KEMENPAR Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri seminar yg diprakarsai Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (28/5/2016).

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendatangi seminar yg diprakarsai Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (28/5/2016). Tujuannya adalah Bersatu bagi Danau Toba! tema yg diangkat: “Peran Gereja Mendukung Badan Pariwisata Danau Toba”.

Menpar Arief Yahya disambut pimpinan tertinggi Ephorus HKBP Pdt Dr SAE Nababan, Pdt Frits Hutapea, STH dan Ketua Panitia HUT-65-Tahun HKBP Kebayoran Baru Paul Lubis di Gereja HKBP Kebayoran Baru.

Gereja HKBP yg Menpar kunjungi memang berada di Jakarta. Tetapi komunitas (community) gereja HKBP milik pengaruh yg kuat di masyarakat Tapanuli, termasuk di Danau Toba.

Arief Yahya tertarik dengan undangan seminar yg mereka buat, karena tujuannya buat menyukseskan program percepatan pembangunan Toba.

Didampingi Ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi, Hiramsyah S Thaib, Menpar menjelaskan progres pengembangan Danau Toba sebagai “Bali Baru” di Sumatera Utara.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Danau Toba kelihatan dari Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (25/7/2011). Danau Toba adalah danau terbesar di Indonesia. Danau hasil volcano tektonik terbesar di dunia, dengan panjang danau 87 kilometer dan lebar 27 kilometer, terbentuk dari letusan gunung berapi raksasa (supervolcano) yg terjadi sekitar 75 ribu tahun lalu.

Mengapa Toba dijadikan sesuatu dari 10 destinasi prioritas itu? Pertama, dari atraksinya, Toba sangat kuat. Memiliki alam yg indah, historis kaldera yg kuat, bekas ledakan dahsyat ribuan tahun silam. “Alam atau nature-nya sendiri telah memikat,” kata Arief Yahya dalam siaran pers Puskom Publik Kemenpar kepada KompasTravel.

Lalu, lanjut Arief Yahya, budaya Tapanuli sangat kaya dan berkarakter. Seperti halnya Bali yg kaya mulai budaya, Toba dengan budaya Bataknya juga sangat kuat mengakar.

“Itu adalah kekuatan yang lain di Toba. Jadi kalian justru mulai mendorong budaya itu semakin kuat buat menjadi daya tarik wisatawan. Budaya itu semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,” jelas Arief Yahya.

ARSIP PUSKOM PUBLIK KEMENPAR Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri seminar yg diprakarsai Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (28/5/2016).

Menurut Menpar, memang ada yg bertanya soal “Bali Baru di 10 Destinasi” itu. Arief menjelaskan, bukan menjadikan destinasi itu dengan budaya Bali, dengan tarian Bali, kecak, legong dan gamelan yg khas itu atau meng-Hindu-kan orang Batak.

“Bukan itu yg dimaksud. Tetapi menjadikan destinasi Toba dikunjungi 4 juta wisman setahun, seperti yg terjadi di Bali. Bali baru itu maksudnya, potensinya menjadi destinasi unggulan yg dikunjungi jutaan wisman,” ungkap Arief. (*)
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/05/28/230700227/Menpar.Ajak.HKBP.Bangun.Danau.Toba
Terima kasih sudah membaca berita Menpar Ajak HKBP Bangun Danau Toba. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menpar Ajak HKBP Bangun Danau Toba"