Mengintip Kapal Gurano Bintang Milik WWF Indonesia

No comment 118 views

Berikut artikel Mengintip Kapal Gurano Bintang Milik WWF Indonesia, Semoga bermanfaat

BIAK, KOMPAS.com – WWF Indonesia memiliki sesuatu kapal yg berfungsi buat mengampanyekan pendidikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kampung, mengajarkan masyarakat bagi memonitoring sumber daya alam setempat. Kapal tersebut bernama Gurano Bintang.

Gurano Bintang dalam bahasa Papua berarti ikan hiu paus. Ikan tersebut diketahui mampu dijumpai di perairan Teluk Cenderawasih. Sama seperti wilayah kerja kapal Gurano Bintang.

Beruntung, KompasTravel berkesempatan buat ikut serta dalam ekspedisi Saireri kapal Gurano Bintang.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Ruang kemudi kapal Gurano Bintang punya WWF Indonesia.

Mengapa beruntung? Sebab kapal Gurano Bintang ini bukanlah kapal komersial. Sehingga tidak ada wisatawan yg boleh menginap di kapal ini. Selain itu wilayah kerja yg selalu berpindah membuat kapal ini sulit ditemui.

“Kapal ini dibangun tahun 2006 dan selesai tahun 2007. Nama pertamanya bukan Gurano Bintang, tetapi Kotekelama yg artinya paus,” ungkap Kapten Kapal Gurano Bintang, Bardin Tandiono, Jumat (10/6/2016).

Kapal yg awalnya bekerja buat proyek Solor-Alor ini baru diganti nama menjadi Gurano Bintang pada tahun 2011 ketika akan beroperasi di Teluk Cenderawasih.

Dari luar, penampilan kapal Gurano Binang sangat meriah. Dengan warna kuning dan berbagai lukisan binatang laut.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Remora dan Napoleon, beberapa sekoci yg terus setia mengikuti kapal Gurano Bintang.

Menurut WWF Indonesia, kapal ini memang sengaja memiliki tampilan yg ceria agar anak-anak kampung sekitar wilayah operasi mau menghampiri kapal Gurano Bintang.

“Ada enam kamar tidur. Satu kamar tidur buat delapan orang sesuatu buat empat orang, dan empat kamar tidur buat beberapa orang,” ujar Bardin.

Selain itu, Gurano Bintang juga memiliki beberapa ruang rapat, sesuatu ruang santai, dan sesuatu ruang kemudi.

Uniknya kapal Gurano Bintang ini memiliki beberapa sekoci, bernama Remora dan Napoleon. Ikan Remora sejatinya adalah ikan kecil yg berenang berdampingan dengan hiu paus.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Ruang makan sekaligus ruang santai di kapal Gurano Bintang.

Bertahun-tahun berlayar di lautan, kapal Gurano Bintang ini pernah mengalami peristiwa yg tidak biasa. Seperti diterjang ombak sampai empat meter, hampir terbakar karena korsleting listrik ketika badai, sampai mengevakuasi korban kapal tenggelam.

Kesan KompasTravel mengikuti Ekspedisi Saireri memakai kapal Gurano Bintang ini, sungguh nyaman. Fasilitas sangat memadai, bersih, dan makanan yg disediakan pun lezat. Tak heran Kapal Gurano Bintang ini diserbu oleh anak-anak kampung sekitar ketika berlabuh.
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/15/134424327/mengintip.kapal.gurano.bintang.milik.wwf.indonesia
Terima kasih sudah membaca berita Mengintip Kapal Gurano Bintang Milik WWF Indonesia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengintip Kapal Gurano Bintang Milik WWF Indonesia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.