Menghabiskan Weekend Di Pantai Pasie Jambak, Padang

No comment 112 views

Berikut artikel Menghabiskan Weekend di Pantai Pasie Jambak, Padang, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Pantai Pasie Jambak yaitu sesuatu dari sekian banyak pantai yg dimiliki oleh Kota Padang. Cocok buat menjadi tempat menyepi dan menghabiskan akhir pekan.

Kota Padang yaitu salah sesuatu dari tujuh kabupaten di Sumatra Barat yg berada di kawasan pesisir pantai Barat Sumatra yg menghadap segera Samudera Hindia. Tentu saja memiliki banyak pantai dengan karakteristik dan ciri khasnya masaing-masing seperti Pantai Pasie Jambak.

Pantai Pasie Jambak atau Pantai Pasir Jambak yaitu salah sesuatu pantai yg menjadi sabuk hijau pesisir Kota Padang, karena memilik garis pantai yg cukup panjang sehingga rentan mulai bahaya abrasi dan Tsunami.

Selain itu pantai ini yaitu salah objek wisata di Kota Padang yg akses tempuhnya cukup jauh setelah Pantai Air Manis. Berbeda dengan Pantai Padang, Pantai Purus dan pantai lainnya yg dekat dengan jalan penting kota maupun provinsi.

Namun dibalik itu semua, Pantai Pasie Jambak memiliki pesona pantai yg menarik buat dijelajahi. Terutama dengan topografi alam yg landai dengan garis pantai luas, berpasir padat dan berwarna kecoklatan dan memiliki ketinggian 2 m dari permukaan laut.

Pantai Pasie Jambak juga ditumbuhin pepohonan pelindung yg asri dan cukup bersih, serta memiliki ombak dengan katagori sedang. Sehingga bila ingin bermain dan mandi di pantai diharapkan berhati-hati. Papan peringatan pun telah dipasang oleh pemerintah Kota Padang sebagai upaya bagi mengingatkan pengunjung.

Untuk sampai di lokasi pantai bisa ditempuh lebih dari 30 menit, tergantung kendaraannya atau sekitar 17 km dari pusat Kota Padang dengan melewati jalan penting provinsi. Bisa juga lewat jalur Padang-Bukittingi atau sekitar 9 Km dari Bandara Internasional Minangkabau. Tepatnya berada di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, Sumatra Barat.

Pantai ini juga mampu diakses melalui Simpang Muaro Penjalinan dengan memakai kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Berjarak 5 km dari Simpang Muaro Penjalinan hingga sampai pantai. Lebih seru juga bila bersepeda, menjelajah sembari berolahraga.

Selama perjalanan menuju pantai mulai melewati rumah penduduk yg cukup pertemuan dan jalannya pun telah di aspal, sehingga lebih gampang diakses. Setelah jalan kurang lebih 2 km dari simpang masuk, mulai bertemu gapura dengan atap khas Minangkabau. Ini pertanda sebentar lagi mulai sampai ke pantai.

Di gapura ini Anda juga diminta bagi membayar retribusi tiket masuk sebesar Rp 5.000 buat orang dewasa dan Rp 2.000 buat anak-anak ditambah biaya parkir Rp 2.000 per motor.

Menariknya, Pantai Pasie Jambak memiliki beberapa vegetasi tumbuhan yg dominan menghiasi bibir pantai. Yaitu pohon kelapa dan pohon pinus sehingga menciptakan beberapa kawasan dengan suasana yg berbeda.

Sesampainya di pantai mulai disuguhkan dengan barisan pepohonan kelapa dan pinus yg ditanam berbaris dengan rapi sehingga menciptakan pemandangan yg indah dan menyejukan mata.

Ketika memasuki pantai mulai berjalan membelah barisan pepohon kelapa yg tumbuh cukup rindang dengan rerumputan yg hijau. Sangat asik. Di sini Anda juga mulai menjumpai pondok-pondok lesehan yg dikelola oleh masyarakat dan disewakan kepada pengunjung buat yg ingin bersantai menikmati suasana pantai ditemani dengan angin sepoi-sepoi dan deburan ombak sembari menyantap makanan dan minuman.

Bila selalu jalan ke arah utara mulai masuk ke kawasan pepohonan pinus yg tumbuh menjulang tinggi serasa masuk hutan. Di sini terapat kurisi-kursi kayu yg menghadap ke laut.

Tak jarang juga kawasan Pantai Pasie Jambak ini dijadikan tempat buat hunting foto pra-wedding karena pepohonan yg tumbuh seolah-olah membelah jalan yg membentuk gambar perspektif yg artisitik.

Bahkan banyak juga yg mengambil latar belakang jejeran pohon bagi foto wisuda dan lempar toga. Biasanya di kawasan pohon pinus ini. Uniknya Pantai Pasi Jambak juga menjadi tempat menggembala hewan ternak. Sangat gampang sekali ditemui kumpulan sapi dan kambing yg sedang mencari makan hingga ke tepi pantai.

Tidak perlu khawatir bila ingin beribadah di sini juga terdapat sebuah musholla kecil dan toilet yg cukup memadai. Begitu juga bila kami ingin mengadakan kegiatan di alam terbuka, Pantai Pasie Jambak juga dapat menjadi salah sesuatu pilihan karena di sini terdapat sebuah panggung terbuka yg menghadap ke pantai.

Di depan Pantai Pasie Jambak ini juga terdapat beberapa buah pulau yg biasanya digunakan nelayan bagi tempat singgah dan beristirahat serta berpotensi dikembangkan buat objek wisata baru merupakan Pulau Air (Aie) berjarak sekitar 2,2 km dari Pantai Pasie Jambak dengan luas 7,09 Ha. Kemudian Pulau Sao (Sawo) yg jaraknya sekitar 2 km juga dari dari Pantai Pasie Jambak dengan luas 12,46 Ha.

Pantai Pasie Jambak memang tak seramai Pantai Padang, namun suasana yg diciptakan di tempat ini sangat cocok juga buat menghilangkan kepenatan atau berkumpul dengan keluarga maupun teman sejawat buat menghabiskan hari.

Apalagi wilayah Kota Padang yg menghadap ke arah barat, menjadi bonus untuk pengunjung buat menikmati keindahan suasana ketika matahari terbenam.

Wajar saja bukan, bila banyak pelancong yg tiba ke Kota Padang buat coba sensasi melihat keindahan senja yg berada di tengah Samudera Hindia. Salah satunya tempatnya dari Pantai Pasie Jambak.

Rugi rasanya bila berakhir minggu ke Kota Padang tak coba menjelajahi dan menikmati tiap bagian Pantai Pasie Jambak ini.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/03/153500/3289614/1025/menghabiskan-weekend-di-pantai-pasie-jambak-padang
Terima kasih sudah membaca berita Menghabiskan Weekend di Pantai Pasie Jambak, Padang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menghabiskan Weekend Di Pantai Pasie Jambak, Padang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.