Menggapai Puncak Tertinggi Jawa Barat

No comment 106 views

Berikut artikel Menggapai Puncak Tertinggi Jawa Barat, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Bagi Traveler yg haus petualangan, mendaki gunung mampu jadi pilihan. Untuk pemula, puncak Gunung Ciremai di Jawa Barat dapat jadi rekomendasi.

Gunung yg sebenarnya bernama Cereme ini tidak jarang salah kaprah disebut Gunung Ciremai yg berada di perbatasan 3 kabupaten di Jawa Barat merupakan Kuningan, Cirebon dan Majalengka.

Memiliki ketinggian 3.078 mdpl yg yaitu tanah tertinggi di Jawa barat. ada 3 jalur pendakian resmi bagi bisa mencapai puncak tertingginya, yakni melalui jalur Linggarjati, Palutungan dan Apuy.

Pos 1 pintu pendakian Apuy. Di sini kami melakukan registrasi dengan biaya Rp 20 ribu/orang, air bersih terakhir cuma ada di pos ini, karena selama pendakian tak ada sumber air lagi. Keadaan Pos 1 ini tampak terawat dengan baik, ada Mushola, MCK, dan dua warung. Informasi mengenai jalur pendakian pun ada di pos ini.

Setelah memberi sedikit asupan pada perut, akhirnya tepat pada pukul 10.00 WIB kalian benar-benar melangkah mendaki Gunung Ciremai. Trek awal dari pos 1 masih landai dengan dua plang peringatan dan peraturan pendakian. Saya sarankan agar membawa masker seandainya kondisi sedang kemarau, karena jalur menjadi sangat berdebu.

Jarak pos 2 ke pos 3 yaitu jalur terpanjang di Apuy. Setiap kali yg nampak cuma tanjakan dan tanjakan yg tiada berakhir. Tapi di sepanjang jalur ini banyak ditemui dua titik dengan tanah datar yg dapat dijadikan buat mendirikan tenda dalam kondisi darurat.

Kami pun begitu melihat tanah datar atau kayu yg dapat dibuat duduk manja pasti kita berhenti dan menikmatinya. Mendaki bukan tentang puncak yg kami kejar tetapi bagaimana proses dalam perjalanannya karena itu yg lebih kita nikmati.

Hampir jam 2, kalian akhirnya datang di Pos 3 Tegal Jamuju. Pos datar yg mampu menampung dua tenda, banyak pendaki beristirahat di sini. Tak membuang banyak waktu kita melanjutkan kembali.

Trek tetap menyajikan tanjakan yg tidak berujung namun lebih banyak batang pohon yg mampu kita jadikan tempat duduk. Kabut pekat pun akan tidak jarang mendekap langkah, sering hilang tidak jarang muncul kembali. Tanda tanda alam yg kurang bersahabat nampaknya, tetapi aku tetap berharap agar hujan tak turun ketika itu.

Satu jam kemudian kita datang di Pos 4 Tegal Masawa. Kami cuma melewati pos ini dengan cepat karena mendung yg semakin gelap. Membayangkan berjalan di trek menanjak seperti ini mulai sangat menyulitkan. Rintik rintik air pun berjatuhan dari langit, semakin cepat langkah kami. tetapi apa daya akhirnya hujan pun turun dengan derasnya.

Suara alarm cukup berisik pagi itu, masih pukul 15.00 WIB. Tapi apa boleh bagi kita harus bangun siap dan meneruskan perjalanan. Tepat pukul 04.00 subuh kita melanjutkan perjalanan.

Setelah melewati pos 5 vegetasi di sekitar jalur tampak akan terbuka. Tak banyak yg dapat aku ceritakan dalam gelap ini, cuma gemerlap lampu kota Majalengka yg menemani langkah kalian pagi itu.

Matahari pagi pun tampak menampakkan sinarnya, tetapi kalian masih di perjalanan gagal menikmati sapa sang surya di Puncak Ciremai. Kami masih di pertigaan Jalur Apuy dan Palutungan. Menengok ke atas puncak telah Nampak tetapi masih cukup jauh, Pos 6 Goa wallet pun belum Nampak.

Yang dapat aku katakan ketika summit attack ini adalah ‘nanjak abis’, tidak ada tanah datar sedikit pun. Jalur ke puncak ini beruba batuan sisa sisa letusan Ciremai pada masa lalu. Tampak banyak batu seperti leleran lava yg sudah membeku. Kita harus hati-hati dalam melangkah naik.

Alon-alon yang berasal kelakon, akhirnya aku pun sampai di puncak tertinggi Jawa Barat. Matahari yg tampak meninggi pun memberi salam kehangatannya. Kawah Ciremai yg sangat curam pun bisa kita jumpai dengan asap belerang yg mengepul di tengahnya.

Melihat jauh kebawah tampak gulungan awan nan indah. Kami ada di atas awan bukan dengan sayap atau pun pesawat, tetapi cuma dengan langkah kaki. Kita harus berhati hati ketika di Puncak Ciremai ini karena bibir kawah yg sangat curam rawan.

Kalau ingin narsis tetap ingat safety first kawan. Nampak jelas bekas letusan mengerikan Ciremai di masa dahulu yg meninggalkan kawah besar seperti ini. Di puncak seperti ini kalian terus mensyukuri semuanya. Setelah perjalanan panjang kalian akhirnya mampu berdiri di tanah tertinggi di Jawa Barat.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/30/112000/3282427/1025/menggapai-puncak-tertinggi-jawa-barat
Terima kasih sudah membaca berita Menggapai Puncak Tertinggi Jawa Barat. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menggapai Puncak Tertinggi Jawa Barat"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.