Mengenal Suku Salakirat, Harta Budaya Indonesia Di Mentawai

No comment 58 views

Berikut artikel Mengenal Suku Salakirat, Harta Budaya Indonesia di Mentawai, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Beberapa waktu dahulu aktor Liam Hemsworth dikabarkan liburan dan main surfing di Mentawai. Namun tak cuma itu, Mentawai juga milik Suku Salakirat.

Adalah Mentawai, daerah yg kaya dengan atraksi wisata alam dan budayanya yg masih kental dan tak terlalu tersentuh dengan modernisasi.

Mentawai yaitu daerah yg terletak di wilayah Indonesia bagian Barat dan yaitu tetangga dari Kota Padang atau provinsi Sumatera Barat.

Mentawai memiliki 4 pulau di dalamnya merupakan pulau Sipora, pulau Siberut (yang yaitu pulau terbesar di Mentawai), Pagai Utara dan Pagai Selatan.

Menariknya, ternyata pulau ini telah di kenal oleh wisatawan luar negeri. Terbukti dari dua wisatawan asing yg ditemui di sana dan kebanyakan coba aktivitas surfing.

Mentawai memiliki ombak yg sangat cocok digunakan buat wisatawan yg menyukai olahraga surfing. Selain menyuguhkan ombak yg sangat luar biasa, Mentawai menawarkan pula pemandangan yg membuat mata sejuk dan hati damai.

Tidak ramai, Mentawai yaitu pulau yg menenangkan hati dengan suara deburan ombaknya yg seolah-olah mengajak kami buat menghampirinya, bermain-main kecil.

Di dua bagian, pulau menakjubkan ini belum dapat terjangkau oleh operator telepon, tetapi pulau ini menggantikan kenyamanan fasilitas teknologi dengan pemandangan alamnya yg sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Bukan cuma alam, Mentawai menyuguhkan atraksi wisata budaya yg tak boleh dilewatkan. Dibalik keelokan pemandangan Mentawai, ternyata daerah menakjubkan ini menyembunyikan harta berharga kebudayaan Indonesia yg terpendam.

Suku Salakirat, suku yg berada Pulau Siberut. Letaknya jauh ke dalam, tetapi sangat direkomendasikan buat dikunjungi dengan memakai perahu yg mereka panggil pong-pong itu yaitu transportasi andalan selama 4 jam dan berkapasitas 4 orang saja dahulu berjalan kaki sekitar 1 jam, kalian mampu mencapai Desa tempat Suku Salakirat tinggal.

Keramahan, keterbukaan, dan senyuman dari orang- orang suku Salakirat bisa membayar perjalanan jauh yg kalian lewati buat bertemu mereka. Meskipun banyak dari mereka yg tak dapat berbahasa Indonesia, tetapi mereka masih mengerti apa yg kalian inginkan.

Di dalam rumah tradisional suku mereka, terdapat dua tulang- tulang hewan buruan mereka yg mempercantik rumah. Beberapa tarian mampu mereka tarikan saat ada pesta, salah satunya adalah tari yg di sebut tari Turu Bilou yg mereka lakukan dengan tujuan bagi hiburan, sedangkan tari Manyang dan tari Gou-Gou buat tarian pertunjukan dan masih banyak ragam tarian yg mereka punya.

Mereka bisa menunjukan aktivitas mereka yg kesehariannya adalah berburu buat pria, sedangkan bagi wanita mengurus rumah. Dengan berpakaian tradisional Kabit (untuk pria) dan Sugune (untuk wanita), mereka menyambut setiap wisatawan asing dan domestik yg tiba ke rumah mereka.

Jika menginap, mereka mulai dengan senang hati memberikan alas tidur yg nyaman. Juga keesokan harinya mereka mulai bangun pagi dan mempersiapkan makanan bagi wisatawan yg datang.

Wisatawan yg tiba pun bisa melihat aktivitas mereka di pagi hari saat mempersiapkan makanan atau berburu. Agama yg mereka anut pun tak jauh berbeda dari kebanyakan masyarakat Indonesia, merupakan Muslim dan Protestan. Namun sebagian dari mereka masih menganut animisme.

Di hari-hari tertentu saat ada satu yg spesial seperti kelahiran, pernikahan dan kematian, mereka mulai mengadakan ritual yg unik.

Seperti ritual saat hari kelahiran, mereka mulai dengan sangat bersukacita mengadakan selamatan. Pesta yg diadakan bagi anak perempuan dan laki- laki pun berbeda.

Untuk nama panggilan, dua dari mereka memiliki nama yg unik seperti Telepon dan Gong. Ketika kalian bertemu dengan ayah mereka, maka kami harus memanggil ayah mereka dengan sebutan aman seperti Telepon, dipanggil aman Lepon.

Suku Salakirat ini adalah suku yg sangat menyenangkan buat dikunjungi. Mereka ramah, terbuka, dan mereka adalah harta yg tak boleh sampai punah di Indonesia.

Merekalah salah sesuatu kekayaan Indonesia. Mereka salah sesuatu kebanggaan Indonesia, dan merekalah yg mulai selalu menghidupkan ibu pertiwi. Jagalah mereka.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/25/123500/3413496/1025/mengenal-suku-salakirat-harta-budaya-indonesia-di-mentawai
Terima kasih sudah membaca berita Mengenal Suku Salakirat, Harta Budaya Indonesia di Mentawai. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengenal Suku Salakirat, Harta Budaya Indonesia Di Mentawai"