Mengenal Suku Bajo Mantigola Di Ambewa, Wakatobi

No comment 130 views

Berikut artikel Mengenal Suku Bajo Mantigola di Ambewa, Wakatobi, Semoga bermanfaat

Ambewa – Suku Bajo Mantigola yg mayoritas bermukim di Sulawesi dikenal sebagai sang pengembara laut. Traveler pun mampu singgah ke pemukimannya di Ambewa, Wakatobi.

Bajo terkenal sebagai orang laut. Mereka tak tinggal di daratan, melainkan di atas laut. Sebutan mereka kepada orang selain Bajo adalah orang darat.

“Bajo itu suku pendatang. Dulu mereka tiba ke sini tahun 1600-an,” Ujar tur leader Toudani, Nuryanti kepada detikTravel Kamis (3/11/2016).

Komunitas Bajo sendiri terdiri dari beragam kelompok. Salah satunya Bajo Mantigola di selatan Pulau Kaledupa.

Traveler yg ingin berkunjung mampu menjangkau pemukiman Bajo Mantigola cuma sekitar 20 menit dari Kota Ambewa, Pulau Kaledupa, Wakatobi. Jangan kaget, masyarakat Bajo mulai segera menempel kepada setiap turis yg tiba minta di foto lho!

Pemukiman Suku Bajo Mantigola dibangun di atas karang (Bonauli/detikTravel)Pemukiman Suku Bajo Mantigola dibangun di atas karang (Bonauli/detikTravel)

Masyarakat Bajo Mantigola tak memiliki lahan tinggal di Pulau Kaledupa. Namun orang darat (warga Kaledupa) meminjami lahan mereka bagi digunakan. Karena, mereka memang telah terbiasa hidup di laut. Pembangunan rumahnya pun tak di darat, melainkan di atas laut.

Pemukiman dibangun di atas air laut dengan memakai timbunan karang. Masyarakat membangun jembatan kayu sebagai penghubung buat akses jalan ke segala perkampungan. Namun telah ada sebagian masyarakat yg melakukan pembangunan dengan tiang beton.

“Suku Bajo itu unik, mereka dibilang primitif oleh orang luar, tetapi navigasi laut mereka justru lebih maju dibandingkan orang darat,” ujar tur guide Toudani, Edi.

Label orang laut pun memang tidak salah di sandangkan bagi suku Bajo. Mereka tak pernah memakai kompas atau alat navigasi bagi melaut.

Mereka pun dikenal sebagai pelaut ulung (Bonauli/detikTravel)Suku Bajo Mantigola pun dikenal sebagai pelaut ulung (Bonauli/detikTravel)

Air bersih pun telah masuk ke dalam desa dengan jalur pipa yg sebagian telah masuk rumah. Mereka milik cara mandi yg khas. Bajo Mantigola masih mandi dengan memakai air laut tanpa sabun. Kemudian dibilas dengan air tawar dan menggunakan sabun.

Listrik masih memakai genset yg menyala pukul 18.00 WITA sampai 23.00 WITA. Genset yaitu sumbangan dari pemerintah. (rdy/rdy)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/11/03/125543/3336305/1519/mengenal-suku-bajo-mantigola-di-ambewa-wakatobi
Terima kasih sudah membaca berita Mengenal Suku Bajo Mantigola di Ambewa, Wakatobi. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengenal Suku Bajo Mantigola Di Ambewa, Wakatobi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.