Mengenal Kawasan Little Arab Di Ibukota Jakarta

No comment 117 views

Berikut artikel Mengenal Kawasan Little Arab di Ibukota Jakarta, Semoga bermanfaat

Jakarta – Lewat ke daerah Cikini di Jakarta, bisa dijumpai banyak pendatang Arab. Ayo kalian mengenal kawasan yg disebut sebagai Little Arab-nya Jakarta.

Daerah Cikini di Jakarta Pusat identik dengan sejumlah resto dan pendatang dari Arab. Wajar seandainya kawasan itu disebut sebagai Little Arab oleh orang sekitar. Tapi bukan sekedar kebetulan, ada suatu kisah di baliknya.

Bersama dengan Jakarta Food Adventure, detikTravel pun menjelajahi kawasan Little Arab yg memanjang dari Cikini hingga jalan Raden Saleh pada Sabtu sore kemarin (18/6/2016). Dalam acara tur bertajuk ‘Explore Little Arab’, aku pun mendatangi sejumlah destinasi yg milik sejarah dan kaitan dengan pendatang Arab.

Sore itu langit telah mendung dan akan sedikit gerimis. Namun hal itu tak mengurangi antusiasme dari para rekan peserta tur Jakarta Food Adventure. Para pemandu yg terdiri dari Adjie Hadipriawan, Indra Diwangkara, Idfi Pancani dan Ira Lathief tampak senada dengan tema dalam balutan pakaian Timur Tengah.

Tentunya ini adalah perjumpaan kedua detikTravel dengan Jakarta Food Adventure setelah Kampung Tugu. Bedanya, hari ini aku mulai menelusuri sejumlah destinasi di Cikini yg disebut sebagai ‘Little Arab’.

Makam Habib Cikini (Randy/detikTravel)

Setelah dibagi menjadi empat kelompok, aku pun memulai perjalanan dari TIM menuju destinasi pertama. Yakni makam Habib Abdurahman bin Abdullah Al Habsyi. Beliau yaitu tokoh setempat kelahiran Semarang yg disebut juga sebagai Habib Cikini. Ia dikenal sebagai penyebar Islam di kawasan Batavia dulu.

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Masjid Al Makmur Raden Saleh yg masih berada di daerah Cikini. Dijelaskan oleh Adjie, masjid tersebut berdiri di atas tanah maestro lukis Raden Saleh yg masih berketurunan Arab.

“Kebetulan kawasan Cikini dan Raden Saleh dari lalu banyak sekali pendatang Arab, tetapi tak ada yg bertinggal di sini milik rumah. Tenyata itu berkenaan dengan masjid yg kami kunjungi. Jadi awalnya masjid itu didirikan oleh orang yg masih berketurunan Arab. Siapa dia? Dia adalah Raden Saleh,” cerita Adjie.

Bagi yg belum tahu, Raden Saleh dikenal sebagai tokoh yg melukis Pangeran Diponegoro. Karyanya pun telah diakui dan melalang buana di sejumlah galeri dalam negeri hingga internasional. Begitu pun dengan kisah hidupnya.

Masjid bersejarah yg dibangun di atas tanah Raden Saleh (Randy/detikTravel)

“Jadi Raden Saleh itu bangsawan Jawa tetapi berdarah Arab gitu. Nah, mereka sangat menghormati. Itu sangat memberi kesan buat mereka bahwa leluhur mempunyai masjid di sini dan masih dihormati sampai sekarang,” lanjut Adjie.

Diceritakan juga oleh Adjie, bahwa wisatawan Arab yg liburan empat kali setahun pasti meluangkan ziarah ke masjid tersebut buat melaksanakan salat. Selain itu, masjid tersebut juga menjadi tempat kumpul dari para tokoh Sarikat Islam dan Masyumi dulu. Tampak dari gambar bulan bintang di salah sesuatu sisi masjid.

Jadi itulah salah sesuatu alasan kuat yg mendasari banyaknya pendatang Arab di kawasan Cikini. Seiring itu, bisa dijumpai juga aneka restoran hingga suvenir Timur Tengah.

Apabila Anda tertarik buat mengetahui kisahnya lebih lanjut, tiba lah segera ke kawasan ‘Little Arab’ di Cikini. Mumpung weekend.

Masjid ini banyak didatangi peziarah dari Arab (Randy/detikTravel)

(rdy/krn)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/19/103000/3236781/1519/mengenal-kawasan-little-arab-di-ibukota-jakarta
Terima kasih sudah membaca berita Mengenal Kawasan Little Arab di Ibukota Jakarta. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengenal Kawasan Little Arab Di Ibukota Jakarta"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.