Mengapa Orang Jawa Tengah Andal Mengolah Masakan Kambing?

No comment 98 views

Berikut artikel Mengapa Orang Jawa Tengah Andal Mengolah Masakan Kambing? , Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Kambing adalah salah sesuatu bahan masakan yg paling riskan bagi diolah. Tepat dalam mengolah kambing, hasil masakan tentu mulai lezat, tapi seandainya gagal mengolah kambing, makanan mulai berbau, alot, dan merusak segala bumbu masakan lainnya.

Bicara soal kemampuan mengolah kambing sebagai sebuah masakan, mampu dibilang masyarakat Jawa Tengah jagonya. Nusantara mengenal dua masakan berbahan dasar kambing seperti sate, gulai, tongseng, tengkleng dan segala masakan tersebut berasal dari daerah di Jawa Tengah.

“Daerah di Jawa Tengah seperti Solo, Sleman, Bantul, Yogya, Boyolali, itu memang terkenal sebagai sentra kambing. Karena banyaknya kambing, mereka jadi tahu mengolahnya,” kata pengamat kuliner, Arie Parikesit di acara Kecap Bango Melestarikan Kuliner Nusantara, di Restoran Oasis, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Memang benar kata Arie, pengalaman KompasTravel menyantap masakan berbahan daging kambing di daerah Jawa Tengah memang tidak pernah ada yg salah.

Dagingnya empuk sampai jeroan kambing pun mampu diolah menjadi masakan yg nikmat. Presiden Joko Widodo yang berasal Solo, lewat akun Instagramnya menyampaikan hampir tiap hari ia makan daging kambing, karena begitu gemar mulai masakan daging kambing.

Jadi apa sebenarnya rahasia mengolah daging kambing dari ahlinya? Sutiarno, pemilik rumah makan Tongseng Petir Pak Nano menyampaikan seandainya tidak ada perbedaan antara daging kambing Jawa Tengah dan daerah lainnya.

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Tengkleng kambing Mbak Diah, Solo.

“Paling utama biar tak alot itu diseset bagian luar (selaput) daging. Jadi dagingnya saja. Itu sesetannya untuk masak gulai. Dagingnya bagi masak yg lain. Dagingnya juga tidak boleh kena air, nanti bau,” kata Sutiarno.

Pasangan Sutiarno, Marmi menambahkan daun jeruk berpengaruh pada bau atau tidaknya daging kambing. “Lada juga, pakai lada hitam biar terasa, jangan lada putih,” kata Marmi.

Sekarang terjawab telah mengapa masyarakat Jawa Tengah andal dalam mengolah masakan kambing.

Jangan lewatkan coba kuliner legenda olahan kambing di Jawa Tengah seperti Tengkleng Mba Diah di Solo, Tongseng Petir Pak Nano di Bantul, Tongseng Kicik Pak Jede di Sleman dan masih banyak lainnya.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/31/075000327/Mengapa.Orang.Jawa.Tengah.Andal.Mengolah.Masakan.Kambing.
Terima kasih sudah membaca berita Mengapa Orang Jawa Tengah Andal Mengolah Masakan Kambing? . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mengapa Orang Jawa Tengah Andal Mengolah Masakan Kambing?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.