Menenangkan Pikiran Di Bali, Ubud Tempatnya

No comment 39 views

Berikut artikel Menenangkan Pikiran di Bali, Ubud Tempatnya, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Liburan ke Bali tak melulu pantai, tetapi mampu juga buat menenangkan pikiran. Ubud pun dapat jadi pilihan.

Bali, liburan kali ini dalam rangka reuni kecil dengan sahabat-sahabat dari Jawa Timur setelah dua bulan ini terpisah antar pulau. Dari Pulau Sumatera, Sulawesi, Jawa dan Lombok. Kami pun bertemu di Pulau Bali.

Kenapa memilih Bali? Karena menurut kita Bali berada di posisi tengah-tengah, padahal sih tak juga ya.

Reuni kecil ini telah dua bulan direncanakan. Sudah dua kali mengubah destinasi akan dari Bandung, Malang, Derawan hingga ke Karimun Jawa, yg pada akhirnya jatuhlah pilihan kalian ke Pulau Dewata.

Kami berencana mengarungi meeting kita ini selama tiga hari di Pulau Bali. Jumat, 24 Februari 2017, kalian pun berangkat sesuatu persatu dari tempat rantau kami. Medan, Jakarta, Makassar, Bitung, Lombok menetapkan buat berkumpul terlebih lalu di bandara yg sebelumnya juga telah ditunggu oleh sahabat kalian yg memang telah bertugas di Bali.

Pukul 23.00 pun kita telah berkumpul semua, ngaret 2 jam karena pesawat yg aku tumpangi delay selama hampir 2 jam. Setelah berkumpul semua, kita pun bergegas menuju kawasan Ubud dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam dari Bandara Ngurah Rai, Bali.

Ubud yaitu sebuah kawasan yg cocok buat beristirahat dari penatnya perkotaan. Kawasan yg berada di Kabupaten Gianyar ini masih asri, tenang dan memiliki udara yg sangat sejuk.

Ubud terkenal oleh wisatawan karena lokasinya yg terletak di antara hutan dan persawahan yg membuat pemandangan alam yg sangat indah. Hari pertama di Ubud, pagi harinya kita pun berencana mengunjungi dua lokasi wisata yg berada di kawasan Ubud ini.

Lokasi pertama yg kita kunjungi adalah Desa Tegallalang. Salah sesuatu objek wisata yg paling terkenal di Ubud adalah hamparan sawah yg hijau dan bertingkat-tingkat atau terasering dengan kemiringan yg cukup curam.

Hamparan sawah ini sudah memikat para wisatawan, baik asing maupun lokal. Di Desa ini kalian mulai merasakan suasana yg nyaman, damai dan tentram.

Untuk memasuki persawahan, tak dipungut biaya cuma sekedar sumbangan sukarela saja. Selain mampu menikmati keindahan alam yg tersedia, pengunjung juga mampu membeli oleh-oleh khas bali yg berjajar di sepanjang jalan.

Setelah dari Desa Tegallalang, kalian pun menuju Bali Pulina. Bali Pulina yaitu kawasan agrowisata kebun kopi dan coklat. Lokasinya masih di Desa Tegallalang, cuma berjarak 100 meter dari kawasan persawahan tepatnya di Jalan Banjar Pujung Kelod.

Bali Pulina memang ketika ini sedang populer dikalangan para pengguna instagram. Lokasi wisata yg memiliki spot foto instagenic ini menarik buat dikunjungi. Untuk harta tiket masuk cukup mahal sih ya, merupakan sebesar Rp 100.000

Dengan tiket masuk sebesar itu cukup sebanding sih dengan pelayanan dan fasilitas yg diberikan. Kita bisa mencicipi 8 macam minuman dengan rasa yg berbeda dan pisang goreng yg disediakan gratis.

Kedelapan macam itu Adalah Pure Cocoa, Bali Coffe, Chocolate Coffe, Ginger Tea, Ginger Coffe, Vanilla Coffe, Lemon Tea, Dan Ginseng Coffe.

Setelah mencicipi kedelapan rasa, kami boleh memilih sesuatu buat dipesan dengan gratis. Tempat-tempat duduk yg disedikan juga cukup unik, merupakan terbuat dari kayu dengan bentuk yg natural. Selain itu juga nuansa yg diberikan sangatlah alami dengan pemandangan hijau di depannya.

Selain menikmati pemandangan dan aneka kopi, kami juga mampu melihat pembuatan kopi secara tradisional. Di Bali Pulina juga terdapat luwak yg mampu kami beri makan dengan biji kopi.

Bali Pulina juga memiliki Anjungan yg yaitu spot selfie para pengunjung, anjungan yg terbuat dari kayu yg kokoh dengan bentuk yg menyerupai bentuk daun. Untuk menikmati nuansa bali yg lain, tak ada salahnya bagi tiba kesini.

Setelah dari Pulina, kalian pun melanjutkan perjalanan kita ke Bukit Campuhan. Bukit Campuhan atau kadang disebut sebagai Campuhan Ridge Walk ini berada di Jalan Bangkiang Sidem. Bukit ini berada di sesuatu kawasan dengan pura Gunung Lebah. Pintu masuknya di sebelah pintu masuk Warwick Ibah Luxury Villas & Spa.

Bukit Campuhan menawarkan pemandangan alam yg indah sambil kami jalan-jalan santai menikmati segarnya udara. Sepanjang jalan di Bukit Campuhan, kami mulai menikmati hijaunya padang ilalalang yg memenuhi bukit.

Bukit ini juga diapit oleh 2 anak sungai, sehingga tercipta lembah dengan rerimbunan pepohonan. Dari kejauhan kalian mampu melihat pohon dan hamparan persawahan, juga kelihatan hotel dan villa di tebing-tebing yg tinggi.

Banyak wisatawan yg tiba ke sini selain bagi berwisata, juga buat jogging maupun bersepeda.

Tips seandainya berkunjung ke sini, bawalah air mineral. Karena di lokasi ini tak ada penjual minuman, tetapi ingat jangan membuang sampah sembarangan.

Waktu terbaik buat ke sini adalah pagi hari atau pun sore hari. Jika siang hari, Bukit campuhan sangatlah panas karena yaitu wilayah wisata alam terbuka.

Bukit Campuhan usai kita jelajahi, kita pun melanjutkan perjalanan kalian ke Canggu. Usai telah perjalanan kita di Ubud. Kami bermalam di daerah Canggu bagi beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan kalian esok harinya.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/25/112000/3449754/1025/menenangkan-pikiran-di-bali-ubud-tempatnya
Terima kasih sudah membaca berita Menenangkan Pikiran di Bali, Ubud Tempatnya. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menenangkan Pikiran Di Bali, Ubud Tempatnya"