Mendaki Batur Dan Melihat Sunrise Terindah Di Bali

No comment 115 views

Berikut artikel Mendaki Batur dan Melihat Sunrise Terindah di Bali, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Jangan cuma puas melihat sunrise dari kaki Gunung Batur. Sekali-kali cobalah mendaki dan akan hari yg luar biasa dari puncaknya.

Sesudah mendaki atap Pulau Bali, aku dan teman aku (@elfriday_) tidak puas sampai di situ saja. Setelah mendaki Gunung Agung, kita pun segera menuju daerah Kintamani. Kami melanjutkan rencana yg telah kalian susun sebelumnya sewaktu di Surabaya, merupakan mendaki Gunung Batur.

oh ya, kita ke Kintamani meminta bantuan dari bli Ketut, guide yg telah menemani kita mendaki Gunung Agung. Dia bersedia mengantarkan kalian dari Karangasem menuju Kintamani, dengan mobil pick upnya tentunya dengan membayar jasa antar ya. Nggak gratis hehehe.

Kami sampai di Kintamani sore hari, bli Ketut cuma mengantar kita sampai pintu gerbang masuk kawasan wisata Kintamani. Setelah turun dari mobilnya, kita berencana buat mencari hotel/ penginapan yg dekat dengan pendakian gunung Batur.

Setelah bertanya-tanya ke penduduk setempat, kamipun diantar menuju sebuah hotel yg dekat dengan pos pendakian. Namannya hotel Surya, kita menyewa kamar bagi sesuatu malam, harga kamar Rp 150 ribu/ malam. Lumayan bagi istirahat setelah dari Gunung Agung.

Kami berencana mendaki Gunung Batur besok paginya, karena tak berniat buat bermalam di Gunung Batur alias tektok saja. Pagipun tiba, jam 3 kita telah siap berangkat dari hotel.

Kami jalan kaki menuju pos pendakian. Jalan masih gelap, kalian menyalakan senter kita dan selalu mengikuti jalan, di tengah gelapnya pagi itu tidak jarang kita disambut meriah oleh gonggongan anjing penduduk, ya lumayanlah bikin ramai suasana.

Tak disangka ternyata lumayan jauh juga pos dari hotel, haduuhhh belum sampai pos telah capek gini. Tak jarang dua mobil mendahului kalian tampaknya mereka rombongan turis yang mulai mendaki Batur juga, karena yg kalian lihat di dalam mobil banyak bule-bule, yahh mencoba dapat numpang pikirku hahaha.

Akhirnya setelah dua lama berjalan, kalian sampai di pos pendakian. Kamipun segera mendaftar dan membeli tiket masuk. Harga tiket Rp 10.000/ orang. Tak jarang bapak-bapak mecoba menawari kita jasa guide buat pendakian, tetapi karena di sini tak wajib seperti Gunung Agung jadi kalian tak menyewa jasa guide.

Maklum mau ngirit juga hehehe. Tak mau lama-lama kita segera akan pendakian, kalian gak mau nanti kelewatan momen sunrise di puncak Batur.

Pagi itu jalur pendakian cukup ramai, aku lihat kebanyakan turis mancanegara. Suasana masih gelap, jalur pendakiannya juga berbatu dan debunya lumayan banyak. Belum lagi treknya yang menanjak bikin kalian terengah-engah. Lampu-lampu senter kelihatan menghiasi jalur pendakian pagi itu.

Perlahan-lahan kalian berjalan, tidak jarang juga kalian berhenti sejenak bagi sekedar minum atau istirahat. Harus semangat, pikiranku jangan lama-lama istirahatnya, nanti sunrisenya kelewat. Kan sayang. Kamipun memacu langkah kami.

Dan akhirnya kamipun sampai di puncak, kurang lebih 1,5 jam perjalanan. Kami telah bersiap menyambut mentari pagi dari puncak Batur.

Dan wow, indahnya suasana, cahaya keemasan dan semilirnya angin pagi itu benar-benar luar biasa, damai sekali terasa. Salah sesuatu sunrise terindah yg pernah aku lihat, yaa,,dari gunung Batur.Danau Batur yg berwarna keemasan, kelihatan pula siluet dari Gunung Agung, dan Gunung Rinjani pun menyapa di ufuk timur. Pagi yg luar biasa.

Matahari telah akan tinggi, kamipun lanjut berjalan menelusuri indahnya kaldera Gunung Batur. Ternyata di puncak Batur ramai warung yg menjual minuman hangat dan makanan. Saya dan teman aku (@elfriday_) menetapkan buat istirahat sebentar di puncak sekedar membuka cemilan kalian bagi mengisi tenaga. @elfriday_ pun berinisiatif bagi membuat latte, seperti biasa ketika mendaki dia terus membawa peralatan coffee/lattenya.

Setelah selesai istirahat dan menikmati latte, kita lanjutkan perjalanan menyisir kaldera. Oiya denger-denger di sini kalian mampu coba merebus telur dengan uap panas kawah Batur.

Kamipun mencobanya, tidak mau melewatkan kesempatan dan pengalaman unik ini. Kamipun segera mencobanya, tetapi mungkin lebih tepat menyetim telur bukan merebus. Karena yg kalian lakukan adalah memasukan telur ke lubang-lubang yang keluar uap panas dan menutupnya dengan rumput. Dan setelah dua menit, telurnya pun matang dan mampu dimakan. Hmm, nyam-nyam, lumayan mengisi perut yg telah kelaparan.

Setelah puas dari menikmati sunrise, membuat latte, menyetim telur dan foto-foto kamipun siap turun. Tidak disangka ternyata suasana telah sepi, tak ada lagi pendaki, turis-turispun biasanya cuma menikmati sunrise dulu segera turun.

Ya, sebagai informasi, Gunung Batur ini yaitu sebuah gunung berapi aktif di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Kaldera Gunung Batur sudah ditetapkan sebagai bagian dari Global Geopark Network, dan salah sesuatu kaldera terluas di dunia. Juga terdapat Danau Batur yg berbentuk bulan sabit terbentuk dari letusan Gunung Batur. Puncak Gunung Batur mempunyai ketinggian 1.717 mdpl.

Bagi sahabat traveler yg ingin menikmati sunrise yang indah, gunung Batur menjadi pilihan yg tepat ketika jalan-jalan di Bali. Enjoy the paradise ya guys and keep safety first.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/07/30/131400/3262000/1025/mendaki-batur-amp-melihat-sunrise-terindah-di-bali
Terima kasih sudah membaca berita Mendaki Batur dan Melihat Sunrise Terindah di Bali. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mendaki Batur Dan Melihat Sunrise Terindah Di Bali"