Menawannya ‘Bidadari’ Pendamping Gunung Semeru

No comment 144 views

Berikut artikel Menawannya ‘Bidadari’ Pendamping Gunung Semeru, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Gunung Semeru dengan puncak Mahamerunya memang gagah nan tampan. Sudah semestinya ia memiliki pendamping yg menawan nan cantik.

 

Ranu Kumbulo yaitu sebuah danau yg memiliki keindahan luar biasa bak ‘bidadarinnya’ Semeru. Danau yg berada di ketinggian 2400 mdpl ini memang menjadi tempat favorit seandainya mendaki Gunung Semeru selain puncak ya tentunya. Jadi tidak heran seandainya Ranu Kumbolo tidak jarang ramai didatangi pengunjung baik dari sekitar Pulau Jawa maupun luar Jawa bahkan luar negeri kecuali seandainya sedang ditutup yah jalur pendakiannya.

 

Untuk menuju Ranu Kumbolo, yg pertama kami harus tiba ke Ranu Pani. Ranu Pani yaitu sebuah desa terakhir di kaki Gunung Semeru yg yaitu start awal pendakian menuju Ranu Kumbolo. Untuk menuju Ranu Pani, dari Kota Malang, kami bisa memakai angkutan umum atau charter mobil bagi menuju pasar Tumpang. Untuk menuju Pasar Tumpang, terdapat angkutan umum dari Terminal Arjosari menuju Pasar Tumpang warna putih dengan ongkos Rp 7.000 dengan waktu tempuh 1 hingga 1,5 jam. Dari Pasar tumpang, kami harus menumpang Jeep ataupun angkutan sayur yg menuju Ranupani. Untuk sewa jeep ini harga tidak jarang berubah-ubah berkisar Rp 800 ribu hingga Rp 1,3 juta bagi PP dengan kapasitas mampu hingga 15 orang.

 

Setelah datang di Desa Ranupani, kami harus melakukan registrasi di Pos bagi dikerjakan pendataan peserta dan barang bawaan yg dibawa. Untuk registrasi ini diperlukan Fotocopy KTP dan Surat Keterangan Berbadan Sehat. Jadi jangan sampai lupa ya. Biaya registrasi sebesar Rp 17.500 perhari ketika hari kerja dan Rp 27.500 perhari ketika hari libur. Jika kalian terlalu malam datang di Desa Ranupani, kami mampu bermalam baik homestay maupun mendirikan tenda karena banyak terdapat lokasi buat camping. Di Desa Ranu Pani yg berada di ketinggian 2200 mdpl ini juga terdapat danau yg cukup bagus bagi tempat camping di sisi danau.

 

Setelah melakukan registrasi, kami mampu memulai buat trekking. Perjalanan menuju Ranu Kumbolo kami mulai melewati dua pos yg ditiap pos terdapat penjual gorengan dan semangka segar. Dari Pos registrasi, kalian berjalan di jalan aspal yg sedikit rusak dan kemudian datang di pintu gerbang Gunung Semeru. Setelah melewati pintu gerbang, jalan yg kami lewati sedikit menanjak dengan sisi kanan perkebunan sayur warga. Setelah melewati beebrapa tanjakan, kami mulai menemui jalan landai dengan jalur sedikit menanjak. Setelah berjalan kurang lebih 90 menit, kami mulai menemukan suatu tempat yg bernama Landengan Dowo dengan jarak sekitar 3 kilometer. Di Landengan Dowo ini banyak terdapat pohon akasia. Landengan Dowo berada di ketinggian 2270 mdpl.

 

Setelah melewati Landengan Dowo, kalian berjalan melipir di sisi tebing dan setelah berjalan kurang lebih 3 kilometer, kalian mulai bertemu dengan tempat yg bernama Watu Rejeng. Watu Rejeng berada di ketinggian 2300 mdpl. Jarak tempuh dari Landengan Dowo ke Watu Rejeng kurang lebih 1,5 jam.

 

Setelah melewati Watu Rejeng barulah kami mulai sampai di Ranu Kumbolo. Jalan yg dilewati banyak jalan berupa tanjakan tak seperti di jalan sebelumnya yg didominasi trek landai. Jarak tempuh Watu Rejeng ke Ranu Kumbolo kurang lebih 4,5 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam. Jalur cukup menanjak merupakan saat setelah melewati Pos 3.

 

Sebelum sampai di Ranu Kumbolo, kami dapat berisitirahat sebentar di sebuah bangunan shelter yg dinamakan Pos 4. Pos 4 ini berada di atas Ranu Kumbolo sehingga mampu melihat danau dari atas. Dari pos 4 ini kami bisa akan memilih mau ngecamp dimana. Mayoritas pengunjung yg berkunjung ke Ranu Kumbolo biasanya memilih bermalam di dekat ‘Tanjakan Cinta’ karena di sana terdapat bangunan shelter yg terdapat penjulan makanan dan minuman dan mampu melihat matahari terbit di pagi hari.

 

Setelah mendirikan tenda, kalian bisa beristirahat atau seandainya ingin jalan-jalan sebentar. Selain itu, kalian mampu menaiki tanjakan cinta dan melihat keindahan Ranu Kumbolo dari sudut yg yang lain dan juga bisa melihat Oro-Oro Ombo dari atas.

 

Ranu Kumbolo sendiri berada di ketinggian 2400 mdpl. Di sekitar danau terdapat banyak pohon-pohon yg rindang dan banyak terdapat juga sisa-sisa pohon tumbang yg tidak jarang dijadikan spot foto para pengunjung. Suhu di Ranu Kumbolo terkadang mencapai 5 derajat sehingga persiapkanlah pakaian hangat dan persiapakan juga keadaan fisik seandainya ingin berkunjung ke Ranu Kumbolo.

 

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/17/112600/3390252/1025/menawannya-bidadari-pendamping-gunung-semeru
Terima kasih sudah membaca berita Menawannya ‘Bidadari’ Pendamping Gunung Semeru. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Menawannya ‘Bidadari’ Pendamping Gunung Semeru"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.