Mau Lihat Cendrawasih Di Hutan Raja Ampat?

No comment 19 views

Berikut artikel Mau Lihat Cendrawasih di Hutan Raja Ampat?, Semoga bermanfaat

Waisai – Papua memang identik dengan burung cendrawasihnya yg cantik. Traveler yg mau melihat burung khas Papua ini mampu tiba ke Desa Sapokren di Raja Ampat.

detikTravel mendapat undangan bagi berkunjung ke Raja Ampat dari Sidang Sinode GKI XVII minggu lalu. Kunjungan kali ini, detikTravel berserta awak media lainnya diajak bagi berburu burung khas Papua, cendrawasih.

Tak sembarang tempat, cendrawasih ini berhabitat di Desa Sapokren. Desa ini bisa ditempuh 40 menit dari Kota Waisai.

Hal pertama yg harus dikerjakan agar bisa menimkmati watching bird adalah traveler harus bangun pagi. Bird watching dapat dinikmati dapat dinikmati akan pukul 05.00-06.30 WIT. Kalau mau bird watching ketika sore juga dapat merupakan pukul 15.00 WIT.

Baliho penunjuk bird watching (Bonauli/detikTravel)Baliho penunjuk bird watching (Bonauli/detikTravel) Foto: undefined

Kedua, traveler tidak boleh menggunakan kosmetik yg berbau. Seperti deodoran, parfum atau sabun yg menyengat. Karena penciuman dari burung sangatlah tajam. Akan lebih bagus kalau traveler tak mandi, sehingga aroma tubuh dapat tersamar.

Begitu sampai di pintu masuk desa, mulai ada sebuah baliho yg menjelaskan tentang watching bird. Traveler tidak dapat segera menjumpai burung cantik ini begitu saja.

Untuk menikmati tarian cendrawasih, traveler harus masuk ke dalam hutan dan trecking sekitar 30 menit. Tentu saja ditemani oleh guide khusus dari desa Sapokren.

Hanya 30 menit, namun jalur yg ditempuh mampu dibilang curam. Tidak tak cuma menanjak tetapi juga licin.

Treking sekitar 30 menit di dalam hutan (Bonauli/detikTravel)Treking sekitar 30 menit di dalam hutan (Bonauli/detikTravel)

Selama perjalanan traveler mulai disambut dengan suara cendrawasih, kakatua, bangkong dan lainnya. Penghuni hutan selalu bersahut-sahutan dengan suara merdu mereka seakan sedang bernyanyi di sebuah pesta.

Ada beberapa spot yg menjadi titik berkumpulnya cendrawasih, titik pertama yag berada di atas bukit adalah habitat indukan, sedangkan tempat kedua berada di sebelah barat habitat indukan adalah habitat anakan

“Di sini ada 2 macam cendrawasih merupakan cendrawasih merah dan cendrawasih belah rotan” ungkap Genes, pemandu kami.

Saat treking, guide mulai memberikan penjelasan tentang habitat burung dan tumbuh-tumbuhan yg ada di habitatnya. Salah satunya tumbuhan Aikapu.

Pohon aikapu (Bonauli/detikTravel)Pohon aikapu (Bonauli/detikTravel)

“Aikapu milik keunikan tersendiri, ia tak dapat ditanam (harus tumbuh sendiri) dan buahnya berbau seperti kotoran manusia. Jadi ketika masuk ke hutan dan ada bau tak sedap, berarti traveler sedang berada di dekat aikapu” Ujar Genes.

Semakin dekat dengan habitatnya, traveler mulai diminta oleh guide bagi tak bersuara dan mengendap-endap. Karena cendrawasih sangat peka terhadap suara dan gerakan.

detikTravel berhasil melihat segera cendrawasih yg sedang menari di balik pohon. Namun tidak mampu diabadikan karena cendrawasih berada sangat jauh dan cuma menari dalam waktu yg sebentar.

Tak cuma melihat cendrawasih, tim media juda diajak bagi naik ke titik pandang di atas bukit bernama Panorama. Dari sini, traveler mulai melihat pemandangan luas hutan dan lautan Raja Ampat. Keren banget!

Tapi traveler harus berhati-hati nih, karena di hutan ini masih ada lalat babi. Lalat ini berukuran seperti lebah dan menghisap darah manusia. Parahnya, setelah dihisap darah pada luka tak mulai berhenti dan selalu mengeluarkan darah.

Lalat babi yg menghisap darah manusia (Bonauli/detikTravel)Lalat babi yg menghisap darah manusia (Bonauli/detikTravel)

Traveler yg mau coba watching bird dapat tiba di 3 waktu setiap bulannya. Awal bulan merupakan tanggal 4-6, tengah bulan merupakan tanggal 15-17 dan akhir bulan merupakan tanggal 25-28. Tiket masuk yg dikenakan adalah Rp 200.000 per orang, harga ini telah dengan pemandu tentunya.

Selain diving, bird watching juga jadi pilihan wisata yg khas dari Tanah Papua. Yuk, ke sini! (bnl/aff)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/20/161621/3451615/1519/mau-lihat-cendrawasih-di-hutan-raja-ampat
Terima kasih sudah membaca berita Mau Lihat Cendrawasih di Hutan Raja Ampat?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mau Lihat Cendrawasih Di Hutan Raja Ampat?"