Mau Liburan Mewah Atau “Backpacker” Ke Sumba? Bisa!

No comment 85 views

Berikut artikel Mau Liburan Mewah atau “Backpacker” ke Sumba? Bisa!, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – “Sumba bukan Sumbawa!” ujar James McBride, Managing Partner Nihiwatu ketika acara jumpa pers ‘Nihiwatu Resort Terpilih Sebagai Hotel Terbaik Dunia’ di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Dia “gemas” lantaran selama ini banyak yg mengira seandainya Sumba dan Sumbawa sama. Padahal keduanya adalah pulau berbeda, provinsi berlainan, dan jarak yg jauh pula.

Perlu dicatat seandainya Sumbawa terletak di Nusa Tenggara Barat dan Sumba terletak di Nusa Tenggara Timur. Sumba menyimpan banyak pesona. Mulai dari pantai perawan dengan air biru jernih, pasir putih, dan ombak bergulung yg cocok bagi berselancar sampai kebudayaan yg layak dieksplor dengan berkunjung ke kampung adat dan festival rakyat.

(BACA: Nihiwatu Sumba, Inilah Hotel Terbaik di Dunia)

Akses menuju Sumba juga sebenarnya tidak sulit. “Dalam sehari terus ada penerbangan buat ke Sumba dari Bali,” ungkap Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole.

Dari pantauan KompasTravel, maskapai Garuda Indonesia melayani penerbangan dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali menuju Bandara Tambolaka, Sumba setiap hari dengan jadwal penerbangan pukul 13.00.

Selain Garuda ada pula Wings Air yg melayani rute Denpasar ke Tambolaka, Sumba setiap hari pukul 11.45. Penerbangan dari Bali ke Sumba memakan waktu kurang lebih 1,5 jam.

KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA Kampung adat Tarung, Waikabubak, Nusa Tenggara Timur.

Untuk akomodasi tidak perlu khawatir. Ingin liburan santai dengan resort kelas dunia, Sumba milik Nihiwatu Resort yg mendapat predikat sebagai hotel terbaik di dunia tahun 2016 dari majalah Travel + Leisure.

“Di kota Sumba ada empat hotel yg bukan berbintang. Kalau ingin lebih hemat dapat menginap di homestay rumah-rumah penduduk,” saran Agustinus.

(BACA: Wisatawan Jakarta, Anda Dibidik Nihiwatu, Hotel Terbaik Dunia di Sumba)

Waktu terbaik buat mengunjungi Sumba jatuh pada bulan Juli. “Bulan Juli itu di pantai paling bagus. Apalagi untuk surfing. Cuacanya juga cerah di bulan Juli,” kata Agustinus.

Ketua Bapeda Sumba Barat, Alosera menyampaikan seandainya tahun 2015, daerah Sumba Barat masih lebih diminati wisatawan mancanegara daripada wisatawan domestik.

“Ada 9.000 wisatawan mancanegara dan 4.000 wisatawan domestik yg berkunjung tahun kemarin,” kata Alosera.

Agustinus menambahkan wisatawan dari Perancis, Jerman, Jepang, dan Singapura adalah wisatawan yg paling banyak berkunjung ke Sumba. Jadi kapan Anda berkunjung ke Sumba? 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/20/051600827/Mau.Liburan.Mewah.atau.Backpacker.ke.Sumba.Bisa.
Terima kasih sudah membaca berita Mau Liburan Mewah atau “Backpacker” ke Sumba? Bisa!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Mau Liburan Mewah Atau “Backpacker” Ke Sumba? Bisa!"