Lukisan Miliaran Rupiah Ini Dikawal Ketat Oleh Brimob Dan Paspampres

Berikut artikel Lukisan Miliaran Rupiah Ini Dikawal Ketat oleh Brimob dan Paspampres, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Tak hanya presiden yg perlu dikawal secara ketat. 28 Lukisan koleksi Istana Negara Republik Indonesia ini juga dianggap penting, sampai perlu dikawal ketat oleh Brimop dan Paspampres.

Beberapa lukisan diboyong segera dari Istana Negara Bogor, Cipanas, dan Gedung Agung, Yogyakarta bagi sampai ke Galeri Nasional Indonesia. Ada 28 lukisan yg dipamerkan dalam pameran “Goresan Juang Kemerdekaan : Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia”.

“Dari bulan Juli, kalian panitia dibantu oleh Brimob dan Paspampers bagi mengawal lukisan-lukisan ini sampai ke sini. Jika di sini seperti tak terlalu ketat, memang sengaja agar kesannya tidak terlalu serius. Tapi hati-hati saja, di sini banyak mata-matanya,” kata Mikke Santoso, Kurator pameran Goresan Juang Kemerdekaan kepada KompasTravel, Senin (1/8/2016).

Mikke mengaku tidak bisa menjelaskan secara terperinci berapa nilai dari lukisan-lukisan karya maestro lukis Indonesia tersebut. Antara yang lain lukisan karya Affandi, Basoeki Abdullah, S Sudjojono, dan dua maestro lainnya.

“Kalau lukisan Raden Saleh yg Penangkapan Pangeran Diponegoro itu saja, tahun 2010 dinilai oleh Departmen Keuangan mencapai Rp 48 miliar. Tetapi disebutkan di Kompas kalau nilainya mampu beberapa sampai tiga kali lipat itu,” kata Mikke.

Lukisan yg Mikke maksud terpajang di pameran Goresan Juang Kemerdekaan. Karya seni tersebut tercatat sebagai lukisan tertua di pameran yg dibuat oleh Raden Saleh pada tahun 1857.

Selain bernilai jual tinggi, lukisan-lukisan yg dipamerkan bagi memeringati 71 tahun kemerdekaan RI ini juga memiliki nilai sejarah yg tinggi. Misalnya, lukisan dengan judul “Memanah” karya Henk Ngantung yg yaitu lukisan latar belakang pembacaan proklamasi Indonesia pada 17 Agustus 1945 di rumah Soekarno. Ada pula lukisan Affandi dengan judul “Laskar Rakyat Mengatur Siasat 1” yg awalnya dibuat poster bagi memerjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Oleh karena itu, tidak heran, peraturan cukup ketat diberlakukan oleh Galeri Nasional selama pameran berlangsung. Pengunjung tidak boleh berfoto close up dan memakai lampu kamera buat menghindari plagiarisme, tidak boleh membawa tongsis atau benda tajam, dan dilarang makan serta minum di ruang pameran.

Ada delapan orang pemandu yg mengelilingi ruang pamer bagi menjelaskan dan mengawasi pengunjung, serta enam orang penjaga keamanan ketika acara pameran.

Pameran lukisan “Goresan Juang Kemerdekaan : Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia” diselenggarakan dari 2-30 Agustus 2016 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran dibuka setiap hari akan pukul 09.00-20.00 WIB.

Tak dipungut biaya bagi mengunjungi pameran ini. Untuk menuju lokasi Galeri Nasional Indonesia yg terletak di Jalan Medan Merdeka Timur, Anda mampu menaiki angkutan umum TransJakarta dan berhenti di Stasiun Gambir. Gedung Galeri Nasional berada persis di seberang Stasiun Gambir.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/01/202000927/lukisan.miliaran.rupiah.ini.dikawal.ketat.oleh.brimob.dan.paspampres
Terima kasih sudah membaca berita Lukisan Miliaran Rupiah Ini Dikawal Ketat oleh Brimob dan Paspampres. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Lukisan Miliaran Rupiah Ini Dikawal Ketat Oleh Brimob Dan Paspampres"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.