Liburan Sambil Mancing Ikan Di Kepulauan Seribu, Seru Juga!

No comment 105 views

Berikut artikel Liburan Sambil Mancing Ikan di Kepulauan Seribu, Seru Juga!, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Di Kepulauan Seribu, selain mampu snorkling dan diving, traveler juga dapat memancing. Melatih kesabaran mengail ikan buruan, tampaknya seru juga!

Bukan lautan cuma kolam susu..
Kail dan jala cukup menghidupimu..
Tiada badai tiada topan kau temui..
Ikan dan udang menghampiri dirimu..

Sebuah lirik lagu tembang lawas dari grup band Koes Plus yg ingin menggambarkan betapa indahnya Indonesia.

Beranjak dari lagu ini, kita Titis Traveler merupakan Pak Oscar, Pak Rudi, Januar, Bayu, Rafli (Pak Rudi Junior), Yoga, dan Saya coba berpetualang di akhir minggu dengan memancing di Laut Kepulauan Seribu.

Sabtu subuh di ketika langit masih gelap dan suhu masih dingin, kita telah berkumpul di Dermaga TPI Tanjung Pasir (Tangerang). Untuk menuju ke Dermaga tempat kapal kita sandar, kalian harus melewati Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yg pagi itu telah dipenuhi oleh hiruk pikuk para penjual dan pembeli ikan.

Berbagai macam ikan dijual di sini. Tentunya ikan-ikan tersebut masih dalam keadaan segar karena yaitu hasil tangkapan para nelayan di malam hari.

Di dermaga kalian segera bertemu dan berbincang dengan Kapten Kapal mengenai persiapan keseluruhan bagi berlayar. Setelah dinyatakan siap, dahulu seluruh peralatan mancing seperti joran, box ikan, air minum termasuk makanan sarapan pagi dinaikkan ke Kapal.

Kapal yg kita sewa kali ini lumayan canggih karena dilengkapi dengan Fish Finder dan GPS. Tidak cuma itu kapal ini juga menyediakan bilik kayu bagi toilet serta dapur kecil buat kegiatan masak memasak. Pokoknya kapal ini bersiap tempur.

Pelayaran dimulai, sambil berlayar menuju spot pemancingan pertama, kita mengisi waktu dengan sarapan pagi. Setelah itu kita akan menggelar joran, memasang kail, pemberat, dan umpan. Umpan yg kalian pakai kali ini adalah udang hidup. Udang ini kalian beli dari nelayan yg kapalnya berpapasan dengan kapal kami.

Kami pun sampai di spot pemancingan pertama, spot ini ditentukan berdasarkan pengamatan kapten kapal pada fish finder. Jika di monitor fish finder memamerkan ada banyak ikan di suatu titik maka kapal kalian mulai berhenti di titik tersebut. Kemudian jangkar dilemparkan, dan kalian pun langsung melempar joran.

Di sisi kiri kapal ada Bayu dan Pak Oscar, sisi kanan kapal ada Yoga dan Pak Rudi. Di Haluan kapal ada Januar dan Rafli. Sedangkan di buritan kapal ada Kapten dan Crew yg juga ikut mancing. Sedangkan aku telah KO akibat mabuk laut.

Di Spot ini kalian mendapatkan ikan Ekor Kuning, ikan Krapu, dan ikan Layur. Sebuah permulaan yg bagus dan membuat kalian optimis seandainya mancing kali ini kita mulai mendapatkan strikee ikan besar. Setelah menunggu kurang lebih 15-20 Menit dan diantara kalian tak ada lagi yg mendapatkan ikan. Maka kalian lanjutkan berlayar kembali.

Arus yg besar ditambahnya teriknya matahari membuat sebagian besar dari kalian mengalami mabuk laut dan terpaksa merebahkan diri di kursi kayu kapal. Dan yg tersisa cuma Januar, Rafli, Kapten kapal, dan Crew yg masih selalu semangat memancing.

Di Spot kedua, Rafli berteriak bahwa umpannya sudah dimakan ikan, dan dia akan menarik jorannya. Pertarungan pun dimulai. Seperti menonton konser musik, saya, pak Rudi, Bayu, Yoga, dan pak Oscar  cuma dapat duduk dan  memberikan semangat kepada Rafli agar dapat memenangkan pertarungan tersebut dan akhirnya dia berhasil mendapatkan ikan ekor kuning. Sedangkan ketika itu Crew kapal kembali mendapatkan ikan layur namun dengan ukuran yg lebih besar dari sebelumnya.

Di spot kedua ini, kalian melangsungkan makan siang. Lauk yg kalian makan adalah ikan hasil tangkapan kalian sendiri yg dimasak oleh Crew kapal. Meskipun dengan menu sederhana merupakan ikan, nasi, kecap, dan saus. Namun, kalian sangat bahagia menyantapnya karena rasa ikannya begitu gurih, lezat, dan ada asin asinnya. Mak nyosss.

Hari semakin siang, namun pemancingan selalu dilanjutkan. Dari spot tiga hingga spot selanjutnya kalian tak mendapatkan hasil apa apa. Sungguh kesabaran kita di uji. Ya, inilah keindahan dari kegiatan memancing merupakan melatih kesabaran. Karena hari telah sore maka kalian menetapkan bagi mengakhiri kegiatan memancing dihari itu. Sambil berlayar menuju dermaga, kalian akan membersihkan joran dan merapikannya.

Ketika melewati Tempat Pelelangan Ikan, kita menyempatkan diri bagi membeli ikan sebagai oleh oleh bagi keluarga dan teman kantor. Petualangan memancing hari itu mengajarkan kalian arti dari sebuah kesabaran. Sesungguhnya kesabaran membutuhkan pengorbanan waktu. Dan tak selamanya penantian dari kesabaran tersebut membuahkan hasil sesuai dengan harapan kita.

Namun jangan lupa, orang sabar itu disayang Tuhan dan Pasangan. Belajar dari pengalaman yg ada, pastikan sebelum memancing dilaut agar istirahat yg cukup, Sarapan pagi, dan membawa pelampung.

Indonesia itu indah!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/11/01/151738/3311980/1025/liburan-sambil-mancing-ikan-di-kepulauan-seribu-seru-juga
Terima kasih sudah membaca berita Liburan Sambil Mancing Ikan di Kepulauan Seribu, Seru Juga!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Liburan Sambil Mancing Ikan Di Kepulauan Seribu, Seru Juga!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.