Liburan Ke Kulonprogo, Wajib Coba Kopi Lokal Yang Satu Ini

No comment 179 views

Berikut artikel Liburan ke Kulonprogo, Wajib Coba Kopi Lokal yang Satu Ini, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Menikmati kopi di dataran tinggi Menoreh yg sejuk mampu jadi ajang liburan pelepas stres. Saat di sana, cobalah nikmatnya Kopi Sulingan.

Udara dingin dan sejuk menyapa kalian setelah datang di sebuah daerah di ujung barat Yogyakarta. Terletak di dataran tinggi perbukitan Menoreh yg indah, suasana hening pun menghiasi sepanjang perjalanan.

Daerah tersebut adalah Desa Jatimulyo yg sengaja kalian tuju bagi sekedar berwisata dan menghilangkan penat dari keramaian Yogyakarta.

Desa Jatimulyo terletak di dataran tinggi perbukitan Menoreh, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. Masyarakatnya menganggap daerah Girimulyo adalah surganya wisata di Kulonprogo.

Berbagai obyek wisata alam di Kulonprogo banyak terdapat di kawasan Kecamatan Girimulyo, salah sesuatu yg menjadi primadona adalah wisata alam Kedung Pedut. Dalam kunjungan kalian kali ini bukan bagi berwisata alam atau bermain air di Kedung Pedut, tapi kita ingin mencicipi salah sesuatu kopi lokal yg bernama Kopi Sulingan dan dikelola oleh warga Jatimulyo sendiri.

Mendapatkan keterangan dari salah sesuatu sahabat tentang adanya produksi kopi lokal di Jatimulyo, kalian pun langsung mencari tahu dan mengunjunginya. Saat tiba, kalian disambut hangat oleh Mas Kelik yg yaitu salah sesuatu pemilik dari tempat produksi Kopi Sulingan.

Di rumahnya yg sederhana, buah kopi diolah menjadi Kopi Sulingan yg bersiap diminum. Maka tidak heran banyak dijumpai biji kopi yg sedang dijemur bersebelahan dengan penjemuran cengkeh di depan halaman rumahnya.

Mas Kelik menjelaskan, buah Kopi Sulingan diperoleh dari sejumlah petani kopi di daerah perbukitan Menoreh, Kulonprogo. Buah kopi dibeli dengan jumlah puluhan kilogram ketika masa panen tiba, kemudian Mas Kelik bersama sesuatu orang pegawainya mengolah masih dengan cara tradisional di depan halaman rumahnya.

Pertama buah kopi disortir atau dipilih yg berkualitas baik dan layak jual. Perbandingannya dengan memilih buah kopi yg telah berwarna merahlah yg bagus bagi diolah.

Kemudian buah kopi digiling dan dipisahkan dari kulitnya buat mendapatkan biji kopinya, sebelum digiling buah kopi melewati proses fermentasi dengan direndam air bersih selama 8 jam. Setelah biji kopi terpisah dari kulitnya dikerjakan pencucian hingga bersih dan kemudian dijemur hingga dua hari lamanya.

Kopi baru mampu dimasak atau melewati proses roasting saat benar-benar telah kering dari penjemuran dan layak bagi diolah. Sangat disayangkan, karena keterbatasan alat roasting tersebut, kita tak mampu menyaksikan proses roasting Kopi Sulingan, karena proses tersebut dikerjakan di Kota Yogyakarta.

Perbincangan kalian selalu berlangsung, Mas Kelik menuangkan wadah besar berisi biji Kopi Sulingan macam Robusta setelah di roasting yg mulai di grinder bagi kita minum.

Aroma kopi robusta hasil grinder menjadi bubuk kopi yg masih agak kasar tercium sangat memikat indra penciuman kami, bagaikan menggoda kita bagi cepat-cepat menyeduhnya dan menyeruputnya.

Kopi diseduh oleh Mas Kelik dengan air hangat tidak mengurangi sensasi ngopi di udara dingin Jatimulyo. Rasa kopi yg nikmat dengan kekentalan yg pas serta ditambah dengan Geblek makanan khas Kulonprogo menjadi sajian yg istimewa bagi menemani diskusi kalian di rumahnya.

Sulingan yg dijadikan merek Kopi Sulingan adalah salah sesuatu macam Burung yg banyak hidup di daerah Jatimulyo, Kulonprogo. Burung ini tidak jarang hinggap di sebuah pohon kopi di Bukit Menoreh.

Selama ini Kopi Sulingan baru melayani konsumennya dengan produk hasil grinder atau bubuk kasar yg telah di pack  per 100 gram, dengan kopi macam Arabika seharga Rp 30.000 dan Robusta Rp 15.000.

“Kopi Sulingan belum membuka kedai kopi, tetapi impian bagi memiliki kedai kopi di Jatimulyo harus terwujud,” jelas Mas Kelik.

Selama ini pengunjung yg ingin mencicipi Kopi Sulingan di rumah Mas Kelik harus menghubungi dirinya terlebih dahulu. Mengingat jalur yg ditempuh lumayan jauh dan ketersediaan kopi yg terbatas karena pesanan konsumen dari berbagai daerah.

Bagi wisatawan yg benar-benar penikmat kopi produksi lokal, sangat cocok buat mengunjungi dan mencicipi Kopi Sulingan ini. Terlebih selain dapat menikmati kopi, pengunjung juga bisa berwisata di sejumlah objek wisata alam dan udara sejuk yg tentunya menyegarkan di Kulonprogo.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/10/05/135500/3311969/1025/liburan-ke-kulonprogo-wajib-coba-kopi-lokal-yang-satu-ini
Terima kasih sudah membaca berita Liburan ke Kulonprogo, Wajib Coba Kopi Lokal yang Satu Ini. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Liburan Ke Kulonprogo, Wajib Coba Kopi Lokal Yang Satu Ini"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.