Liburan Ke Garut, Jangan Lewatkan Atraksi Adu Domba

No comment 262 views

Berikut artikel Liburan ke Garut, Jangan Lewatkan Atraksi Adu Domba, Semoga bermanfaat

Garut – Garut tidak cuma terkenal mulai kuliner dodolnya saja. Liburan ke Garut, traveler wajib rasanya meluangkan waktu bagi menonton atraksi adu domba. Dijamin seru!

Garut adalah sebuah kabupaten di Jawa Barat yg terkenal mulai keindahan alamnya. Bahkan, dua orang Belanda zaman lalu menjuluki Garut sebagai Swiss van Java.

Selain keindahan alam dan tidak lupa kuliner, Garut juga milik magnet yang lain bagi menarik wisatawan. Apalagi kalau bukan atraksi seni kebudayaan Adu Domba. Asal traveler tahu, Garut juga dikenal sebagai salah sesuatu sentra peternakan domba di Indonesia.

Dari keterangan yg dihimpun detikTravel, Kamis (1/9/2016), seni adu domba di Garut biasanya dipentaskan pada acara tertentu saja. Biasanya atraksi ini dipentaskan pada bulan-bulan Juni, Agustus dan Desember setiap tahunnya.

Atraksi adu domba di Garut jadi primadona (Dikhy Sasra/detikTravel)

Lokasi atraksi adu domba ini dipentaskan biasanya ada di Desa Ngamplang, Cangkuang dan Ranca Bango, Garut. Sebelum domba-domba ini akan diadu, acara mulai diiringi terlebih dulu dengan berbagai alunan musik serta kesenian tradisional yg dipentaskan.

Saat adu ketangkasan domba akan digelar, berbagai masyarakat dari beragam kalangan pun tumpah ruah di lokasi acara. Tak cuma masyarakat asli Garut saja, terkadang wisatawan dari luar daerah atau bahkan dari mancanegara menyempatkan waktu buat menonton kebudayaan ini.

Ya, atraksi adu domba buat masyarakat Garut telah menjadi bagian dari kebudayaan mereka. Bahkan, yang berasal usul atraksi domba aduan ini akan dipentaskan, masih ada hubungannya dengan Bupati Garut yg lalu pernah berkuasa.

Ceritanya, Bupati Garut bernama Suryakanta Legawa yg memerintah di era tahun 1815-1829, kadang berkunjung ke peternakan domba punya kawan akrabnya, merupakan Haji Saleh. Dari sekian banyak domba yg dipelihara Haji Saleh, Bupati Suryakanta naksir dengan domba bernama Si Lenjang.

Domba Garut yaitu keturunan Si Toblo (Dikhy Sasra/detikTravel)

Bupati Suryakanta ingin mengawinkan Si Lenjang dengan domba yg dipelihara di Pendopo kabupten yg bernama Si Dewa. Haji Saleh pun mengabulkan keinginan Sang Bupati. Dari perkawinan Si Lenjang dan Si Dewa, lahirlah bayi domba bernama Si Toblo.

Dari Si Toblo yg beranak-pinak inilah, dilahirkan keturunan domba-domba Garut yg mampu traveler lihat sampai sekarang. Konon, domba aduan yg dipentaskan selama acara adu domba yaitu keturunan dari Si Toblo.

Domba Garut memang berbeda penampilannya dari domba dari daerah yang lain di Indonesia. Badannya kokoh, posturnya bagus dan gagah perkasa. Atraksi adu domba pun jadi makin menarik buat disaksikan. Inilah kebudayaan asli Garut yg patut buat dilestarikan!

Atraksi adu domba Garut patut dilestarikan (Dikhy Sasra/detikTravel)

(wsw/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/01/085052/3288332/1519/liburan-ke-garut-jangan-lewatkan-atraksi-adu-domba
Terima kasih sudah membaca berita Liburan ke Garut, Jangan Lewatkan Atraksi Adu Domba. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Liburan Ke Garut, Jangan Lewatkan Atraksi Adu Domba"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.