Liburan Ke Aceh, Tak Lengkap Tanpa Ngopi

No comment 104 views

Berikut artikel Liburan ke Aceh, Tak Lengkap Tanpa Ngopi, Semoga bermanfaat

Banda Aceh – Liburan ke Aceh, tentu tidak lengkap tanpa wisata kuliner kopi. Dari dulu, kopi memang menjadi minuman khas sekaligus bagian budaya Aceh yg tidak terpisahkan.

Sebagai salah sesuatu provinsi penghasil biji kopi unggulan di Indonesia, kualitas kopi khas Aceh tentu telah tak perlu ditanyakan. Kopi Gayo yg menjadi unggulan pun, mampu dengan mudahnya ditemukan di mana saja.

Mulai dari warung tradisional hingga kedai kopi kekinian, hampir seluruh menyajikan Kopi Gayo dalam buku menunya. Baik tua muda, tak pernah lupa meminum kopi dalam setiap kesempatan.

Untuk mengenal kopi khas Aceh lebih jauh, detikTravel pun mewawancarai d’Traveler yang berasal Aceh, Van Alvin, Selasa (26/7/2016) yg juga adalah pemilik dari CEO COFFEE. Diungkapkan oleh Alvin, kopi Aceh memiliki ciri khas dan sangat kaya.

“Minuman khas rata-rata di sana pasti kopi, Tapi buat minuman musiman pas bulan puasa ada timun serut, air tebu sama rujak Aceh,” jelas Alvin.

Selain berfokus pada kopi, terdapat juga berbagai inovasi serta nama kopi yg berbeda di Aceh. Berikut adalah dua macam minuman kopi yg ada di Aceh:

1. Kopi Aceh

(Merza Gamal/d’Traveler)

Kopi Aceh memang disebut sebagai minuman khas Aceh. Mayoritas kopi yg digunakan pun adalah Kopi Gayo yg berasal dari daerah dengan nama yg sama. Jadi seandainya memesan kopi di Aceh, mampu dipastikan kalau asalnya adalah dari Gayo.

“Di Aceh rata-rata kopinya pakai Gayo, kecuali di dua kedai kopi ternama yg pakai kopi dari luar. Jenisnya ada Gayo Arabika sama Robusta,” ujar Alvin.

Menurut Van Alvin, rasa Kopi Gayo juga lebih asam dan lebih sedap dari kopi lainnya. Kopi Gayo sendiri juga telah banyak tersebar di Nusantara hingga diekspor ke luar negeri atas rasanya yg nikmat.

“Kopi Gayo itu terbaik di dunia, karakter asamnya lebih strong, lebih dalam nggak sekedar pahit,” jelas Alvin.

Nikmatnya lagi, sebagian besar warung kopi tradisional di Aceh masih menyeduh kopi dengan cara lama. Alhasil rasanya lebih nikmat dan telah tidak perlu dipertanyakan lagi. Pastinya tak kalah dengan kedai kopi modern.

2. Kopi Ulee Kareng

(Teuku Adhitia Nugraha/d’Traveler)

Variasi yang lain dari Kopi Aceh pun mampu ditemui di Kecamatan Ulee Karang yg masih berada di Aceh. Popularitas Kopi Ulee Karang yg tidak jarang dibeli dalam bentuk bubuk memang telah terkenal di dalam hingga luar Aceh.

“Itu sebenarnya nama daerah di Aceh, pusat Kopi Aceh, kopinya Gayo juga,” ujar Alvin.

Bagi Anda yg mengaku penggemar kopi, tentunya mampu singgah ke Ulee Karang dan mencicipi kopi khasnya. Disebutkan juga oleh Alvin, Kedai Kopi Solong adalah yg menjadi rekomendasi.

“Paling terkenal Kopi Solong,” ujar Alvin.

3. Kopi Sanger

(Yun Damayanti/d’Traveler)

Berikutnya yg tidak kalah nikmat adalah Kopi Sanger. Sedikit berbeda dengan Kopi Aceh umumnya, Kopi Sanger malah memakai susu dan gula. Dengan takaran yg pas, terciptalah Kopi Sanger yg tidak kalah sedap.

“Kalau Kopi Sanger itu kopi pakai susu sama gula,” jelas Alvin.

Baik dinikmati panas, hangat atau dingin, Kopi Sanger pun tetap terasa mantap. Bagi traveler yg sejatinya bukan penggemar kopi hitam nan pahit, tentu mampu coba Kopi Sanger ketika bertandang ke Aceh

4. Kopi Khop

(Zulfan Ariansyah/d’Traveler)

Terakhir adalah Kopi Khop, Kopi Aceh macam Gayo yg dituang di gelas dan disajikan dengan cara dibalik. Maksudnya bukan dibalik begitu saja, tetapi disertai dengan tatakan yg memiliki permukaan datar agar kopi tak tumpah.

“Kalau Kopi Khop itu kopi tubruk, tetapi tatakannya ditaruh di atas dulu dibalik. Cara minumnya cangkir kopi dibuka sedikit-sedikit dahulu diseruput, ada juga yg pakai sedotan,” ujar Alvin.

Dengan cara minum seperti itu, traveler pun tak mulai meminum ampas kopi karena mengambang di bagian atas cangkir yg dibalik. Cara penyajian seperti itu juga dipercaya membuat kopi jadi panas lebih lama.

Selain unik, menikmati Kopi Khop juga membuat traveler jadi lebih sabar dan hati-hati. Kalau tergesa-tega, mampu jadi Kopi Khop malah tumpah begitu saja. Untuk menikmatinya, biasa traveler mampu menjumpainya di daerah Aceh Barat.

“Tidak segala warung nyediain memang, biasanya ada di Aceh Barat,” ujar Alvin.

Sekiranya Kopi Aceh dan berbagai jenisnya yaitu budaya setempat yg memperkaya khasanah Nusantara. Khusus buat Anda yg menggemari kopi, mungkin mampu menjadwalkan liburan ke Aceh buat menikmati kopi khasnya yg nikmat. (rdy/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/07/28/073200/3263152/1519/liburan-ke-aceh-tak-lengkap-tanpa-ngopi
Terima kasih sudah membaca berita Liburan ke Aceh, Tak Lengkap Tanpa Ngopi. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Liburan Ke Aceh, Tak Lengkap Tanpa Ngopi"