Libur Lebaran Di Sumatera Barat, Ayo Ke Sawahlunto!

No comment 133 views

Berikut artikel Libur Lebaran di Sumatera Barat, Ayo ke Sawahlunto!, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Bagi yg libur Lebaran ke Sumatera Barat, jangan hanya habiskan waktu di Padang. Main-mainlah ke Sawahlunto yg milik banyak tempat wisata menarik.

Semula kota ini hanyalah berupa hamparan sawah di tengah cekungan lembah yg dialiri Sungai Lunto. Namun, seluruh berubah saat Insinyur Belanda bernama W.H De Greve menemukan batubara di Sungai Ombilin pada pertengahan abad ke-19. Sawahlunto tumbuh menjadi kota yg gemerlap dan berjaya melalui industri tambang batubara.

Pada 1995, pamor emas hitam akan redup. Produksi batubara Ombilin selalu merosot tajam yg berimbas pada ditutupnya dua lokasi tambang selain itu terjadi PHK besar-besaran kala itu. Hal ini menyebabkan Kota Sawahlunto ditinggalkan oleh warganya karena perekonomian di kota ini nyaris lumpuh. Sawahlunto seperti kota mati dengan bangunan-bangunan peninggalan Belanda yg nampak muram serta bangkai – bangkai besi penuh karat yg berserakan.

Perlahan namun pasti, Sawahlunto berbenah diri dari semula Kota Tambang menjadi Kota Wisata yg mengundang wisatawan buat tiba ke sana. Walaupun kota ini sempat mati setelah tambang batu bara dihentikan, pemerintah setempat berhasil membangun kembali Kota Sawahlunto dengan menjadikan bangunan-bangunan tua sebagai cagar budaya. Hal ini didorong bagi mendukung pariwisata dan mencanangkan Sawahlunto menjadi ‘Kota Wisata Tambang yg Berbudaya’.

Dan inilah tempat-tempat menarik di Sawahlunto:

1. Museum Kereta Api

Museum Kereta Api Sawahlunto dahulunya adalah sebuah stasiun kereta api di Sawahlunto yg termasuk ke dalam Divisi Regional 2 Sumatera Barat, dan yaitu salah sesuatu stasiun yg ada di Sumbar. Pada tanggal 17 Desember 2005, stasiun ini dialihfungsikan menjadi museum dan diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indinesia, Jusuf Kalla. Dengan demikian Indonesia memiliki 2 museum kereta api, dengan yg pertama ada di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Tiket masuk Museum Kereta Api Sawahlunto cuma Rp. 3.000 per orang

2. Lubang Tambang Mbah Soero

Obyek wisata ini berupa terowongan sepanjang 185 meter yg dibangun pada masa Pemerintahan Hindia Belanda, tahun 1898. Terowongan ini awalnya adalah area tambang namun buat keperluan wisata, pemerintah daerah setempat merenovasi terowongan ini menjadi tempat yg layak dikunjungi. Setiap pengunjung wajib memakai perlengkapan keselamatan seperti safety shoes dan safety helmet yg disediakan dan harus didampingi oleh guide yg nantinya juga mulai menemani pengunjung dengan bercerita tentang kisah tentang lubang ini. Tiket masuk Lubang Tambang Mbah Soero ialah Rp 8.000 dan bagi tips guide sifatnya sukarela.

3. Museum Goedang Ransoem

Museum ini dahulunya yaitu dapur umum yg dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1918 buat mensuplai makanan untuk para pekerja dan pasien rumah sakit. Di museum ini pengunjung mulai menyaksikan alat – alat dapur berukuran raksasa yg digunakan pada ketika itu, berbagai contoh menu yg diberikan kepada pekerja tambang dan banyak hal menarik lainnya seperti amunisi – amunisi yg ditemukan di bunker yg ketika ini menjadi Masjid Nurul Iman Sawahlunto. Tiket masuk Museum Goedang Ransoem, Rp. 2.000 bagi anak – anak dan Rp. 4.000 bagi orang dewasa

4. Puncak Cemara

Selain bangunan – bangunan peninggalan Belanda, Sawahlunto juga memiliki obyek wisata bertemakan alam salah satunya adalah Puncak Cemara. Puncak Cemara berada 6 Km dari pusat kota. Obyek wisata ini terbilang baru, diresmikan pada 15 Februari 2015 oleh Walikota Sawahlunto, bapak Ali Yusuf. Dari Puncak Cemara, Sawahlunto kelihatan jelas, rumah – rumah berjejer rapi, besi – besi raksasa yg menyangga lingkaran beton, bekas – bekas pabrik yg ditinggalkan. Untuk menyaksikan keindahan Kota Sawahlunto dari Puncak Cemara tak dikenakan biaya.

5. Puncak Poland

Puncak Poland, yaitu puncak tertinggi perbukitan yg mengurung kota Sawahlunto. Pada puncak ini terpampang name tag Sawahlunto berukuran besar berwarna kuning keemasan. Sama hal-nya seperti Puncak Cemara, Puncak Poland menawarkan keindahan Kota Sawahlunto dari ketinggian. Namun, selain itu Puncak Poland yaitu lokasi take off olahraga paralayang. Paralayang di Puncak Poland sangat unik karena yaitu sesuatu – satunya lokasi paralayang yg terletak di atas kota.

Selain obyek wisata yg disebutkan diatas, masih banyak lagi tempat menarik lainnya seperti Gedung Pusa Kebudayaan, Gereja Katholik Santa Barbara, Eks Kantor PT Batu Bara. Jika kamu adalah seorang pecinta bangunan tua, ayo ke Sawahlunto, mampir dan nikmati keindahan arsitektur bangunan kuno yg masih cukup terawat.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/07/08/095500/3246949/1025/libur-lebaran-di-sumatera-barat-ayo-ke-sawahlunto
Terima kasih sudah membaca berita Libur Lebaran di Sumatera Barat, Ayo ke Sawahlunto!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Libur Lebaran Di Sumatera Barat, Ayo Ke Sawahlunto!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.