Lenggak-lenggok Gadis Kazakhstan Menari Sintren Cirebon

No comment 92 views

Berikut artikel Lenggak-lenggok Gadis Kazakhstan Menari Sintren Cirebon, Semoga bermanfaat

ASTANA, KOMPAS.com — Tepuk tangan meriah terdengar ketika empat gadis Kazakhstan berlenggak-lenggok menari sintren di depan puluhan mahasiswa Universitas Kazguu, Astana. Mereka cukup lincah bergoyang mengikuti irama musik yg ceria.

Sintren adalan kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon. Kesenian ini terkenal di pesisir utara Jawa Barat dan Jawa Tengah, antara yang lain di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Jatibarang, Brebes, Pemalang, Tegal, Banyumas, Kuningan, dan Pekalongan.

Gerakan mereka memang tak kelihatan terlalu gemulai, tapi dapat mengikuti irama musik kontemporer yg lebih menghibur. Maklum saja, mereka baru belajar beberapa bulan bagi mampu membawakan tarian itu.

Adalah Agung Saputra (28), staf Kedubes RI bagi Kazakhstan, yg mengajari mereka tarian tersebut. Menurut Agung, tarian itu memang memasukkan gerakan kreasi modern, tapi kental dengan unsur gerakan tradisional Indonesia.

Dok. Hendri Hidayat Para mahasiswi Kazakhstan yg belajar tarian Indonesia.

Agung menceritakan, gadis-gadis penari yang berasal Kazakshtan itu yaitu mahasiswi dari dua universitas yg memang tertarik dengan Indonesia.

“Mereka sangat bersemangat belajar tentang Indonesia. Kesibukan mereka di luar sebagai mahasiswi di berbeda universitas, tapi mereka masih dapat meluangkan waktu tiba ke rumah budaya KBRI Astana buat belajar nari,” kata Agung kepada Kompas.com, dua waktu lalu.

Pria yg bekerja di Kedubes RI sejak Februari 2015 ini mengatakan, remaja Kazakhstan yg berminat belajar tarian Indonesia ini belum terlalu banyak. Namun, Culture Center KBRI di Astana tetap berusaha mengajak remaja setempat buat mengenal budaya Indonesia.

Setiap hari, pulang bekerja di Kedubes RI bagi Kazakhstan, Agung yg yaitu lulusan ISI Yogyakarta ini segera mengajar tari, bahkan pada ketika akhir pekan.

Ana Shofiana Syatiri Promosi budaya Indonesia di Astana Leisure.

Selain melalui tarian, ada juga permainan angklung. Dalam setiap promosi kebudayaan Indonesia di negeri itu, tarian dan angklung terus disajikan.

Pengenalan budaya Indonesia di Kazakhstan ini memang menjadi program utama Duta Besar RI bagi Kazakhstan, Foster Gultom. Dia sengaja mencari staf yg juga dapat mengajarkan budaya Indonesia, salah satunya melalui tarian.

“Ya, mampu Agung dari ISI Yogyakarta,” kata dia.

Dia berharap, dari program ini, lebih banyak lagi warga Kazakhstan yg belajar tentang Indonesia. Dengan begitu, mereka mau berkunjung ke Indonesia, suatu saat.
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/10/04/110900027/lenggak-lenggok.gadis.kazakhstan.menari.sintren.cirebon
Terima kasih sudah membaca berita Lenggak-lenggok Gadis Kazakhstan Menari Sintren Cirebon. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Lenggak-lenggok Gadis Kazakhstan Menari Sintren Cirebon"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.