Lagi “Hits” Di Semarang, “Selfie” Di Kampung Werno Bejelan

Berikut artikel Lagi “Hits” di Semarang, “Selfie” di Kampung Werno Bejelan, Semoga bermanfaat

AMBARAWA, KOMPAS.COM – Jika di Malang ada Kampung Wisata Jodipan atau di Yogyakarta ada Kampung Code, maka di Kabupaten Semarang ada namanya Kampung Kali Werno di Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa. Kampung Kali Werno ini adalah sebuah perkampungan yg dibelah Sungai Kalipanjang.

Dinding rumah-rumah warga dicat warna-warni dengan motif tertentu. Meski belum segala rumah bercat warna-warni, tapi sejak dibuat sepekan yg dahulu Kampung Kali Werno ini telah dikunjungi ratusan orang.

Mereka menjadikan dinding rumah warga tersebut sebagai obyek foto selfie. Tidak cuma dinding rumah warga, tapi juga jembatan talud yg ada sepanjang Sungai Kalipanjang dicat warna-warni.

Beberapa spot juga disediakan properti seperti sepeda ontel dan vespa tua bagi tidak mengurangi variasi gaya berswa foto para pengunjung. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bejalen Anjar Eko Susanto, mengatakan, Kampung Werno Bejalen baru sepekan “diciptakan” dengan tujuan bagi memberikan alternatif wisata di Ambarawa.

Kompas.com/ Syahrul Munir Kampung Kali Werno, Desa Bejelen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang menjadi obyek swa foto para pengunjung.

“Dengan kampung warna-warni ini kalian ingin mengangkat nama Desa Bejalen sebagai alternatif wisata di Ambarawa yg telah dikenal dengan potensi wisatanya. Kemudian, kalian melakukan mapping, apa yg dapat diangkat dari Bejalen ini,” kata Anjar kepada Kompas.com, Rabu (22/3/2017).

Setelah memetakan potensi wisata yg ada di Desa Bejalen, maka ditemukanlah sungai Kalipanjang ini. Kemudian kampung yg ada di kiri-kanan sungai yg bermuara di Danau Rawapening ini dicat warna-warni dengan pola-pola dan gambar-gambar tertentu sehingga indah buat dijadikan tempat berswa foto.

Menurut Anjar, penataan kawasan di Sungai Kalipanjang ini yaitu mimpi panjang warga buat menjadikan kawasan ini sebagai obyek wisata perkampungan.

“Baru seminggu ini kita kerjakan dan belum dibuka secara resmi, tapi telah viral di media sosial. Lebih dari 300-an orang tiba ke sini bagi foto selfie,” ujarnya.

Hingga ketika ini, imbuhnya, panjang talud serta rumah warga Desa Bejalan yg dicat berwarna-warni yakni 150 meter. Sungai yg membelah perkampungan ini kelihatan sangat bersih, karena warga telah sadar bagi tak membuah sampah di sungai ini.

http://www.pictaram.com/user/desa_wisata_bejalen Kampung Kali Werno, Desa Bejelen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang menjadi obyek swa foto para pengunjung. http://www.pictaram.com/user/desa_wisata_bejalen/4698861366

Dalam rangka meramaikan Kampung Werno ini, Pokdarwis Desa Bejalen mengadakan lomba foto selfie dengan ketentuan foto yg diambil dari tanggal 1 hingga 30 Maret 2017 dan wajib menyertakan hastag #selfiedibejalen #desawisatabejalen #dfragma. Kemudian peserta juga wajib follow akun Instagram @desawisatabejalen dan @d.fragma.

“Jangan lupa tag tiga teman, dahulu upload foto sebanyak mungkin. Satu foto terbaik mulai mendapatkan pulsa Rp 100.000, diumumkan tanggal 1 April 2017,” ujarnya.

Beragam event

Tak cuma menghias kampung, sejumlah event unik lainya juga telah dipersiapkan bagi menarik wisatawan.

“Kami rencananya mulai mengadakan lomba dayung serta membangun pusat kuliner dan gardu pandang di sekitar sungai ini. Untuk sementara ini belum ada tarif masuk, cuma tarif bagi parkir saja,” imbuhnya.

Keunikan Kampung Werno Bejalen ini diakui oleh salah sesuatu pengunjung bernama Lia Ayuningsih (19) warga desa Kesongo, Tuntang. Berawal rasa penasaran lantaran viral di Instagram, ia tiba bersama rekannya bagi berswa foto di kampung ini.

http://www.pictaram.com/user/desa_wisata_bejalen Kampung Kali Werno, Desa Bejelen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang menjadi obyek swa foto para pengunjung. http://www.pictaram.com/user/desa_wisata_bejalen/4698861366

“Tahunya dari Instagram, ternyata bagus juga dan dapat bagi foto-foto,” kata Lia.

Senada dengan Lia, Putri (20) warga Kota Salatiga mengaku berniat mampir ke Desa Bejalen setelah foto-foto di Benteng Pendem Ambarawa, yg lokasinya tak jauh dari desa Bejalen ini. Menurut Putri, Sungai Kalipanjang kelihatan bersih dengan warna-warni dinding rumah warganya.

“Kampung dan sungainya jadi kelihatan bersih. Semoga suasana kampung dan sungai seperti ini mampu ditiru tempat-tempat lainnya,” kata Putri.

Untuk menuju kawasan Kampung Werno desa Bejalen ini aksesnya cukup gampang karena letaknya yg dekat dengan Jalan Lingkar Ambarawa (JLA). Sebuah tulisan di gapura pintu masuk desa yg bertuliskan “Selamat Datang di Desa Wisata Bejalen” kelihatan mencolok dari pinggir jalan raya.

Semua kendaraan dari Semarang ataupun dari Solo masuk dari arah Bawen masuk ke Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) ke arah Magelang, setelah Kampung Rawa maju sekitar 500 meter.

Sedangkan dari Yogyakarta atau Magelang, maju ke arah SPBU Ngampin masuk JLA, simpang empat Pojoksari maju 500 meter sampai kelihatan gapura desa wisata Bejalen di sebelah kanan jalan.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/03/24/160900227/lagi.hits.di.semarang.selfie.di.kampung.werno.bejelan
Terima kasih sudah membaca berita Lagi “Hits” di Semarang, “Selfie” di Kampung Werno Bejelan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Lagi “Hits” Di Semarang, “Selfie” Di Kampung Werno Bejelan"