Lagi “Hits” Di Banyuwangi, “Selfie” Di Bukit Watu Dodol Berlatar Selat Bali

Berikut artikel Lagi “Hits” di Banyuwangi, “Selfie” di Bukit Watu Dodol Berlatar Selat Bali, Semoga bermanfaat

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Salah sesuatu tempat yg wajib dikunjungi ketika ke Banyuwangi adalah Bukit Watu Dodol yg berada di wilayah Banyuwangi Utara jalur penting menuju Kabupaten Situbondo.

Cukup membayar tiket sebesar Rp 2.000 dan parkir, pengunjung dapat mendaki bukit Watu Dodol yg berada tepat di seberang pantai Watu Dodol Kecamatan Wongsorejo. Tidak jauh cuma sekitar 300 meter melewati jalan setapak yg mendaki.

Pengunjung mulai menemukan sebuah spot yg indah dengan pemandangan segera menuju Selat Bali serta landmark patung Tari Gandrung yg mulai memanjakan mata pengunjung.

Di bukit yg berada di kawasan hutan Perum Perhutani KPH Banyuwangi Utara, petak 66 H, RPH Selogiri BKPH Ketapang tersebut dilengkapi dengan kursi kursi kayu membelakangi Selat Bali. Pohon-pohon hijau serta sebagian yg meranggas menghasilkan warna kontras dengan birunya langit dan laut cocok bagi penggila fotografi.

“Kursi tersebut baru dibuat sekitar sesuatu bulan terakhir secara swadaya masyarakat sini dan perhutani. Sengaja kalian bagi buat spot foto karena sekarang kan memang banyak yg hobi selfie,” jelas Tri sugiharto, Kaur Humas Perhutani Banyuwangi utara kepada Kompas.com, Kamis (30/6/2016).

Menurutnya sejak adanya kursi tersebut, kunjungan ke Bukit Watudodol meningkat drastis khususnya dari kalangan anak muda dan juga pecinta fotografi yg mengambil momen ketika matahari terbit.

Ira Rachmawati / Kompas.com / Banyuwangi Petilasan yg dipercaya sebagai makam Syeikh Maulana Ishak yg dipercaya sengaja tiba ke Jawa bagi menyebarkan agama Islam. Petilasan berada di Bukit Watu Dodol Banyuwangi

Sebelumnya, selama sebulan pengunjung yg tiba kurang dari sepuluh orang dan mereka sengaja tiba ke Bukit Watudodol buat berdoa di salah sesuatu petilasan yg dipercaya sebagai makam Syeikh Maulana Ishak yg dipercaya sengaja tiba ke Jawa bagi menyebarkan agama Islam.

Alkisah Syeikh Maulana Ishak menikah dengan Putri Sekardalu, seorang putri dari kerajaan Blambangan yg kemudian melahirkan seorang bayi yg ketika dewasa dikenal dengan nama Sunan Giri, salah sesuatu Wali Songo yg menyebarkan Islam di Tanah Jawa.

“Dari tiket yg terjual dapat mencapai 100 orang per bulan. Sampai sekarang jumlah pengunjungnya semakin bertambah,” jelasnya.

Apalagi ketika bulan puasa, pengunjung banyak tiba pagi hari ketika matahari terbit atau sore hari sambil menunggu berbuka puasa. Elvie (26) warga Kecamatan genteng kepada Kompas.com mengaku sengaja tiba ke Bukit Watu Dodol karena tertarik dengan foto di Instagram temannya.

“Ini lagi hits di Banyuwangi. Foto berlatar belakang Selat Bali. Bagus banget. Dari sini Pulau Bali kelihatan jelas. Apalagi patung gandrung yg ada di bawah itu kan telah jadi ikonnya Banyuwangi,” jelas Elvie. 

Ira Rachmawati / Kompas.com / Banyuwangi Landmark Patung Gandrung Banyuwangi yg kelihatan dari Bukit Watu Dodol Banyuwangi

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/01/083816627/lagi.hits.di.banyuwangi.selfie.di.bukit.watu.dodol.berlatar.selat.bali
Terima kasih sudah membaca berita Lagi “Hits” di Banyuwangi, “Selfie” di Bukit Watu Dodol Berlatar Selat Bali. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Lagi “Hits” Di Banyuwangi, “Selfie” Di Bukit Watu Dodol Berlatar Selat Bali"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.