Kopi Gayo Yang Memikat Mahasiswi Asal Hongkong

No comment 87 views

Berikut artikel Kopi Gayo yang Memikat Mahasiswi asal Hongkong, Semoga bermanfaat

TAKENGON, KOMPAS.com – Hong Kong terkenal dengan perkembangannya yg ekspansif, pelabuhan laut dalam alami, dan kepadatan penduduk yg sangat tinggi dengan total sekitar 7 juta jiwa.

Dengan jumlah warga yg mendiami lahan1,104 km2 tersebut, ternyata masyarakat di negara itu belum menikmati kopi yg ditanami dari tanah mereka sendiri.

Seperti diungkapkan Joyce, seorang mahasiswi Universitas of Hongkong usai mengikuti kegiatan International Coffee Workshop Behind the Fair Traid Label: “The Story of Gayo Coffee” di Op Room Setdakab Aceh Tengah, Sabtu (18 /6/2016).

Menurut dia, masyarakat di negaranya masih menikmati kopi bersiap saji yg diimpor dari negara lain, seperti Nescafe dan Starbuck.

Ditambahkan Joyce, setelah dia dan sejumlah rekannya dari Universitas of Hongkong melihat dan menyaksikan bagaimana pemrosesan kopi olahan di Takengon dan Bener Meriah, dia dapat merasakan bagaimana nikmatnya aroma dan rasa Kopi Gayo asli dari tanahnya sendiri.

“Ini benar-benar sangat alami sekali, di Gayo ini aku mampu lihat segera petaninya, pohon kopinya, seperti halnya dalam workhsop ini, saat kalian belajar membuat kopi sendiri, kalian memroses kopinya sendiri, aku mampu melihat langsung, aromanya begitu kuat dan sangat enak,” ungkap gadis 20 tahun ini sembari menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali terjun ke daerah penghasil kopi seperti sekarang.

Setelah menyaksikan bagaimana pemrosesan kopi segera di daerah berhawa sejuk itu, di Hongkong nanti Joyce mengaku mulai memilih meminum kopi alami seperti apa yg dia lihat dalam workshop ini.

“Meski demikian aku tak mulai meninggalkan kopi instan, karena di Hongkong harga kopi alami jauh lebih mahal dibandingkan harga kopi instan, apalagi aku harus keluar buat mendapatkannya. Mungkin aku mulai tidak mengurangi frekwensi meminum kopi secara tradisional seperti sekarang ini,” jelas Joyce.

Dalam workshop bertema “Kopi, Budaya dan Persahabatan” yg diselenggarakan oleh The Rainforest Coffee bekerjasama dengan Universitas Gajah Putih dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon yg digelar sejak tanggal 15 Juni lalu, Joyce tidaklah sendiri.

Dia adalah sesuatu dari sepuluh mahasiswa dari Universitas of Hongkong yg ikut dalam program ini dan sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama enam puluh hari di Takengon dan Bener Meriah, Aceh.

Dalam workshop tersebut, mahasiswa dari negara berjuluk negeri terjangkung di dunia itu saling bertukar cerita dan budaya dengan mahasiswa Universitas Gajah Putih Takengon. Salah sesuatu bahan diskusi mereka adalah bagaimana perbedaan budaya minum kopi di Gayo dan di Hongkong. 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/19/202249627/kopi.gayo.yang.memikat.mahasiswi.asal.hongkong
Terima kasih sudah membaca berita Kopi Gayo yang Memikat Mahasiswi asal Hongkong. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kopi Gayo Yang Memikat Mahasiswi Asal Hongkong"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.