Kisah Patung Naga Emas Pengabul Keinginan Dari Taiwan

No comment 113 views

Berikut artikel Kisah Patung Naga Emas Pengabul Keinginan dari Taiwan, Semoga bermanfaat

Taipei – Liburan ke Taiwan, kamu mulai menjumpai banyak cerita menarik. Salah satunya, patung naga emas yg dipercaya mampu mengabulkan keinginan.

Banyak kisah yg kamu mungkin belum pernah tahu dari Taiwan, sebuah negara kepulauan yg terkenal mulai wisata pasar malamnya itu. Satu kisah yg cukup menarik adalah tentang sebuah patung naga bertuah. Bukan patung naga sembarangan, melainkan naga yg dapat mengabulkan keinginan.

Patung naga emas ini terletak di sebuah hotel bernama The Grand Hotel Taipei. Hotel ini yaitu hotel paling legendaris yg ada di Taiwan, tepatnya di jantung Kota Taipei. Tercatat banyak tamu VIP dan VVIP yg pernah menginap di hotel ini.

Salah satunya adalah Dwight Eisenhower, Richard Nixon, dan juga Bill Clinton, semuanya pernah menjadi Presiden AS. Tokoh lainnya yg pernah menginap di sini merupakan Nelson Mandela, serta PM Inggris Margaret Thatcher, dan masih banyak lagi yg lainnya.

Di balik legendarisnya hotel ini, ternyata tersimpan sebuah kisah tentang patung naga emas yg jadi buruan wisatawan. The Grand Hotel Taipei sendiri juga dikenal sebagai ‘Hotel Seribu Naga’ karena banyaknya hiasan naga yg ada di sana.

Hiasan naga yg memenuhi The Grand Hotel Taipei (Wahyu/detikTravel)Hiasan naga yg memenuhi The Grand Hotel Taipei (Wahyu/detikTravel)

Pemandu kalian yg bernama Olivia pun menuturkan cerita ini kepada detikTravel ketika berada di sana dua waktu lalu. Menurut cerita Olivia, patung naga emas ini usianya telah mencapai ratusan tahun lebih.

“Dulu, patung naga ini ada di Kuil Lung Shan, Taipei. Usianya tidak ada yg tahu pasti, yg jelas telah ratusan tahun. Patung naga ini begitu istimewa, karena dia selamat selama Perang Dunia Kedua, padahal kuil itu hancur dibom musuh,” ujar Olivia dua waktu yg lalu.

Selamat dari dahsyatnya Perang Dunia Kedua, patung naga ini pun menjadi semakin terkenal dan banyak didatangi pengunjung. Rata-rata dari mereka yakin bahwa patung ini milik kekuatan tersendiri. Mereka yakin dengan berdoa di depan patung naga ini, keinginan mereka mulai dikabulkan Sang Pencipta. Banyak juga

Berita ini pun tersiar sampai di telinga Madam Chiang, istri Presiden Chiang Kai-Shek. Saat mulai mendirikan The Grand Hotel Taipei di tahun 1952, Madam Chiang meminta patung naga ini dipindahkan ke hotel berbintang 5 pertama yg hendak dia bangun di jantung Kota Taipei.

Patung naga emas yg ada di The Grand Hotel Taipei (Wahyu/detikTravel)Patung naga emas yg ada di The Grand Hotel Taipei (Wahyu/detikTravel)

Akhirnya, patung naga ini pun berpindah lokasi dan ditempatkan di Golden Dragon Hall, The Grand Hotel Taipei. Semenjak dipindahkan ke hotel, ternyata patung naga ini tetap menarik minat para pengunjung buat tiba dan berdoa di depan patung tersebut.

Bahkan ada dua dari pengunjung ini sengaja tiba ke The Grand Hotel Taipei, cuma buat berdoa di depan patung naga, bukan bagi menginap di hotel. Seiring dengan makin banyaknya pengunjung yg datang, akhirnya pihak hotel pun menetapkan bagi melapisi patung naga tersebut dengan emas pada tahun 1987.

Sampai sekarang, patung naga emas ini terus menarik perhatian para tamu yg tiba dan menginap di The Grand Hotel Taipei. Terutama untuk tamu yang berasal Jepang, menurut mereka patung naga emas ini membuat The Grand Hotel Taipei jadi terberkati. Mereka sampai sekarang juga kerap berdoa di depan patung naga ini, berharap keinginannya dapat terwujudkan.

Kamu yg kebetulan liburan ke Taiwan mampu mampir ke The Grand Hotel Taipei bagi membuktikan sendiri kebenaran cerita ini. Lokasi hotel ini berada di Zhongshan N Road, No 1, Section 4, Distrik Zhongshan, Kota Taipei, Taiwan. (aff/aff)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/16/075115/3396617/1520/kisah-patung-naga-emas-pengabul-keinginan-dari-taiwan
Terima kasih sudah membaca berita Kisah Patung Naga Emas Pengabul Keinginan dari Taiwan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kisah Patung Naga Emas Pengabul Keinginan Dari Taiwan"