Kisah Kota Tanpa Kuburan

No comment 88 views

Berikut artikel Kisah Kota Tanpa Kuburan, Semoga bermanfaat

Jakarta – Longyearbyen yaitu nama kota di utara Bumi yg masih masuk dalam wilayah Norwegia. Ada sesuatu aturan aneh di sana, dilarang menguburkan jenazah di tanah.

Longyearbyen adalah ibukota untuk Kepulauan Svalbard. Kepulauan Svalbard sendiri yaitu salah sesuatu kepulauan di sebelah utara dari daratan penting Eropa dan berada di Samudra Arktik. Udaranya cukup ekstrem di sana, dapat sampai minus puluhan derajat Celcius.

Meski begitu, Kepulauan Svalbard khususnya Longyearbyen tetap menarik minat turis. Para turis rela buat jauh-jauh terbang ke sana berjam-jam dari Oslo, ibukota negara Norwegia. Para turis mampu menjelajahi daratan es hingga merasakan fenomena matahari tak tenggelam selama 5 bulan.

BACA JUGA: Tempat Matahari Tidak Tenggelam Selama 5 Bulan

Longyearbyen berada di pesisir pantai, dengan dihuni sekitar 2.000-an penduduk. Fasilitas penunjang pariwisata seperti restoran hingga penginapan tersedia di sana. Operator-operator tur serta pemandu wisata bersiap mengantar turis bagi bertualang.

Longyearbyen yg nyaris tertutup es sepanjang tahun (Thinkstock)Longyearbyen yg nyaris tertutup es sepanjang tahun (Thinkstock)

Yang asyik di Longyearbyen, turis pun bisa mengenal bagaimana kehidupan penduduk setempat (yang masih yaitu keturunan bangsa Viking) sehari-hari. Bagaimana mereka melawan cuaca yg ekstrem atau bagimana menyiasati matahari yg tak tenggelam berbulan-bulan.

Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Senion (27/2/2017) ada sesuatu peraturan unik di sana yg bikin dahi mengerenyit. Peraturannya seperti ini: dilarang menguburkan jenazah!

Peraturan tersebut telah berlaku sejak tahun 1950. Bagi orang yg meninggal, jenazahnya tak boleh dikubur di tanah melainkan harus diterbangkan ke daratan Norwegia. Jenazah mulai dibawa naik pesawat kargo dapat dengan Norwegian Air atau SAS (Scandinavian Air System).

Penduduk Longyearbyen di tengah salju (Thinkstock)Penduduk Longyearbyen di tengah salju (Thinkstock)

Mengapa tak boleh menguburkan jenazah di tanah? Jawabannya adalah seandainya menguburkan jenazah ke dalam tanah maka sama saja mulai membuatnya menjadi mumi. Sebab, suhu di dalam tanah sangat dingin sehingga jenazah mulai tetap terjaga dengan bagus.

Di yang lain sisi, hal tersebut pun dapat berubah menjadi penyebar penyakit. Tahun 1920-an, penduduk Longyearbyen menderita flu akibat virus dari jenazah yg dikuburkan. Maka pemerintah setempat dengan tegas menyatakan tak boleh ada jenazah yg dikuburkan yg sama saja artinya tak boleh ada kuburan.

Pemerintah Norwegia pun membiayai biaya transportasi untuk jenazah yg hendak diterbangkan dan dikuburkan di daratan Norwegia. Jadi selamat tiba ke Longyearbyen, kota tanpa kuburan!

Meski ketika musim panas tanahnya tak tertutup salju tetapi tetap tidak boleh mengubur jenazah (Thinkstock)Meski ketika musim panas tanahnya tak tertutup salju tetapi tetap tidak boleh mengubur jenazah (Thinkstock)

(aff/aff)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/28/073344/3433695/1520/kisah-kota-tanpa-kuburan
Terima kasih sudah membaca berita Kisah Kota Tanpa Kuburan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kisah Kota Tanpa Kuburan"