Kesakralan 7 Mata Air Di Hulu Sungai Citarum

No comment 148 views

Berikut artikel Kesakralan 7 Mata Air di Hulu Sungai Citarum, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Di bagian hulu Sungai Citarum, terdapat 7 buah mata air yg sakral. Mata air ini dipercaya memiliki khasiat, bikin awet muda dan juga bikin enteng jodoh!

Sungai Citarum yaitu salah sesuatu sungai yg utama di Pulau Jawa. Hampir 25 Juta jiwa bergantung pada Citarum. Sungai yg sangat utama ini bermula dari Situ Cisanti dan bermula dari 7 sumber mata air.

Ketujuh sumber mata air ini sendiri terpisah-pisah. Beberapa mata air dapat dikunjungi dengan mudah, dan dua juga tak gampang dikunjungi. Selain agak tersembunyi, tiba ke dua mata air itu harus ada tata cara yg dipatuhi.

Sumber-sumber mata air ini sendiri terpancar dari nama Cisanti yg artinya suci dan mensucikan. Tak heran bila banyak orang yg tiba buat mengambil airnya atau mandi di sana.

Beberapa mata air yg mampu dikunjungi dengan gampang adalah, mata air Citarum dan Cikahuripan. Saat masuk ke kompleks mata air itu, seorang kuncen telah menunggu dan mempersilahkan masuk. Ibu itu kemudian menjelaskan tata cara mandi dan bersuci di tempat itu.

Bagi perempuan ditunjukan di bagian ujung. Sementara bagi yg laki-laki ada di bagian depan. Entah mengapa harus dibedakan, padahal sumber mata airnya sama saja.

Ibu itu menjawab, “Ada beberapa sumber mata air di situ, keduanya milik fungsi yg berbeda. yg sesuatu adalah Cikahuripan yg khusus perempuan dan Citarum buat laki laki”.

Saya tidak begitu ambil pusing karena terpana oleh jernihnya sumber mata air itu dan juga debit air yg cukup besar. Kata Kang Agus, debitnya mulai stabil begitu saja baik di musim hujan atau musim kemarau. Wah seperti air zam zam pikirku.

Saya coba meminumnya. Airnya segar dan terasa agak manis. Berbeda dengan air zam zam yg cenderung agak asam.

Setelah selesai menikmati sumber mata air Citarum, kalian beranjak ke mata air yg lain. Namannya Cikoleberes. Di sini selain ada mata air, terdapat juga petilasan Dipati Ukur. Dipati ukur adalah salah seorang wedana Priangan di tahun 1625 sampai 1628.

Menurut penunggunya, mata air Cikoleberes lebih besar dan lebih bertuah ketimbang mata air Cikahuripan atau Citarum. Sayang sekali aku tidak diizinkan melihatnya. Kata ibu itu, belum waktunya.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/22/100300/3303643/1025/kesakralan-7-mata-air-di-hulu-sungai-citarum
Terima kasih sudah membaca berita Kesakralan 7 Mata Air di Hulu Sungai Citarum. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kesakralan 7 Mata Air Di Hulu Sungai Citarum"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.