Kerajinan Tenun Sasak Terancam

No comment 107 views

Berikut artikel Kerajinan Tenun Sasak Terancam, Semoga bermanfaat

PRAYA, KOMPAS – Tenun Sasak, kerajinan kain khas Lombok, kian sulit bertahan di tengah desakan produk tenun dari luar daerah. Kalangan perajin membutuhkan dukungan pemberdayaan agar bisa menghasilkan produk kain tenun yg bernilai kompetitif di pasaran.

Tokoh komunitas suku Sasak di dusun wisata Ende, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Tamat (41), mengatakan, kelestarian tenun Sasak terancam kehadiran tenun dari luar daerah yg membanjiri gerai seni di kawasan wisata dan perdagangan.

Harga tenun dari luar daerah lebih murah Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per helai daripada kain tenun Sasak sehingga cenderung lebih diminati wisatawan sebagai oleh-oleh. ”Sedangkan kain tenun Sasak masih dianggap terlalu mahal,” ujar Tamat, Senin (20/6/2016).

Di desa wisata itu, kain tenun Sasak pun tak menjadi satu-satunya pilihan produk. Demi menarik minat wisatawan, pengelola gerai seni mendatangkan kain dari luar daerah.

Ada kain yg dipesan dengan motif khas Sasak, tetapi yaitu hasil produksi luar daerah. Sebagian besar produk didatangkan dari Jawa. Kain bermotif non-Sasak pun turut dipamerkan dalam gerai.

Harga sehelai kain tenun asli Sasak berbahan katun mencapai Rp 500.000-Rp 800.000 buat ukuran 60 x 200 sentimeter. Sementara harga kain berbahan sutra Rp 1,75 juta hingga Rp 2 juta per helai.

Dengan ukuran yg sama, harga kain tenun berbahan katun yg dipasok dari Jawa Rp 200.000-Rp 300.000. Bahkan, buat ukuran lebih besar, 2 x 2 meter, harga kain tenun berbahan katun Rp 400.000.

Perajin setempat, Milanif (60), mengatakan, harga tenun Sasak lebih mahal karena proses pengerjaannya lama. Para perajin masih mempertahankan peralatan serba tradisional, akan alat memintal benang hingga penenunan.

Begitu pula kualitas tenun pun sangat baik dengan kerapatan benang yg padat. Proses produksi pun menjadi lebih panjang. Pengerjaan sehelai kain berukuran 60 x 200 cm memakan 2-4 minggu, bergantung pada kerumitan motif.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/21/174000127/Kerajinan.Tenun.Sasak.Terancam
Terima kasih sudah membaca berita Kerajinan Tenun Sasak Terancam. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kerajinan Tenun Sasak Terancam"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.