Kenali Beragam Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung

No comment 167 views

Berikut artikel Kenali Beragam Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Hipotermia tidak cuma terjadi di gunung-gunung es, tetapi juga wilayah tropis seperti Indonesia. Kenali gejalanya, jangan sampai salah langkah menyikapinya.

Hipotermia tidak cuma terjadi karena suhu dan ketinggian, tetapi juga keadaan badan. Hipotermia adalah keadaan saat suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 derajat Celcius. Suhu dalam ini berbeda dengan suhu luar atau suhu kulit.

Suhu tubuh normal adalah 36,5-37,5 derajat Celcius. Saat kurang dari itu, respon tubuh buat mengatur suhu mulai aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.

“Banyak pendaki yg tak sadar mulai gejala hipotermia. Apalagi pendaki Indonesia yg seringkali ‘saklek’ pengen ke puncak, padahal kulitnya telah membiru atau detak jantungnya melemah,” tutur Adi Seno, pendaki gunung senior dari Mapala UI sekaligus pemanjat tebing kenamaan Indonesia kepada KompasTravel, Senin (30/5/2016).

Hipotermia mampu berakibat fatal, termasuk kematian. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk itu, pendaki harus dibekali keterangan soal gejala-gejala hipotermia.

“Gejalanya antara yang lain tak berhenti menggigil, halusinasi, juga muntah-muntah,” tutur Adi Seno.

Selain itu, gejala hipotermia juga melingkupi bicara melantur, kulit sedikit berwarna abu-abu, detak jantung melemah, tekanan darah menurun. Menggigil terjadi karena kontraksi otot sebagai usaha tubuh bagi menghasilkan panas.

Penyebab hipotermia mampu beragam. Ketinggian daerah dan suhu menjadi faktor utama. Lainnya, mampu berasal dari pendaki sendiri.

“Misal, tidur memakai baju basah atau nggak makan. Yang paling fatal sebetulnya seandainya tak makan, tak ada asupan makanan,” tutur Adi Seno.

Jika terjadi gejala hipotermia pada Anda maupun teman, ada baiknya segera ganti baju bersih dan masuk ke dalam sleeping bag.

“Harus diberi minum air putih hangat juga. Kalau menggigilnya telah berkurang, dapat diberi makanan hangat,” tambahnya.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/01/063700427/kenali.beragam.gejala.hipotermia.saat.mendaki.gunung
Terima kasih sudah membaca berita Kenali Beragam Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kenali Beragam Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.