Kenalan Dengan Bobby, Pemain Sirkus Di Trans Studio Bandung

No comment 198 views

Berikut artikel Kenalan dengan Bobby, Pemain Sirkus di Trans Studio Bandung, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Sejak 25 Maret 2016 lalu, Trans Studio Bandung menggelar ‘The Book of The World’, sirkus kolaborasi performer Indonesia dan Kanada. Bobby, salah seorang pemainnya bercerita keseruan dan pengalamannya yg menegangkan.

Di antara berbagai aksi akrobatik yg ada dalam sirkus ‘The Book of The World’, terdapat aksi Acrobatic Bike dan Fire Juggling. Bobby Witomo, pemuda yang berasal Surabaya, adalah salah sesuatu performer yg terlibat di kedua aksi tersebut. Pada 18 Maret lalu, usai menyaksikan rehearsal sirkus ini, aku berkesempatan mengobrol dengan sosok performer muda tersebut seputar pertunjukan dan profesinya yg terbilang unik itu.

Acrobatic Bike yaitu pertunjukan aksi akrobat 1 sepeda dikendarai oleh sepuluh orang sekaligus, dengan beban total sekitar 500kg. Dalam aksi ini, Bobby berposisi di base pertama, yakni sebagai pengendara yg mengontrol laju sepeda, sementara para performer lainnya sesuatu per sesuatu naik di atas, kiri, kanan, depan dan belakangnya.

“Tugas aku adalah menjaga keseimbangan berat beban di garis tengah. Dibarengi dengan mengayuh cepat dan stabil”, ungkap pemuda kelahiran 1992 ini.

Bobby juga terlibat sebagai fire staff. Di sirkus The Book of The World, Bobby kebagian peran bermain api dengan tongkat dalam aksi akrobatik Fire Juggling. Di luar performance sirkus, Bobby terlibat di tim inti ‘Special Effect Action Show’, pertunjukan yg memamerkan prosesi di balik pembuatan film action. Kadang ia bermain pula dalam event order, yakni pertunjukan khusus yg dipesan oleh mitra yg mengadakan acara di Trans Studio Bandung. Selain main di show berbau action, juga main di Kabayan Goes to Hollywood.

Ketika ditanya mana performance yg tersulit, Bobby menjawab bahwa setiap seni (art) milik tingkat kesulitan masing-masing. Misalnya Acrobatic Bike, sangat menuntut kekompakan tim. Harus menyatukan hati dengan anggota tim yg berlatar belakang beragam. Namun, baginya pribadi, yg paling sulit adalah bermain api.

Sebagai performer show-show yg memacu adrenalin, tentu banyak suka-duka dan tantangannya. Salah satunya, tidak luput dari resiko mengalami berbagai bentuk cedera fisik. Seperti ketika berlatih Acrobatic Bike, ada resiko jatuh dan kaki terkilir.

“Saya sempat mengalami punggung kebakar, kepala bocor. Waktu punggung kebakar sampai gak dapat mandi dua hari”, kenang Bobby.

Wah, ngeri juga ya. Lantas, apa yg membuat Bobby pantang menyerah atas tantangan tersebut? Jawabannya adalah passion. Pemuda lulusan Universitas Ciputra Surabaya ini memang memiliki hobby bela diri dan gemar mulai aktivitas yg memacu adrenalin.

“Dan aksi ini tak nekat, ya. Ada prosedurnya”, Terang Bobby.

Sebelum belajar teknik apapun, persiapan fisik itu harus. Pemanasan itu wajib. Pola makan juga dijaga. Apalagi buat melakukan aksi yg memerlukan keseimbangan beban semacam Acrobatic Bike, berat badan harus selalu dikontrol.

Sebelum berkarir sebagai performer Trans Studio Bandung, Bobby telah memiliki basic keahlian bela diri dan magician. Ia pernah menjadi atlit taekwondo Surabaya yg berprestasi meraih medali emas maupun perak. Ia aktif di komunitas bela diri di kampusnya, bahkan dipercaya sebagai pelatih. Sebagai magician, ia sempat menjadi asisten pribadi Romedal. Di Trans Studio Bandung, ia belajar keahlian-keahlian baru di bawah mentor ahli di bidangnya. Ada Mas Sugeng di bidang fire dance, Mas Faisal di gerak tubuh akrobatik, dan Bang Ucup, spesialis fighting.

Menurut Bobby, pemain sirkus Indonesia sebenarnya telah jago-jago dan maju. Hanya saja baru terlirik setelah World Amazing Rodha The Circus, sirkus yg terlebih lalu digelar Trans Studio Bandung akhir tahun lalu. Rodha menghadirkan banyak pemain sirkus dari luar negeri, dengan pemain lokal cuma sebagai pelengkap. Berbeda dengan sirkus pendahulunya ini, di pertunjukan The Book of The World sekarang justru pemain lokal dituntut bagi tampil sebagai fokus. Performer dari luar kali ini cuma Trio Russian Bar dari Kanada. Persiapan total buat pertunjukan ini telah dimulai sejak setahunan ke belakang. Mengejar konsepnya sendiri dikerjakan dalam waktu 4 hari.

Kalau lalu show yg banyak digemari berupa drama musikal dan humoris, sekarang eranya mengarah ke show yg memacu adrenalin. Merespon hal ini, para performer Trans Studio Bandung seperti Bobby selalu berupaya mengasah keterampilan dan mengembangkan kapasitas keahlian seninya. Persiapan bagi konsep pertunjukan baru yg senantiasa diupgrade dari waktu ke waktu.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/26/103000/3177447/1025/kenalan-dengan-bobby-pemain-sirkus-di-trans-studio-bandung
Terima kasih sudah membaca berita Kenalan dengan Bobby, Pemain Sirkus di Trans Studio Bandung. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kenalan Dengan Bobby, Pemain Sirkus Di Trans Studio Bandung"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.