Kemping Sekaligus Upacara 17-an Di Pantai Kesirat, Gunungkidul

Berikut artikel Kemping Sekaligus Upacara 17-an di Pantai Kesirat, Gunungkidul, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Walau telah berlalu, namun euphoria Hari Kemerdekaan masih terasa. Salah sesuatu cara memaknainya mampu dengan kemping dan upacara bendera.

Banyak cara bagi memperingati hari Kemerdekaan RI yg tahun ini sudah memasuki usia yg ke 71. Salah satunya adalah kemping dan upacara bendera di pantai, dan lokasi yg dipilih buat melakukan hal ini adalah Pantai Kesirat.

Pantai Kesirat secara administratif berada di Kelurahan Girikarto, Kecamantan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kedatangan aku bersama Dita, teman aku yang berasal Yogya berkat undangan dari teman – teman komunitas Backpacker Nusantara. Mereka mengajak kita buat kemping ceria sekaligus melaksanakan upacara bendera di pagi hari yg bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari pusat kota Yogya, kalian menuju pantai ini dengan mengendarai sepeda motor menempuh perjalanan sejauh 42 km yg memakan waktu 1,5 jam perjalanan.

Matahari telah akan condong ke arah barat menciptakan lukisan senja yg menawan saat kita datang di Pantai Kesirat.

Tidak seperti pantai pada umumnya yg memiliki pasir putih nan lembut, di Pantai Kesirat anda tak mulai menemukan hal itu karena pantai ini bertipe tebing karang.

Meski tak memiliki pasir bukan berarti pantai ini tak memiliki pesona. Dari tepi tebing, mata Anda mulai dimanjakan dengan pemandangan buih ombak yg menabrak tebing – tebing yg cadas.

Jika ombak yg menghempas tebing sangat besar maka percikan air mulai terasa menyentuh tubuh, menyegarkan!

Matahari telah tenggelam dan tugasnya sudah digantikan oleh sang rembulan. Di bawah sinar rembulan kita berkumpul buat makan malam bersama, dulu acara dilanjutkan dengan ramah tamah, saling berkenalan.

Suasana yg ramah itu semakin syahdu karena diiringi oleh cericit suara jangkrik dan suara – suara ombak yg pecah menabrak sisi – sisi karang.

“suara – suara ini yg membuat saya kangen dengan pantai ini,” kata Dita kepada saya

Pagi hari saat mentari akan naik, bersama – sama kita melaksanakan upacara bendera sederhana namun tetap penuh makna. Menghayati perjuangan para pahlawan yg sudah mati – matian berusaha membebaskan negeri ini dari cengkeraman penjajah.

Sama seperti perayaan kemerdekaan di tempat umum, usai upacara kita juga mengadakan lomba khas 17-an seperti lomba makan kerupuk. Lomba yg kelihatan sederhana namun milik makna, kerupuk yg diikat menggantung, menggambarkan kesulitan pangan pada masa penjajahan.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/05/142600/3287260/1025/kemping-sekaligus-upacara-17-an-di-pantai-kesirat-gunungkidul
Terima kasih sudah membaca berita Kemping Sekaligus Upacara 17-an di Pantai Kesirat, Gunungkidul. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kemping Sekaligus Upacara 17-an Di Pantai Kesirat, Gunungkidul"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.