Kemenpar Lirik Potensi Desa Wisata Di Jawa Tengah

No comment 104 views

Berikut artikel Kemenpar Lirik Potensi Desa Wisata di Jawa Tengah, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata melalui Kelompok Kerja Percepatan 10 Destinasi Prioritas melirik potensi sejumlah desa wisata di Jawa Tengah. Atraksi wisata seperti di destinasi wisata dianggap salah sesuatu kunci pengembangan pariwisata.

Menurut Person In Charge (PIC), Larasati Sedyaningsih yg didampingi Ketua Tim Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata, Hiramsyah Sambudy Thaib, ada dua atraksi yg berpotensi dan berkembang di sekitar Candi Borobur seperti Desa Wisata Candirejo.

“Ini adalah salah sesuatu desa wisata di sekitaran Borobudur. Konsep pengembangan adalah kepariwisataan berbasis masyarakat. Wisata alam, wisata agro, seni dan budaya, wisata pendidikan dan homestay yaitu daya tarik desa Candirejo. Di desa ini terdapat danau purba yg konon lalu berkeliling Candi Borobudur sebelum letusan Gunung Merapi di tahun 1006. Di desa ini wisatawan bisa menaiki andong memutari desa,” kata Larasati dalam siaran pers yg diterima KompasTravel, Jumat (13/1/2017).
 
Di Kota Semarang, lanjut Larasati, mulai tidak mengurangi empat desa wisata baru selain desa yg telah ditetapkan oleh Walikota Semarang yakni Kandri dan Nongkosawit di Kecamatan Gunungpati, serta Wonolopo di Kecamatan Mijen.
 
kompas.com/ syahrul munir Gunungan diarak dalam kegiatan pawai taaruf menyambut tahun baru Hijriyah di desa Jatirejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Sabtu (1/10/2016).

Sementara, desa wisata yg mulai ditetapkan adalah Tapak Tugurejo, Jatirejo dan Cepoko di Gunungpati serta Kedungpane dan Jatibarang di Kecamatan Mijen.

 
“Potensi terbesar di desa wisata Tapak Tugurejo adalah destinasi mangrove. Hutan bakau yg melapisi pantai utara Semarang (Jawa) itu cukup lebat dan asyik dijadikan destinasi. Termasuk bagi pendidikan anak-anak, dalam menjaga lingkungan dari abrasi laut, dan infiltrasi air laut yg menerobos masuk makin ke dalam, saat tak disaring oleh mangrove tersebut,” kata dia.

Seperti diketahui, kawasan Joglosemar dengan ikon Borobudur yg telah ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai sesuatu dari 10 Destinasi Wisata Prioritas di Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan Candi Borobudur sebagai Mahakarya Budaya Dunia, atau World Cultural Masterpiece sedang bergerak buat merealisasi konsep pengembangan. Faktor-faktor pendukung dari atraksi, akses dan amenitas disebutkan jadi agenda penting pengembangan.

“Saya tak mulai menyentuh Zona 1-2-3 yg ada ketika ini. Kami mulai berangkat dari lokasi yg berjarak sekiar 10 kilometer dari Borobudur. Juga simpul-simpul daerah yang lain yg telah siap,” kata Arief.

Borobudur adalah ikon pariwisata buat mengangkat destinasi di Joglosemar, atau segitiga emas Jogja-Solo-Semarang. Destinasi wisata yang lain yg diharapkan berkembang karena pengaruh Candi Borobudur termasuk Dieng, Sangiran, Gunung Kidul, sampai ke Karimun Jawa.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/14/161200527/kemenpar.lirik.potensi.desa.wisata.di.jawa.tengah
Terima kasih sudah membaca berita Kemenpar Lirik Potensi Desa Wisata di Jawa Tengah. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kemenpar Lirik Potensi Desa Wisata Di Jawa Tengah"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.