Kemenpar: “Indonesian Weekend” Cara Tak Biasa Promosikan Wisata Indonesia

Berikut artikel Kemenpar: “Indonesian Weekend” Cara Tak Biasa Promosikan Wisata Indonesia, Semoga bermanfaat

LONDON, KOMPAS.com – Di bandara internasional Heathrow, London awal minggu lalu, chef Degan Septoaji, kelihatan bersama rombongan pengisi ajang “Indonesian Weekend” tengah siap bagi kembali ke tanah air.

Dalam ajang yg digelar selama akhir minggu pada 28-29 Mei dulu itu, Chef Degan menjadi salah sesuatu daya tarik warga London dengan demo memasaknya.

Chef Degan, dalam acara itu, membagi salah sesuatu resep makanan khas Indonesia merupakan rendang. Para pengunjung “Indonesian Weekend”, terutama warga London, ketika itu kelihatan sangat antusias mendengar penjelasan Degan soal cara cepat menyajikan rendang.

Antusiasme warga London dalam menyaksikan demo masak rendang itu, yg tentu diselingi dengan acara “icip-icip” itu,membuktikan kuliner Indonesia juga sangat diminati warga London.

“Demo masaknya cukup sukses. Peserta banyak yg bertanya soal takaran, macam bumbu dan sebagainya,” kata Degan kepadaKompas.com.

“Semua yg aku tampilkan memang ditujukan agar mereka dapat coba sendiri,” tambah chef yg sejak awal berniat mempromosikan kuliner Nusantara itu.

Endi Agus Riyanto, yg memperkenalkan gasing kepada warga Inggris lewat ajang “Indonesian Weekend” menilai acara ini cukup sukses menjadi ajang promosi.

“Pengunjung tiba dan bertanya tentang berbagai macam gasing, sehingga aku berharap mereka tidak cuma tertarik dengan gasing tetapi juga tertarik bagi tiba ke Indonesia,” kata Agus.

Sementara itu Asisten Deputi Pemasaran Internasional Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya menilai ajang “Indonesian Weekend” cukup sukses.

“Sebagai sebuah ajang yg baru digelar pertama kali, cukup bagus. Jadi bagi mendapatkan hasil yg luar biasa harus memakai cara yg tidak biasa,” kata Nia.

Kementerian Pariwisata, lanjut Nia, setiap tahun mempromosikan Indonesia cuma lewat ajang World Travel Market (WTM) di London.

Dalam acara itu, tambah Nia, kementerian membawa perwakilan dari hotel, agen perjalanan dan yang lain sebagainya buat bertemu dengan para buyers.

“Ini (Indonesian Weekend) adalah cara mempromosikan Indonesia segera kepadaend users atau konsumen. Ini tak gampang dan tak biasa,” ujar Nia.

Selain itu, kata Nia, komunitas Bangga Indonesia yg menjadi penggagas acara ini juga dianggap sukses membentuk Indonesian incorporated, merupakan membuat berbagai instansi pemerintah di Indonesia tampil bersama dalam sesuatu ajang yg sama.

Nia menilai, ajang Indonesian Weekend yg digelar di Potters Field, London itu cukup dapat menarik minat warga London.

“Dengan banyak yg tiba telah pertanda ada ketertarikan. Dan setiap pengunjung yg tiba mereka terus bertanya soal berbagai destinasi wisata di Indonesia,” papar Nia yg ditemui di stan Wonderful Indonesia itu.

Berbagai pertanyaan tentang Indonesia yg diajukan para pengunjung, menurut Nia, berarti Indonesia telah ada di dalam daftar rencana perjalanan mereka.

“Karakter pasar di sini memang bukan yg langsung booking, paling tak perlu waktu enam bulan. Setidaknya, ada nama Indonesia di memori mereka untuksaat ini telah cukup,” lanjut Nia.

Menurut data Kementerian Pariwisata, pada 2015 dikunjungi 230.000 orang wisatawan yang berasal Inggris. Angka ini juga yaitu yg tertinggi dari semua wisatawan yang berasal Uni Eropa.

Tahun ini, Kemenpar menargetkan bagi menjaring sedikitnya 300.000 wisatawan Inggris. Dan, agaknya, niat itu mampu terlaksana karena sejak Januari jumlah wisatawan Inggris ke Indonesia memperlihatkan tren meningkat.

“Meski jumlah wisatawan yang berasal Eropa, termasuk Inggris, masih terbilang kecil dibanding dari Singapura atau China, namun masa tinggal dan belanja mereka jauh lebih tinggi,” kata Nia.

Para wisatawan Eropa, lanjut Nia, rata-rata menghabiskan waktu selama beberapa minggu di Indonesia dan menghabiskan uang sedikitnya 2.500 dolar AS atau hampir Rp 34 juta.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/04/192626727/kemenpar.indonesian.weekend.cara.tak.biasa.promosikan.wisata.indonesia
Terima kasih sudah membaca berita Kemenpar: “Indonesian Weekend” Cara Tak Biasa Promosikan Wisata Indonesia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kemenpar: “Indonesian Weekend” Cara Tak Biasa Promosikan Wisata Indonesia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.