Kembaran Pantai Kuta Ada Juga Di Minahasa Utara

No comment 176 views

Berikut artikel Kembaran Pantai Kuta Ada Juga di Minahasa Utara, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Pantai Kuta di Bali ternyata ada kembarannya di Minahasa Utara. Pantai Pall namanya. Keindahannya sama, dan sangat ramai dipadati pengunjung.

Rasa penasaran terus muncul dalam benak ketika melihat postingan teman-teman Facebook yg sedang berada di suatu pantai yg mendadak menjadi trending topic, Pantai Pall. Dalam dua reportase oleh media, dianggap sebagai pantai yg sejajar dengan Pantai Kuta di Bali dalam hal keindahannya. Masa sih, tiba-tiba ada pantai sekaliber Pantai Kuta Bali di belakang rumah sendiri?

Akhirnya, rasa penasaran itulah yg menggerakan kaki ini bagi menempuh perjalanan memakai kendaraan dari arah Bitung sekitar 45 menit dengan jarak kurang lebih 35 km menuju sebuah desa yg bernama Marinsow. Desa ini masuk dalam wilayah kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.

Tidak sulit menemukan desa ini, karena memang berada dalam ruas jalan Likupang-Bitung yg keadaan jalannya dilapisi oleh aspal hotmix, serta keramahan penduduk yg dengan senang hati mengarahkan setiap orang yg menanyakan letak Desa Marinsow, dimana Pantai Pall ini berada.

Di tengah-tengah desa yg terlihat tertata dengan baik ini, ada sebuah papan besar penunjuk arah ke pantai, lengkap dengan jaraknya, merupakan 2.5 km dari pemukiman. Untuk menuju ke lokasi, ada sebuah pos karcis yg dikelola oleh desa. Karcis masuk cuma dipungut bagi kendaraan, bukan dihitung per orang.

Di papan keterangan telah terpampang harga karcis masuk merupakan Rp 5.000 bagi kendaraan bermotor roda dua, Rp 10.000 bagi mobil, dan Rp 25.000 buat bis atau truk. Untuk ketika ini, keadaan jalan aspal masih mampu dilalui oleh kendaraan sekelas sedan sekalipun. Walaupun ada dua lokasi yg harus ekstra hati-hati karena telah akan terlepas lapisan aspalnya.

Hanya sekitar 10 menit ditempuh dari pos karcis, akhirnya akan tercium bau air laut sebagai pertanda telah datang di daerah pesisir pantai. Nampak tempat parkir yg cukup luas, kira-kira seluas lapangan bola. Oleh pemerintah desa selaku pengelola telah diatur sedemikian rupa posisi parkir mobil, bus, bahkan motor.

Dari parkiran belum terlihat benar situasi pantainya karena terhalang oleh puluhan kios, tempat mandi, tenda-tenda, bahkan dua pohon yg masih dibiarkan berdiri antara bibir pantai dan parikiran. setelah berjalan sekitar 50 meter barulah bisa menyaksikan keadaan pesisir pantai.

Pantai Pall membentang lebih kurang 500 meter dari utara ke selatan. Hamparan pasirnya berwarna putih, di posisi tengah butiran pasirnya sangat halus, namun lebih ke utara butiran pasirnya akan kasar. Kondisi perairannya juga demikian, pada bagian tengah dasarnya berpasir, sedangkan lebih ke utara atau ke selatan cenderung berbatu atau terdiri dari karang.

Hal ini juga yg membuat warna air laut dibagian tengah berwarna biru terang dan selebihnya agak kehijauan. Itulah sebabnya, kosentrasi pengunjung kebanyakan berada di bagian tengah. Walaupun sebenarnya buat penyuka snorkeling mulai lebih senang di lokasi berkarang, karena masih mampu melihat dua macam ikan di celah-celah karang tersebut.

Kondisi pantai ini sendiri cenderung landai, dan di sepanjang pantai masih banyak ditumbuhi pepohonan seakan-akan menjadi batas yg tegas antara perairan dan daratan. Inilah ternyata letak keindahan yg tidak jarang dibicarakan oleh orang-orang yg telah pernah kemari.

Dari sisi fasilitas sebagai suatu tujuan wisata, pengunjung sudah disediakan tenda bagi dipakai terutama apabila tiba secara rombongan, atau kalau mau mampu duduk-duduk di bawah pohon yg ada. Bagi yg tak membawa makanan atau minuman dari rumah, juga bisa memperolehnya dengan gampang di kios-kios yg tersebar dengan harga yg masih masuk akal bila dibandingkan harus menahan haus dan lapar.

Begitu juga buat urusan buang hajat, ada banyak tersebar toile atau wc yg tentunya berbayar. Air tawar buat mandi atau bilas juga banyak tersedia dengan membayar Rp 5.000 per ember kapasitas 25 liter di kamar mandi yg rata-rata dibuat secara darurat oleh pengusaha dadakan yg rata-rata adalah masyarakat desa.

Dengan melihat pantai ini, tidak dipungkiri memang memiliki kemiripan keadaan dengan Pantai Kuta, tentunya masih minus keadaan ombak yg mampu dipakai buat berselancar yg menjadi magnet dari Pantai Kuta. Atau kalau tak salah juga, keadaan ini persis pada ketika Pantai Kuta pada era sebelum tahun 90-an.

Ada pantai, ada pengunjung, ada pedagang, ada berbagai model tenda, gubuk, ada kios, ada pohon-pohon sepanjang pantai dan telah pasti ada keramaian baik siang maupun malam, serta ada begitu banyak sampah. Akhirnya memang sangat terasa kesan kumuh-nya. Namun setelah ditata kembali, itulah pantai kuta yg mampu kami nikmati pada ketika ini.

Pantai Pall di Desa Marinsow berpeluang menjadi sesuatu destinasi wisata andalan. Lokasi pantai ini begitu indah dan mempesona bahkan juga asri karena yaitu kombinasi antara birunya laut dan hijaunya daratan, karena tampaknya lokasi ini sebelumnya memang sebagian besar adalah hutan.

Namun keadaan ini telah akan terancam karena masyarakat telah akan membuka hutan atau menebang pohon bagi dijadikan tenda dan kios. Tidak adanya sungai yg bermuara di pantai ini membuat airnya juga bersih dan jernih, kecuali ke depan pada akhirnya tak ada cara yg jitu bagi mengelola sampah yg dihasilkan setiap hari dari kegiatan ratusan orang baik pengunjung maupun pengelola.

Lokasi wisata ini juga mulai indah dan nyaman apabila diadakan penataan letak kios, warung, tenda atau wc dan kamar mandi sehingga tak terlanjur dicap kumuh dan semrawut. Bahkan pengunjung mulai merasa dimanjakan dan tak mulai pernah bosan ketika berada di sini atau bahkan mulai terus berkeinginan bagi kembali lagi apabila ada fasilitas tambahan seperti watersport, jetski, banana boat, perahu carteran, pelampung, peralatan snorkling bahkan parasailing.

Dengan demikian, tak mulai pernah sepi Pantai Pall ini laksana Pantai Kuta ataupun Tanjung Benoa, keduanya di bali, yg mulai terus dikunjungi berkali-kali walaupun telah kadang dikunjungi.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/17/132900/3387299/1025/kembaran-pantai-kuta-ada-juga-di-minahasa-utara
Terima kasih sudah membaca berita Kembaran Pantai Kuta Ada Juga di Minahasa Utara. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kembaran Pantai Kuta Ada Juga Di Minahasa Utara"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.