Keindahan Sendai Tak Pudar Tersapu Gelombang

No comment 96 views

Berikut artikel Keindahan Sendai Tak Pudar Tersapu Gelombang, Semoga bermanfaat

CAKRAWALA biru teduh menaungi pulau-pulau kecil di hamparan Teluk Matsushima. Ribuan camar riuh berkejaran, menembus udara hangat di akhir musim semi. Itulah waktu terbaik untuk kaum burung-burung migran singgah mencari makanan, pasangan, dan bertelur.

Pemandangan seperti itu cukup lama dinanti Haruo Kidii (78) dan Kuriko (69). Setelah 10 tahun absen berkunjung, pasangan lanjut usia yang berasal Osaka ini akhirnya mencapai teluk yg terletak di pesisir kota Sendai, Prefektur Miyagi, Jepang, Jumat (13/5/2016).

Dari atas dermaga, keduanya kelihatan takjub. Kuriko terharu menyaksikan betapa semarak suasana teluk. Ratusan pulau nan permai terbentang luas di hadapannya. Dari kejauhan, kapal-kapal wisata menembus perairan buat kembali pulang. Di tepi pantai, burung-burung bertengger di atas bangunan, tiang, ataupun lantai dermaga.

Tempat itu bagai tidak berubah, pun setelah luluh lantak tersapu gelombang besar pada Maret 2011. Gempa bumi berkekuatan 8,9 skala Richter disusul tsunami dahsyat sudah menelan korban 15.269 orang tewas dan 8.526 orang lainnya hilang di 6 prefektur wilayah Tohoku.

Kota Sendai di pantai timur mengalami kerusakan terparah, tidak terkecuali pulau-pulau di Matsushima. Tingginya gelombang hingga 10 meter dengan ganas menyapu bangunan-bangunan sepanjang pantai. Keadaan berubah dalam sekejap. Keelokan teluk lenyap dengan cuma menyisakan puing-puing berserak di mana-mana.

Lima tahun berlalu pasca bencana. Haruo dan Kuriko sempat ragu bagi kembali mengunjungi Matsushima. Namun, agen perjalanan yg mereka hubungi mengusulkan pasangan ini mengunjungi teluk itu.

Matsushima memang populer sebagai salah sesuatu dari tiga lokasi wisata kepulauan terindah di Jepang, selain daratan panjang berpasir Amanohashidate di Prefektur Kyoto dan kepulauan Miyazima di Hiroshima.

Keraguan mereka akhirnya pupus. Keduanya membuktikan Matsushima telah benar-benar pulih. Tidak ada lagi puing-puing dan sampah berserakan di sekitar pantai. Tak tampak pula bangunan hancur dan tangisan warga yg ditinggal keluarganya.

”Sungguh lega mengetahui segalanya sudah kembali normal. Kehancuran akibat tsunami bagai tidak berbekas di tempat ini. Matsushima masih seindah yg kita harapkan,” ujar Kuriko.

Keduanya menjelajahi pulau-pulau di sekitar teluk selama sesuatu jam dalam sebuah kapal wisata. Ada lebih dari 260 pulau di kawasan ini, tapi cuma empat yg berpenghuni.

Sebagian besar pulau menjadi tempat persinggahan burung-burung migran buat singgah dan bertelur. Kehadiran mereka jadi salah sesuatu tujuan wisatawan berkunjung.

Tempat itu kelihatan lebih indah di musim semi ketika bunga-bunga sakura bermekaran, di antara tanaman pinus. Pada kedatangan Kompas bersama tiga media dalam negeri, yg didukung oleh Japan National Tourism Organization (JNTO) dan maskapai All Nippon Airlines (ANA), masih tampak sakura-sakura mekar meski warna merah jambunya akan memucat seiring berakhirnya musim semi.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/11/110900627/Keindahan.Sendai.Tak.Pudar.Tersapu.Gelombang
Terima kasih sudah membaca berita Keindahan Sendai Tak Pudar Tersapu Gelombang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Keindahan Sendai Tak Pudar Tersapu Gelombang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.