Kegelisahan Ignasius Suradin Terhadap Pariwisata Manggarai Barat…

Berikut artikel Kegelisahan Ignasius Suradin terhadap Pariwisata Manggarai Barat…, Semoga bermanfaat

HO CHI MINH CITY, KOMPAS.com – Ignasius Suradin tak henti-hentinya kedatangan tamu. Mejanya tak pernah sepi.

Dengan memakai bahasa Inggris, pria asli Manggarai Barat, Nusa Tengara Timur itu tidak henti-hentinya pula menjelaskan tentang Pulau Komodo, bagian dari tanah kelahirannya.

Ya, pria yg akrab disapa Ignas itu adalah sesuatu dari 18 pengusaha agen perjalanan yg difasilitasi Kementerian Pariwisata bagi mempromosikan destinasi wisata unggulan Indonesia dalam perhelatan akbar International Travel Expo (ITE) Ho Chi Minh City (HCMC) 2016.

Acara itu dihelat di Saigon Exhibition Center, Ho Chi Minh City, Vietnam. Sejak 8 September 2016 hingga hari ini, promosi Ignas di Paviliun ‘Wonderful Indonesia’, laku keras.

Sejumlah pengusaha agen perjalanan dari luar negeri sesuatu per sesuatu mendatanginya. Mereka bertukar keterangan soal apa saja yg ditawarkan Ignas di Pulau Komodo.

Para tamu juga menggali apa bentuk kegiatan di luar paket wisata reguler yg mungkin dilakukan.

“Pada hari pertama, telah ada 20 orang (pengusaha agen perjalanan luar negeri) yg bertemu saya. Yang dari Vietnam sendiri, ada lima orang pengusaha,” ujar Ignas ketika berbincang dengan KompasTravel, Jumat (9/9/2016).

Rencananya, Ignas yg yaitu pimpinan dari perusahaan Fantastico Tour itu mulai bertemu dengan 28 pengusaha agen perjalanan dari sejumlah negara pada hari ini.

Adapun, pada 10 September 2016 besok, tamu yg tiba ke mejanya adalah masyarakat umum yg tertarik berwisata ke Pulau Komodo.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/09/09/212400527/kegelisahan.ignasius.suradin.terhadap.pariwisata.manggarai.barat.
Terima kasih sudah membaca berita Kegelisahan Ignasius Suradin terhadap Pariwisata Manggarai Barat…. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kegelisahan Ignasius Suradin Terhadap Pariwisata Manggarai Barat…"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.