Ke Yogyakarta, Sambangi Juga Pohon Beringin Sunan Kalijaga!

No comment 92 views

Berikut artikel Ke Yogyakarta, Sambangi Juga Pohon Beringin Sunan Kalijaga!, Semoga bermanfaat


KOMPAS.com
-Daerah Istimewa Yogyakarta tidak cuma milik Jalan Malioboro, Candi Prambanan, dan Gunung Merapi. Provinsi ini menyimpan pula jejak sejarah penyebaran ajaran Islam.

Di wilayah yg sekarang menjadi provinsi tersebut, dahulu juga yaitu pusat Kerajaan Mataram Islam. Karenanya, ada banyak lokasi wisata religi yg dapat disambangi di sini, dengan jejak sejarah yg melekat bersama keberadaannya.

Kotagede

Daerah ini lalu yaitu ibu kota Kerajaan Mataram Islam sehingga banyak objek peninggalan islam. Salah sesuatu yg terkenal adalah Masjid Agung Kotagede.

Terletak di Jalan Watu Gilang, Kotagede, masjid ini yaitu salah sesuatu masjid tertua di Yogyakarta. Sultan Agung, salah sesuatu raja paling terkenal dari kerjaan ini, adalah yg pertama kali membangunnya.

Yang unik, ketika itu pembangunan masjid dibantu oleh penduduk setempat yg sebagian adalah penganut Hindu dan Budha. Arsitektur masjid pun menyematkan banyak ciri khas dari kedua keyakinan itu, misalnya pada gapuranya.

Ketika dibangun Sultan Agung, bangunan penting cuma berupa langgar, sebutan lokal buat mushala. Pengembangan dikerjakan oleh Raja Kasunanan Surakarta, Paku Buwono X.

Di masjid ini terdapat beduk berusia ratusan tahun. Beduk hadiah dari Nyai Pringgit tersebut sampai sekarang masih digunakan.

Thinkstock Pohon Beringin

Adapun di halaman, ada pohon beringin yg lalu ditanam Sunan Kalijaga. Pohon ini berusia lebih tua daripada masjidnya.

Tak jauh dari masjid, bersemayam jasad-jasad para raja, termasuk Panembahan Senopati, raja pertama Kerajaan Mataram Islam. Pengunjung mulai melewati tiga gapura bagi memasuki kompleks makam dan wajib mengenakan pakaian adat Jawa.

Dusun Mlangi

Terletak di sebelah barat laut Kota Yogyakarta, Dusun Mlangi yaitu pusat pengembangan Islam di wilayah ini. Tercatat ada sepuluh pesantren di dusun tersebut.

Dahulu, Sultan Hamengku Buwono I memberikan daerah tersebut sebagai hadiah kepada kerabatnya, merupakan Kyai Nur Iman alias Pangeran Hangabehi Sandiyo. Nama terakhir dahulu menjadikan daerah ini sebagai tempat pengembangan agama Islam dengan mendirikan sekolah buat santri.

Masjid Jami’ Mlangi adalah bangunan paling ledendaris di dusun ini karena dibangun pada masa Kyai Nur Iman sekitar 1760-an. Di dalam masjid tersimpan sebuah mimbar yg dulu digunakan Kyai Nur Iman bagi berdakwa. Makam Kyai Nur Iman juga berada di sebelah selatan Masjid Jami’ Mlangi.

Bila Anda berkunjung ke Dusun Mlangi, jangan kaget mendapati para pria di sana masih banyak yg menggunakan sarung, baju musim, dan peci, sebagai pakaian sehari-hari. Sementara itu, hampir seluruh perempuan memakai jilbab, baik di dalam maupun di luar rumah.

Moda transportasi

Agar perjalanan wisata religi ke Yogyakarta bisa berjalan lancar, Anda butuh moda transportasi mumpuni. Selain nyaman, Anda juga butuh moda transportasi fleksibel yg bisa mengantarkan dari sesuatu tempat ke tempat yang lain tanpa perlu berganti kendaraan.

Dengan begitu, memakai mobil pribadi adalah pilihan yg masuk akal. Jangan khawatir bila kendaraan pribadi belum ada, karena rental mobil telah banyak tersedia.

Pastikan saja rental tersebut memiliki reputasi baik. Rental kendaraan seperti itu biasanya mempunyai armada mobil berusia sesuatu hingga empat tahun dan milik banyak cabang atau jejaring di daerah.

Tak perlu juga khawatir soal harga. Bila pemesanan dikerjakan jauh-jauh hari, potongan harga juga banyak ditawarkan. Salah sesuatu rental mobil berskala nasional bahkan memberikan diskon harga hingga 50 persen, bila reservasi dikerjakan secara online hingga 27 Juni 2016.

Selamat menelusuri jejak sejarah Islam di Tanah Jawa…..

 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/16/091010427/ke.yogyakarta.sambangi.juga.pohon.beringin.sunan.kalijaga.
Terima kasih sudah membaca berita Ke Yogyakarta, Sambangi Juga Pohon Beringin Sunan Kalijaga!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ke Yogyakarta, Sambangi Juga Pohon Beringin Sunan Kalijaga!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.