Kapal Pesiar Ke Tanjung Perak Terus Berkurang

No comment 183 views

Berikut artikel Kapal Pesiar ke Tanjung Perak Terus Berkurang, Semoga bermanfaat

SURABAYA, KOMPAS – Kapal pesiar yg mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, selalu berkurang setiap tahun. Kondisi itu dipicu, antara lain, keterbatasan destinasi wisata di Surabaya dan sekitarnya serta adanya terorisme di Indonesia.

Berdasarkan data PT Pelabuhan Indonesia III (PT Pelindo III), kapal pesiar yg mulai sandar di Pelabuhan Tanjung Perak pada 2016 berjumlah empat kapal, tapi yg terealisasi baru beberapa kapal. Padahal, tahun 2014 ada 11 kapal yg sandar dengan 8.036 penumpang. Pada 2015, cuma empat kapal yg tiba dengan 2.334 penumpang.

(BACA: Wisata dengan Kapal Pesiar Ternyata Menguntungkan, Ini Alasannya…)

Kapal pesiar MS Volendam berbendera Belanda yg sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (14/11/2016) siang, yaitu kapal pesiar kedua yg sandar di Surabaya pada 2016.

”Dari empat kapal yg seharusnya tiba ke Surabaya tahun ini, sesuatu kapal batal dan sesuatu kapal lagi baru tiba akhir Desember,” kata Kepala Humas PT Pelindo III Edi Priyanto, Senin, di Surabaya.

Menurut Edi, pengelola kapal pesiar sangat sensitif terhadap isu keamanan. Meski teror terjadi di Jakarta, tapi kunjungan ke Surabaya tetap dibatalkan.

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Kelompok kesenian Gembong Kyai Bulak menyambut kedatangan kapal pesiar MS Volendam berbendera Belanda di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (14/11/2016). Selain mendapat suguhan pentas kesenian, penumpang juga mengunjungi sejumlah tempat wisata di Surabaya

Selain itu, tujuan wisata di Surabaya dan sekitarnya kurang menarik sehingga mereka enggan singgah. Para turis kapal pesiar di Surabaya lebih banyak menikmati wisata sejarah, melihat bangunan bersejarah atau kampung lawas. Mereka tak memiliki pilihan tempat wisata alam.

Hal ini berbeda dengan Bali atau Jawa Tengah yg memiliki banyak pilihan tempat wisata menarik. Di Pelabuhan Benoa, Bali, jumlah kunjungan kapal pesiar meningkat dari 49 kapal pada 2014 menjadi 58 kapal pada 2015. Pada semester I-2016, kunjungan kapal pesiar sebanyak 25 kapal.

Kedatangan kapal pesiar di Jawa Tengah, lanjut Edi, relatif tinggi karena ada Candi Borobudur. Pada 2014, kapal pesiar yg singgah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, 25 kapal, dahulu cuma 19 kapal tahun 2015.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya Wiwiek Widayati menyebutkan, suguhan wisata penting yg dapat ditonjolkan di Surabaya adalah wisata sejarah.

”Banyak turis kapal pesiar itu tiba dari Belanda. Mereka khusus ke Surabaya buat bernostalgia karena banyak peninggalan kolonial,” katanya.

Kemarin, dari 1.067 penumpang kapal MS Volendam, 108 orang mengikuti paket wisata keliling Surabaya. Mereka melihat Patung Djoko Dolog, Balai Kota Surabaya, Monumen Kapal Selam, Pasar Bunga Kayoon, dan House of Sampoerna yg ada museum kretek.

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Wisatawan memotret kelompok kesenian Gembong Kyai Bulak yg menyambut kedatangan Kapal Pesiar MS Volendam berbendera Belanda di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/11/2016). Selain mendapat suguhan pentas kesenian, 1.400 penumpang mulai mengunjungi sejumlah obyek wisata di Surabaya.

Di Balai Kota Surabaya, mereka disambut dengan tarian reog ponorogo. Kemudian, wisatawan duduk di lobi balai kota buat menikmati sejumlah tarian dan mencicipi makanan khas Surabaya.

”Saya suka melihat atraksi budaya. Seharusnya itu yg kalian lihat di setiap tempat yg kita kunjungi,” ujar Kimberly, turis yang berasal Kanada.

Terry Banton, turis yang berasal Perth, Australia, menyampaikan tidak mengkhawatirkan persoalan keamanan.

”Terorisme ada di banyak negara, tak cuma Indonesia. Contohnya, Bali tetap diminati wisatawan. Jadi, ancaman seperti terorisme tidak mulai menghentikan aku ke Surabaya,” ujarnya. (DEN)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 15 November 2016, di halaman 23 dengan judul “Kapal Pesiar Berkurang”.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/16/062300827/kapal.pesiar.ke.tanjung.perak.terus.berkurang
Terima kasih sudah membaca berita Kapal Pesiar ke Tanjung Perak Terus Berkurang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kapal Pesiar Ke Tanjung Perak Terus Berkurang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.