Jelajah Sulawesi Pakai Motor, Bisa!

No comment 257 views

Berikut artikel Jelajah Sulawesi Pakai Motor, Bisa!, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Jalan-jalan ke berbagai kota di Sulawesi tidak harus naik mobil. Keliling naik motor mampu juga lho dan pastinya begitu menantang!

Menjelajah Sulawesi dengan berkendara sepeda motor. Saat itu perjalanan kita masih setengah jalan menjelajahi keseluruhan Sulawesi. Kami datang tengah malam di Kota Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai yg berada di pesisir Selat Pelang.

Selat Pelang atau Peleng berada di antara Sulawesi Tengah bagian timur dengan Kepulauan Banggai. Setelah menempuh perjalanan yg cukup menguras energi dari Ampana ke Pagimana, hingga ke Luwuk, kita menetapkan buat rehat sejenak di kota yg asri ini sebelum meneruskan perjalanan sampai batas maksimal yg dapat kalian capai.

Melihat di peta, jalan darat Trans Sulawesi khususnya di Sulawesi Tengah tampaknya berujung di Kabupaten Banggai. Meski pemerintah selalu menggenjot pembangunan jalan Trans penting Sulawesi, tentunya tak mulai selesai dalam waktu singkat.

Mungkin bertahun-tahun, mengingat keadaan topografi tanah di kawasan Banggai khas kawasan pesisir yg cenderung lunak dan empuk hingga pembangunan jalan tak dapat semudah di kawasan yg berbatu. Setidaknya info itu yg kalian mampu dari para pekerja jalan yg menggarap jalan Trans Sulawesi di kawasan Pagimana.

Pagi itu kalian baru saja selesai sarapan saat sebuah pesan singkat masuk dari rekan, bahwa hari itu adalah jadwal keberangkatan terakhir di pekan ini buat kapal Roro yg mulai menuju Kolonodale, dari Baturube.

Cukup mengagetkan, mengingat kalian berencana buat rehat sejenak di kota ini bagi memulihkan keadaan fisik yg sedikit drop. Tidak ada pilihan, kalian tak mampu menunggu hingga 4 hari kedepan di sini sampai jadwal kapal berikutnya dan kalian harus berangkat hari ini juga.

Setelah persiapan singkat, tim telah bersiap bagi berangkat. Setelah berdoa, kita akan memacu sepeda motor kalian sampai batas maksimum yg aman di sepanjang perjalanan dari Luwuk menuju Baturube.

Dari Luwuk, Kintom, Batui hingga ke Toili keadaan jalan masih relatif bagus. Masih layak buat dilintasi dengan kendaraan sedan sekalipun. Setelah Toili, keadaan jalan akan memburuk.

Batuan lepas yg menutupi permukaan jalan cukup menghambat kecepatan kalian memacu sepeda motor. Jembatan kayu yg rusak tetapi masih dapat dilalui juga cukup menguras adrenalin ketika melintas di atasnya, hingga jalan tanah yg cenderung becek saat diguyur hujan, dan berdebu saat panas menerpa.

Sepanjang jalan dari Mentawa hingga ke Baturube tak banyak kendaraan yg melintas. Hanya sesekali mobil pick-up pengangkut sembako yg lewat. Selebihnya, masyarakat desa sekitar yg dulu lalang dengan berkendara sepeda motor.

Jalanan yg masih tanah dipadatkan dengan batu kerikil di atasnya cukup membuat kesulitan. Belum lagi tanjakan panjang di perbukitan yg masih berupa jalan tanah, membuat kita harus ekstra hati-hati saat melintas.

Semak belukar di kiri kanan jalan juga cukup membuat kita was-was. Bukan orang jahat, yg kita khawatirkan adalah hewan liar seperti babi hutan yg dapat setiap ketika melintas dapat menimbulkan bahaya buat kita yg berkendara sepeda motor dengan kecepatan lumayan.

Rute perjalanan dari Luwuk hingga ke Baturube jelas bukan rute favorit. Sayangnya belum ada jalan yg menghubungkan Trans Sulawesi yg berakhir di Baturube hingga perjalanan ke Kolonodale harus menyambung lewat laut dengan KMP Teluk Tolo yg jadwalnya cukup bervariasi dengan cuma 3 kali dalam seminggu.

Berangkat pukul 10 pagi dari Luwuk, menempuh jarak lebih kurang 196 kilometer kalian datang di Baturube tepat pukul 15.30 WITA. KMP Teluk Tolo ketika itu cuma menunggu jam keberangkatan tepat pukul 16.00 WITA. Alhamdulillah kalian datang tepat waktu dan setelah membeli tiket penyeberangan menuju Kolonodale, kita segera masuk ke dalam lambung kapal.

Sekadar saran, buat para petualang sepeda motor saat datang di Luwuk, pastikan bagi segera ke kantor Administrasi Pelabuhan di Pelabuhan Luwuk buat mengecek jadwal keberangkatan KMP Teluk Tolo. Supaya tak ketinggalan kapal hingga harus menunggu ke jadwal berikutnya.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2016/11/27/135500/3328752/1025/jelajah-sulawesi-pakai-motor-bisa
Terima kasih sudah membaca berita Jelajah Sulawesi Pakai Motor, Bisa!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Jelajah Sulawesi Pakai Motor, Bisa!"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.